Tag Archives: Miryam

Bilangan 20:1, 23-26

「Mati dan perkabungan」
Oleh Lài Jiàn Guó (賴建國)
Alliance Bible Seminary H.K.

(Bil. 20:1, 23-26 [ITB])
1 Kemudian sampailah orang Israel, yakni segenap umat itu, ke padang gurun Zin, dalam bulan pertama, lalu tinggallah bangsa itu di Kadesh. Matilah Miryam di situ dan dikuburkan di situ.

23 Lalu berkatalah TUHAN kepada Musa dan Harun dekat gunung Hor, di perbatasan tanah Edom: 24 Harun akan dikumpulkan kepada kaum leluhurnya, sebab ia tidak akan masuk ke negeri yang Kuberikan kepada orang Israel, karena kamu berdua telah mendurhaka kepada titah-Ku dekat mata air Meriba. 25 Panggillah Harun dan Eleazar, anaknya, dan bawalah mereka naik ke gunung Hor; 26 tanggalkanlah pakaian Harun dan kenakanlah itu kepada Eleazar, anaknya, kemudian Harun akan dikumpulkan kepada kaum leluhurnya dan mati di sana.

Silahkan klik di sini untuk membaca Bilangan 20

Bilangan pasal 20 dimulai dengan catatan tentang kematian Miryam dan diakhiri dengan catatan tentang kematian Harun, ini adalah tahun keempat puluh orang Israel keluar dari Mesir, dan perjalanan ke padang gurun akan segera berakhir. Namun, gaya penulisan catatan tentang kematian mereka sangat berbeda, sangat membuat orang menghela napas.

Miryām, dalam bahasa Yunani transliterasi adalah Mariam, yakni nama ibu Yesus (Marias). Dia adalah kakak perempuan Musa dan berbudi menyelamatkan hidup Musa, dia cerdas, berani, dan penuh kasih kepada adiknya (Kel. 2). Setelah umat Israel meninggalkan Mesir dan menyeberangi laut, dia memimpin para wanita untuk memukul rebana serta menari-nari, dan menyanyi bagi TUHAN. Saat itu, dia sangat baik secara rohani dan penuh karunia, dia disebut nabiah dan bekerja dekat dengan Musa (Kel. 15). Namun baru lewat satu tahun, karena dia cemburu dan memfitnah Musa sehingga dihukum berat oleh Allah, dan menderita kusta. Meskipun dia disembuhkan karena doa syafaat Musa, namun karenanya sehingga perjalanan orang Israel ditunda selama sebulan penuh (Bilangan 12). Hal yang membuat orang menghela napas. Setelah itu Alkitab tidak lagi mencatat dia dipakai oleh Allah. Bahkan ketika dia meninggal, Alkitab hanya mencatatkan satu kalimat pendek: … dalam bulan pertama, lalu tinggallah bangsa itu di Kadesh. Matilah Miryam di situ dan dikuburkan di situ, tidak ada perkabungan, tidak ada keturunan, dan tidak ada catatan tentang umurnya. Kadesh adalah tempat yang menyedihkan di mana orang Israel menolak memasuki tanah perjanjian tiga puluh sembilan tahun yang lalu (Bilangan 13).

Sebaliknya, Alkitab mencatat kematian Harun secara rinci (20:22-29; 33:38-39), ada beberapa hal yang berharga untuk diperhatikan:

• Waktu dan tempat: sama-sama pada tahun keempat puluh setelah keluar dari Mesir, hari pertama bulan kelima, Musa seperti yang diperintahkan oleh TUHAN membawa Harun dan Eleazar putra Harun, ke Gunung Hor di perbatasan Edom. Kata gunung di dalam Alkitab sering kali melambangkan puncak pengalaman rohani, dan perbatasan Edom berarti telah sampai di sebelah timur Sungai Yordan, pintu masuk Tanah Perjanjian.

• Proses dan makna: Musa menanggalkan pakaian Harun dan mengenakannya kepada Eleazar, mewakili warisan tanggung jawab jabatan, dilanjutkan kepada generasi berikutnya.

• Akhir hidup dan kehormatan: Harun meninggal di puncak gunung. Dia hidup selama 123 tahun. Orang Israel berduka atas Harun selama 30 hari. Ini sama dengan jumlah hari ketika Musa meninggal di Gunung Nebo dan orang Israel meratapi dia (Ulangan 3:23-29, 34:1-8).

Renungkan:
• Kematian lebih berat dari sebuah gunung, namun juga lebih ringan dari bulu. Setiap peristiwa dalam hidup diukir dengan batu nisan kita.
• Iri hati kecemburuan adalah kekuatan destruktif. Pertama, menghancurkan hubungan rekan kerja, kemudian menghancurkan hubungan dengan Allah, sampai di akhir hidup ia tidak diingat oleh orang lagi.


Renungan pemahaman Kitab Bilangan 1-16

Renungan pemahaman Kitab Bilangan 17-36

Renungan pemahaman Surat atau Kitab yang lain


Diterjemahkan dari 「爾道自建 Ěr Dào Zì Jiàn」, tema Kitab Bilangan 17-36 ditulis oleh Lài Jiàn Guó (賴建國) yang dipublikasi pada bulan Nopember 2020 merupakan hak cipta (copyright) Alliance Bible Seminary H.K (建道神學院 Jiàn Dào Shén Xué Yuàn).


Renungan untuk Kalangan Kristen.


Iklan yang ada bukan milik blog ini, tetapi milik WordPress penyedia fasilitas blog tanpa biaya.

Bilangan 12:5-9

「Fitnah dan Hukuman」
Oleh 賴建國 (Lài Jiàn Guó)

Alliance Bible Seminary H.K.

(Bil. 12:5-9 [ITB])
5 Lalu turunlah TUHAN dalam tiang awan, dan berdiri di pintu kemah itu, lalu memanggil Harun dan Miryam; maka tampillah mereka keduanya. 6 Lalu berfirmanlah Ia: Dengarlah firman-Ku ini. Jika di antara kamu ada seorang nabi, maka Aku, TUHAN menyatakan diri-Ku kepadanya dalam penglihatan, Aku berbicara dengan dia dalam mimpi. 7 Bukan demikian hamba-Ku Musa, seorang yang setia dalam segenap rumah-Ku. 8 Berhadap-hadapan Aku berbicara dengan dia, terus terang, bukan dengan teka-teki, dan ia memandang rupa TUHAN. Mengapakah kamu tidak takut mengatai hamba-Ku Musa? 9 Sebab itu bangkitlah murka TUHAN terhadap mereka, lalu pergilah Ia.

(Bacalah Bilangan 12, klik untuk membaca) Di pasal sebelumnya (Bil. 11:29) baru saja Musa mengajar Yosua untuk tidak cemburu, tetapi di Bilangan 12 segera menyebutkan bahwa Miryam dan Harun karena cemburu memfitnah hamba Allah Musa, memulai serangkaian prolog menantang otoritas hamba Allah.

1) Alasan secara permukaan. Miryam menyerang Musa dan mengkritik Musa karena menikahi seorang wanita Kush. Alkitab tidak memberikan informasi yang cukup mengenai apakah Zipora telah meninggal lalu Musa menikahi wanita Kush itu (juga diterjemahkan sebagai Ethiopia). Namun, seperti yang banyak disarankan oleh para sarjana, Kush (kušît) ini sebenarnya adalah Kusyan (kûšān) (Hab. 3:7), yang merupakan nama lain dari Midian. Jika demikian, itu akan merupakan kontras dengan bagaimana orang Israel menerima istri Musa Zipora di Kel. 18. Menyerang seseorang, dimulai dengan istrinya, adalah tindakan yang rendah dan kejam.

2) Alasan sebenarnya, adalah bahwa mereka menantang otoritas kepemimpinan nabi Musa, dan tidak puas bahwa TUHAN menyampaikan pemberitaan hanya melalui Musa. Sama seperti Roh Tuhan diberikan kepada tujuh puluh penatua dalam Bilangan pasal 11, bukankah Allah juga menyampaikan pesan melalui orang-orang lain selain Musa? Menghadapi fitnah kerabatnya dan yang juga merupakan rekan kerja pelayanan inti yang terpenting dari Musa (Harun mewakili imam, Miryam secara tersirat sebagai nabiah), Musa hanya bisa diam. Namun, Allah segera tampil dan menghukum Miryam, menyebabkan dia menderita penyakit kulit yang parah, dan bahkan Harun pun ketakutan. Dia akhirnya disembuhkan oleh doa syafaat Musa, tetapi oleh karenanya perjalanan umat itu menjadi tertunda.

3) Nabi yang unik. Kepada para nabi yang biasa, Allah menampakkan kepadanya dalam penglihatan dan berbicara kepadanya dalam mimpi. Tetapi Musa berbeda setidaknya dalam tiga cara:

  • Musa adalah seorang yang setia dalam segenap rumah-Ku dan oleh Allah disebut hamba-Ku Musa.
  • Allah berbicara kepadanya berhadap-hadapan, dalam teks bahasa aslinya adalah berbicara mulut ke mulut (peh’el peh), menekankan keintiman dari kedua belah pihak. TUHAN berbicara kepada Musa dengan berhadapan muka seperti seorang berbicara kepada temannya … (Kel. 33:11).
  • Musa dapat melihat gambar Allah, yang mengacu pada gambar Allah yang tampak (Kel. 33:11, 17-23, 34:29-35). (Lihat juga renungan Keluaran 33:7-23, renungan Keluaran 34:29-35) Setelah ia, seperti Musa yang dikenal TUHAN dengan berhadapan muka, tidak ada lagi nabi yang bangkit di antara orang Israel (Ul. 34:10).

Renungkan:

Miryam dan Harun memfitnah Musa karena iri, dan mereka menantang otoritas kepemimpinan Musa karena kesombongan mereka yang terluka. Akibatnya, hubungan rekan kerja pelayanan terputus, kehilangan penyertaan kehadiran TUHAN, dan hukuman atas dosa dinyatakan, umat Allah juga ikut terkena dampaknya, hanya mengandalkan doa syafaat barulah bisa ditahirkan. Amsal mengatakan, Hati yang tenang menyegarkan tubuh, tetapi iri hati membusukkan tulang. (Ams. 14:30). Raja Saul juga cemburu pada Daud, dan akhirnya adalah kehancuran.


Renungan pemahaman Kitab Bilangan (klik untuk membuka)

Renungan pemahaman Surat atau Kitab yang lain (klik untuk membuka)


Diterjemahkan dari 「爾道自建 Ěr Dào Zì Jiàn」, tema Kitab Bilangan 1-16 ditulis oleh 賴建國 (Lài Jiàn Guó) yang dipublikasi pada bulan Februari 2020 merupakan hak cipta (copyright) Alliance Bible Seminary H.K (建道神學院 Jiàn Dào Shén Xué Yuàn).


Renungan untuk Kalangan Kristen.


Iklan yang ada bukan milik blog ini, tetapi milik WordPress penyedia fasilitas blog tanpa biaya.