Tag Archives: Objective Genitive

1 Petrus 1:1-2 (2)

「Kesalahan Terdahulu sebagai Pelajaran, Menakutkankah?」
Oleh 陳偉迦 (Chén Wěi Jiā)
Alliance Bible Seminary H.K.

(1 Petrus 1:1-2 [ITB])
1 Dari Petrus, rasul Yesus Kristus, kepada orang-orang pendatang, yang tersebar di Pontus, Galatia, Kapadokia, Asia Kecil dan Bitinia, 2 yaitu orang-orang yang dipilih, sesuai dengan rencana Allah, Bapa kita, dan yang dikuduskan oleh Roh, supaya taat kepada Yesus Kristus dan menerima percikan darah-Nya. Kiranya kasih karunia dan damai sejahtera makin melimpah atas kamu.

(Terjemahan langsung)
Petrus, rasul Yesus Kristus, tujukan kepada yang terpilih, yaitu yang hidup sebagai tamu pelancong (penumpang) yang tersebar di Pontus, Galatia, Kapadokia, Asia Kecil, Bitinia,
yang terpilih, yaitu menurut pengaturan yang disengaja Allah Bapa, melalui Roh Kudus dikuduskan,
sehingga yang terpilih itu patuh kepada Yesus Kristus, yang terpilih itu adalah orang yang dipercik melalui darah-Nya.

percikan darah

Dalam analisis tata bahasa Yunani, tiga frasa preposisi (prepositional phrase) digunakan untuk menggambarkan konsep terpilih (Ἐκλεκτοῖς).

Dalam frasa pertama … yang terpilih, yaitu menurut pengaturan yang disengaja Allah Bapa …, dijelaskan bahwa pemilihan kita bukan kebetulan (tidak disengaja), tetapi dari awal mulanya, bahkan sebelum manusia memahaminya, Allah sudah melakukan pengaturan yang disengaja dan sesuai kehendak-Nya (πρόγνωσιν) dan dinyatakan dalam rencana keselamatan-Nya (lih. Kisah Para Rasul 2:23). Tetapi ternyata mukjizat keselamatan Allah justru membuat umat-Nya hidup dalam diaspora. Bagi orang-orang percaya hari ini, apakah itu merupakan hal … luar biasa tidak masuk akal? Kita dapat percaya bahwa keselamatan Tuhan melampui di luar pengetahuan kita, tetapi menerima keselamatan Tuhan membuat kita hidup dalam lingkungan yang terus-menerus menganiaya orang Kristen, itu sulit diterima, benar-benar melampaui pemahaman kita. Bagi orang-orang percaya yang tersebar di Asia Kecil pada waktu itu, ini adalah keselamatan Allah yang mendahului kesadaran manusia (sebelum manusia memahaminya), dan ini merupakan pengaturan yang disengaja dan sesuai kehendak-Nya. Bagaimana kita memperlakukan kebenaran paradoks seperti itu? (Paradoks: pernyataan yang seolah-olah bertentangan dengan pendapat umum atau kebenaran, tetapi kenyataannya mengandung kebenaran)

Sulit untuk memahami kebenaran paradoks ini. Oleh karena itu, dalam frasa kedua … yang terpilih … melalui Roh Kudus dikuduskan …, membicarakan bahwa dibutuhkan pekerjaan Roh Kudus untuk membuat orang mengerti dan tersadarkan. Dalam frasa ini, preposisi melalui (ἐν) (penggunaan instrumental / instrumental use), yang menunjukkan bahwa kehidupan yang benar-benar dipilih tidak akan pernah bisa bergantung pada kemampuan dan kebijaksanaan sendiri untuk memahami segala sesuatu yang diletakkan di depan kita ini, hanya pekerjaan kudus Roh Kudus yang dapat membuat orang memahami tindakan keselamatan Allah yang dianggap tidak masuk akal dan sulit dipercaya. Sebagai murid Tuhan, bukankah kita perlu selalu meminta bantuan Roh Kudus untuk memahami sebagai yang terpilih yang dapat hidup dalam penganiayaan berat? Akankah kita karena hal ini bersyukur?

Dalam frasa terakhir … sehingga yang terpilih itu tunduk kepada Yesus Kristus, yang terpilih itu adalah orang yang dipercik melalui darah-Nya., pertama-tama kita harus memahami hubungan antara patuh dan dipercik darah dan Yesus Kristus dalam tata bahasa Yunani. Biasanya kita memahaminya dengan melihat hubungan tunduk kepada Yesus Kristus (objective genitive) dan dibersihkan darah Yesus Kristus (possessive genitive), tetapi cara memahami ini menyebabkan kesulitan menghubungkan kedua konsep ini bersama-sama. Namun, berdasarkan Keluaran 24:4-8 dan Yehezkiel 36:24-28 untuk memahami makna percikan darah, maka akan menemukan bahwa kata darah dan percikan adalah mengekspresikan perjanjian antara Allah dan umat-Nya, dan di bawah anugerah keselamatan Kristus, mengunakan darah-Nya mendirikan perjanjian baru bagi kita, sehingga kita dapat memahaminya sebagai kita sebagai yang terpilih … adalah melalui kepatuhan kepada Kristus dan perjanjian percikan darah Kristus. (Lihat Lukas 22:20 … ini adalah perjanjian baru oleh darah-Ku, yang ditumpahkan bagi kamu) Ini tepat melengkapi bahwa selain dibutuhkan Roh Kudus menguduskan orang, juga dibutuhkan kepatuhan dan berada di dalam perjanjian yang diadakan berdasarkan darah Kristus. Tepat karena pengorbanan Kristus maka digenapi (tercapai) anugerah keselamatan, sehingga kita dapat taat dalam kehidupan sebagai pendatang, yang tersebar dan yang penuh dengan penderitaan serta penganiayaan. Tepat karena keselamatan dari Kristus, bagaimana kita sebagai murid Tuhan dapat lebih tinggi dari pada Tuan? (Merasa lebih pintar dan menyangkal kehendak Tuhan)

Renungkan:
Masyarakat menghadapi banyak kekacauan dan keresahan, tidak ada siapa pun mampu melihat ke depan dan hanya dapat mengakui bahwa ada terlalu banyak hal yang tidak jelas di depan. Ini membuat kita merasa sangat bingung dan cemas, sehingga kita tidak memiliki kekuatan untuk menghadapi dan melakukan hal-hal baru yang seharusnya. Tetapi jalan yang harus kita ambil adalah persis apa yang telah direncanakan Tuhan (yang dalam pengaturan yang sengaja dari Allah, bukan yang kebetulan), disucikan oleh Roh Kudus, memperbaharui hati kita dan meletakkan teladan Kristus di depan hadapan kita. Oleh karena itu, kita tidak dapat berkutat dalam jerat kesalahan kebiasaan pola pikir rohani dahulu yang hanya berpusat pada hal-hal yang di dunia atau menutup diri, sepatutnya tidak takut akan serangan dan kesulitan. Bahkan jika Anda dan saya terserakkan terdiaspora di antaranya, kita seharusnya dengan pikiran sebagai tamu pelancong untuk melakukan hal-hal baru bagi Tuhan.

Perjanjian oleh Percikan Darah Kristus

Renungan pemahaman Surat 1 Petrus 1-2

Renungan pemahaman Surat atau Kitab yang lain


Diterjemahkan dari 「爾道自建 Ěr Dào Zì Jiàn」, tema a ditulis oleh 陳偉迦 (Chén Wěi Jiā) yang dipublikasi pada bulan Juni 2020 merupakan hak cipta (copyright) Alliance Bible Seminary H.K (建道神學院 Jiàn Dào Shén Xué Yuàn).


Renungan untuk Kalangan Kristen.


Iklan yang ada bukan milik blog ini, tetapi milik WordPress penyedia fasilitas blog tanpa biaya.