Tag Archives: Pohon Zaitun

Roma 11:23-24

「Allah Mampu! Allah Mampu Menyelamatkan Bangsa yang Keras Hati!」

Ditulis oleh 蔡少琪 (Cài Shǎo Qí) Alliance Bible Seminary H.K.

(Rom. 11:23-24 [ITB])
23 Tetapi merekapun akan dicangkokkan kembali, jika mereka tidak tetap dalam ketidakpercayaan mereka, sebab Allah berkuasa untuk mencangkokkan mereka kembali. 24 Sebab jika kamu telah dipotong sebagai cabang dari pohon zaitun liar, dan bertentangan dengan keadaanmu itu kamu telah dicangkokkan pada pohon zaitun sejati, terlebih lagi mereka ini, yang menurut asal mereka akan dicangkokkan pada pohon zaitun mereka sendiri.

Ada sebuah lagu pujian bahasa Inggris berjudul 「Dia bisa! Dia melampaui dari pada sekedar mampu!」 (He is able, more than able.) Tidak peduli secara pribadi kita menjumpai jenis masalah besar apapun, atau kita kesulitan membawa teman-teman dan kerabat yang keras hatinya untuk percaya Tuhan Yesus, bahkan jika kita memiliki beban untuk mengabarkan Injil kepada orang-orang suku terabaikan yang sulit untuk percaya Tuhan, kita harus ingat bahwa Allah mampu! Allah berkehendak! Allah hendak menyelamatkan orang-orang dan bangsa-bangsa yang hatinya keras!

Terjemahan literal dari Rom. 11:23-24 adalah 「dan, jika mereka tidak bertahan dalam ketidakpercayaan, mereka akan dicangkokkan, karena Allah mampu mencangkokkan mereka. Karena jika engkau adalah yang dipotong dari pohon yang berdasarkan sifat asalinya adalah pohon zaitun liar, juga bisa secara berlawanan sifat dicangkokkan ke pohon zaitun yang baik, terlebih lagi mereka, berdasarkan sifat asali mereka, bukankah terlebih dapat dicangkokkan pada pohon zaitun mereka yang asli?」

Melanjutkan teks sebelumnya, perbedaan antara kita dan Israel yang belum percaya adalah 「iman percaya!」 Maka Paulus mengingatkan kita hendaknya tinggal tetap di dalam 「iman」, dan mengajarkan kita bahwa jika bangsa Israel tidak tetap dalam 「ketidakpercayaan」, dan jika mereka bersedia untuk berbalik dan percaya, mereka akan pasti dicangkokkan oleh Allah. Bagi kita yang sejak kecil tidak diajarkan di dalam Perjanjian lama dan sebagai bangsa non Yahudi yang tidak memiliki konsep yang jelas akan Tuhan, dapat berdasarkan anugerah dicangkokkan, dan mereka juga pasti akan bisa, karena mereka hanyalah dicangkokkan kepada pohon zaitun yang asli. Paulus sangat tahu bahwa banyak saudara sebangsanya yang keras hati sangat menolak Injil, tetapi ia percaya kepada kedaulatan dan kuasa Tuhan, dan percaya bahwa bangsa-bangsa lain bisa percaya kepada Yesus, bangsanya pada akhirnya akan percaya kepada Yesus Tuhan. Sebagai Duta besar dari Injil, kita harus memiliki keyakinan kokoh: Allah mampu! Tuhan mampu menyelamatkan bangsa yang keras hati! Tuhan mampu menyelamatkan saudara sebangsa yang keras hati! Tuhan mampu menyelamatkan manusia yang keras hati!

Pasti ada jalan keluar bagi orang Kristen yang memiliki Yesus, yang memiliki Allah! Orang Kristen yang bekerja melayani bersama dengan Allah pasti akan dapat melihat orang dan bangsa yang paling keras di bumi akan percaya kepada Yesus! Gereja mula-mula melewati sepuluh aniaya besar juga ada jalan keluar. Dalam sejarah Gereja telah mengalami banyak penganiayaan, bidah, kegagalan, totalitarian dan kelemahan, dan masih ada jalan keluar. Valignano misionaris Jesusit (meninggal pada 1606) di periode awal di Makau, berkali-kali berseru sambil menghadap ke arah Cina: 「Batu ah, batu, kapankah engkau akan terbuka!」 Selama pemberontakan Boxer 1900, sekitar 241 misionaris dan lebih dari 20.000 orang percaya dibunuh tewas. Tetapi seorang pengkhotbah pada saat mati meninggalkan catatan mengatakan: 「meskipun peluang melarikan diri sangat kecil; Tapi kita sejak awal sudah memandang mati seperti kembali saja, jika Tuhan memerintahkan kepada kita bersedia meletakkan hidup kita. Semua misionaris berada dalam bahaya, dan jika tidak satupun dari kita bertahan, di masa depan akan ada lebih banyak misionaris yang datang menggantikan kami!」 Misionaris yang lain berkata: 「oleh karena itu, jangan biarkan hatimu sedih, dan jangan membiarkan tangan menggantung ke bawah, dan jangan kehilangan keberanian. Ketika saatnya tiba, dari antara benih yang kita tabur di sini pasti akan berbuah. Ketika kerusuhan mereda, kirimlah lebih banyak para saksi datang ke Cina.」

Sebuah kalimat terkenal dari Hudson Taylor: 「pekerjaan Tuhan biasanya memiliki tiga tahap: dari 『tidak mungkin,』 menjadi 『banyak kesulitan』 dan akhirnya 『berhasil』」 Di kantor pusat China Inland Mission di Singapura terdapat papan yang bertuliskan: 「Have Faith in God!」 「Miliki iman dalam Tuhan!」 Saya mengagumi Pendeta Shiming, dekan di periode awal dari Alliance Bible Seminary. Dia adalah salah satu pendiri Alliance Bible Seminary di Wuzhou, Guangxi, dan ia adalah salah seorang misionaris yang membuka pintu untuk penginjilan di Vietnam pada tahun 1911. Di masa tua, ia masih harus membayar darah bagi Injil dan mengabdikan sisa hidup 17 tahun untuk banyak kelompok etnis miskin di Indonesia. Ketika Jepang menginvasi Indonesia, ia tertangkap di kamp konsentrasi dan akhirnya meninggal di kamp konsentrasi di Indonesia. Hari ini gereja di Indonesia yang ia dirikan, memiliki jemaat sebanyak 300.000, terdapat 12 seminari, dan sekitar 3.000 gereja. Siswa dari berbagai suku, termasuk orang-orang dari suku kanibal.

Hudson Taylor berkata: 「Semua raksasa rohani yang dipakai Tuhan, adalah orang yang pernah menjadi lemah! Mereka dapat melakukan hal-hal besar bagi Allah adalah karena mereka percaya bahwa Tuhan beserta dengan mereka.」 Sebuah hak khusus bagi orang Kristen adalah untuk mengakui rasa takut diri sendiri, tidak berdaya, panik dan lemah. Salah satu hak istimewa besar dari seorang pengabar Injil adalah mengakui bahwa ia tidak memiliki jawaban, tidak ada jalan keluar, tidak ada kekuatan. Jalan keluar para pengabar Injil bukan pada dirinya sendiri, jalan keluar para pengabar Injil ada pada Allah. Allah mampu! Allah mampu menyelamatkan hati yang keras! Allah mampu menyelamatkan bangsa keras hati!

Renungkan: Karena Tuhan mampu, Tuhan mampu menyelamatkan hati yang keras, apakah hari ini Anda bisa membuat daftar nama-nama beberapa teman dan kerabat yang masih sulit untuk percaya? Apakah Anda bersedia untuk berdoa dengan sungguh-sungguh untuk mereka percaya dalam waktu-waktu mendatang?

Selain itu, apakah Allah menempatkan kebutuhan beberapa orang atau kelompok orang untuk percaya Tuhan di dalam hatimu?

Allah mampu! Allah mampu menyelamatkan hati yang keras! Allah mampu menyelamatkan bangsa keras hati! Apakah Anda bersedia ambil tekad untuk bekerja bersama dengan Tuhan?


Daftar renungan pemahaman (silahkan klik untuk membuka)

Daftar renungan pemahaman (silahkan klik untuk membuka)


Diterjemahkan dari 「爾道自建 Ěr Dào Zì Jiàn」, tema Roma 9-12 ditulis oleh 蔡少琪 (Cài Shǎo Qí) yang dipublikasi pada bulan Juni 2018, merupakan hak cipta (copyright) Alliance Bible Seminary H.K (建道神學院 Jiàn Dào Shén Xué Yuàn).

Roma 11:17-20

「Jangan Meninggikan Diri, Hendaklah Senantiasa di Dalam Tuhan!」

Ditulis oleh 蔡少琪 (Cài Shǎo Qí) Alliance Bible Seminary H.K.

(Rom. 11:17-20 [ITB])
17 Karena itu apabila beberapa cabang telah dipatahkan dan kamu sebagai tunas liar telah dicangkokkan di antaranya dan turut mendapat bagian dalam akar pohon zaitun yang penuh getah, 18 janganlah kamu bermegah terhadap cabang-cabang itu! Jikalau kamu bermegah, ingatlah, bahwa bukan kamu yang menopang akar itu, melainkan akar itu yang menopang kamu.
19 Mungkin kamu akan berkata: ada cabang-cabang yang dipatahkan, supaya aku dicangkokkan di antaranya sebagai tunas.
20 Baiklah! Mereka dipatahkan karena ketidakpercayaan mereka, dan kamu tegak tercacak karena iman. Janganlah kamu sombong, tetapi takutlah!

Sebuah kalimat terkenal tentang pohon zaitun dari salah satu Mazmur: 「Tetapi aku ini seperti pohon zaitun yang menghijau di dalam rumah Allah; aku percaya akan kasih setia Allah untuk seterusnya dan selamanya」 (Maz. 52:8). Orang fasik membanggakan diri dengan melakukan kejahatan, tetapi orang benar selama-lamanya bersandar kasih setia Allah! Bentuk pohon zaitun tidak terlihat megah, tetapi adalah pohon yang dipandang sangat berharga oleh orang-orang Yahudi. Umur pohon zaitun sangat panjang, dan salah satu pohon zaitun tertua di dunia (Olive Tree of Vouves) memiliki usia lebih dari 3.000 tahun. Banyak pohon zaitun mengalami kebakaran, tapi mereka masih bisa hidup kembali. Salah satu cara untuk memanen zaitun adalah meminta para pekerja memukul pohon zaitun dan membiarkan zaitun jatuh dari ketinggian. Pohon zaitun tidak memiliki bentuk luar yang cantik untuk kita kagumi, tetapi untuk jangka waktu yang sangat lama dapat menghasilkan zaitun yang berharga, dapat digunakan untuk memasak dan sebagai minyak urapan saat mengangkat raja dan imam. Orang Israel sangat memandang penting pohon zaitun, lambang Nasional mereka adalah ranting pohon zaitun mengitari kandil lampu. Ranting pohon zaitun juga melambangkan perdamaian.

Paulus mengutip perumpamaan 「cabang zaitun liar」 dicangkokkan pada pohon zaitun yang hendak ditanam, pernah dikritik oleh beberapa sarjana peneliti Alkitab. Karena metode penanaman yang populer saat ini adalah sebaliknya, 「cabang zaitun」 yang hendak ditanamkan akan dicangkokkan ke 「pohon zaitun liar.」 Oleh karena itu, beberapa sarjana peneliti Alkitab mengkritik Paulus, memandang Paulus sebagai orang kota yang bodoh dan malang, yang tidak paham hal ini. Tapi Dr. Lancy melakukan studi yang mendalam tentang Paulus, mempelajari lebih dalam adat Timur Tengah, di daerah tersebut ada cara khusus untuk 「membuat pohon zaitun yang sudah menurun untuk menghasilkan buah kembali,」 cara yang biasa untuk merangsang pohon-pohon zaitun yang tidak kuat, yakni mencangkokkan cabang muda zaitun liar dan membiarkan cabang muda menyerap getah pohon, maka pohon ini akan menghasilkan buah lagi.

Kembali ke perumpamaan Paulus. Karena ketidakpercayaan bangsa Israel, cabang tua ini akan dipatahkan, lalu orang-orang percaya dari bangsa-bangsa lain bisa tersambung dengan Allah; tetapi janganlah kita lupa bahwa kita bisa mendapatkan anugerah karena Allah pernah berjanji kepada Abraham nenek moyang orang Israel: 「Oleh keturunanmulah semua bangsa di bumi akan mendapat berkat, karena engkau mendengarkan firman-Ku」 (Kej. 22:18). Kita bisa berbagi berkat ini, adalah karena 「akar」 (lihat Rom. 11:17), ini adalah karena janji Allah kepada bangsa Israel sehingga kita juga mendapatkan berkat, dan kita sepatutnya tidak boleh memandang rendah Israel 「cabang-cabang tua.」 Paulus memperingatkan bangsa-bangsa lain yakni sebagai 「tunas liar (cabang-cabang liar)」, sekali-kali jangan sombong, dan kita bisa percaya Tuhan itu semua karena kasih karunia Allah.

(Ayat 20 terjemahan ITB「Baiklah! Mereka dipatahkan karena ketidakpercayaan mereka, dan kamu tegak tercacak karena iman. Janganlah kamu sombong, tetapi takutlah!」 terdapat kata 「tegak tercacak」 sesuai KBBI artinya adalah terpancang tegak lurus; berdiri tegak lurus; tertanam tegak.) Terjemahan literal dari Rom. 11:20 「Benar! Dalam ketidakpercayaan, mereka pernah dipatahkan; dan engkau dalam percaya sudah berdiri tegak! Engkau jangan berpikir tinggi, harus membawa rasa hormat takut.」 Kegagalan Israel adalah pada 「tidak percaya!」 Orang Kristen dapat berdiri tegak karena「iman」kita. Setelah memahami kebenaran ini, mari kita tidak berpikir diri kita terlalu tinggi, tetapi terus 「percaya (beriman)」, terhadap Tuhan senantiasa membawa hati yang penuh hormat dan takut akan Tuhan, menjaga diri sendiri senantiasa berada di dalam Tuhan. Kita tidak sepatutnya memandang rendah orang Israel, tetapi kita harus mencoba untuk memimpin mereka kepada Tuhan.

Iman yang sejati adalah percaya seumur hidup, adalah iman yang tidak meninggalkan Allah, yang tidak menjauhi Allah, senantiasa memiliki hati yang 「hormat takut!」 Orang yang percaya sejati tidak akan membawa kebanggaan, tetapi akan mengikuti Tuhan dengan rasa hormat dalam kehidupan mereka. Iman yang sejati bukan iman yang tidak berbuah, tetapi iman yang erat tersambung dengan Kristus dan berbuah banyak. Iman percaya yang sejati akan membuat kita akhirnya bersama dengan Tuhan selamanya! Sebuah perkataan Augustine yang terkenal: 「iman adalah percaya apa yang Anda tidak pernah lihat; Hadiah dari iman percaya ini adalah Anda dapat melihat apa yang Anda percaya.」《Hendaklah setia》 lagu sekolah dari Alliance Bible Seminary: 「Hendaklah setia! Hendaklah setia! Jikalaupun orang lain berubah dan mundur; Tidak peduli situasi apapun, engkau harus berdiri di samping Tuhan, kiranya Tuhan mendapati kesetiaanmu.」 Kiranya kita bisa senantiasa menjadi wakil Tuhan Yesus, seumur hidup percaya sampai pada akhirnya, semaksimalnya setia sampai akhir.

Renungkan:
Kasih karunia bukan menghendaki kita untuk menjadi sombong!
Kasih karunia bukan menghendaki kita memandang rendah orang lain!
Kasih karunia menghendaki kita untuk mengasihi Allah lebih dalam, lebih memiliki hati Kristus dan untuk lebih mengasihi sesama!

Apakah anda mengenal beberapa orang yang memiliki tampak luar yang banyak memiliki kasih karunia, tapi di dalam hatinya sedikitpun tidak mirip Tuhan kita? Anda pikir apakah Tuhan senang dengan orang-orang ini?

Apakah Anda ingin menjadi seorang yang tidak takut penderitaan, hamba yang setia sampai mati?


Daftar renungan pemahaman (silahkan klik untuk membuka)

Daftar renungan pemahaman (silahkan klik untuk membuka)


Diterjemahkan dari 「爾道自建 Ěr Dào Zì Jiàn」, tema Roma 9-12 ditulis oleh 蔡少琪 (Cài Shǎo Qí) yang dipublikasi pada bulan Juni 2018, merupakan hak cipta (copyright) Alliance Bible Seminary H.K (建道神學院 Jiàn Dào Shén Xué Yuàn).