Tag Archives: Makmur Subur

Yesaya 42:14-25

「Menapak Jalan Tak Dikenal」
Oleh 高銘謙 (Gāo Míng Qiān)

Alliance Bible Seminary H.K.

(Yes. 42:14-25 [ITB])
14 Aku membisu dari sejak dahulu kala, Aku berdiam diri, Aku menahan hati-Ku; sekarang Aku mau mengerang seperti perempuan yang melahirkan, Aku mau mengah-mengah dan megap-megap. 15 Aku mau membuat tandus gunung-gunung dan bukit-bukit, dan mau membuat layu segala tumbuh-tumbuhannya; Aku mau membuat sungai-sungai menjadi tanah kering dan mau membuat kering telaga-telaga.
16 Aku mau memimpin orang-orang buta di jalan yang tidak mereka kenal, dan mau membawa mereka berjalan di jalan-jalan yang tidak mereka kenal. Aku mau membuat kegelapan yang di depan mereka menjadi terang dan tanah yang berkeluk-keluk menjadi tanah yang rata. Itulah hal-hal yang hendak Kulakukan kepada mereka, yang pasti akan Kulaksanakan.
17 Orang-orang yang percaya kepada patung pahatan akan berpaling ke belakang dan mendapat malu, yaitu orang-orang yang berkata kepada patung tuangan: Kamulah allah kami!
18 Dengarkanlah, hai orang-orang tuli, pandanglah dan lihatlah, hai orang-orang buta! 19 Siapakah yang buta selain dari hamba-Ku, dan yang tuli seperti utusan yang Kusuruh? Siapakah yang buta seperti suruhan-Ku dan yang tuli seperti hamba TUHAN? 20 Engkau melihat banyak, tetapi tidak memperhatikan, engkau memasang telinga, tetapi tidak mendengar. 21 TUHAN telah berkenan demi penyelamatan-Nya untuk memberi pengajaran-Nya yang besar dan mulia; 22 namun mereka suatu bangsa yang dijarah dan dirampok, mereka semua terjebak dalam geronggang-geronggang dan disembunyikan dalam rumah-rumah penjara; mereka telah menjadi jarahan dan tidak ada yang melepaskan, menjadi rampasan dan tidak ada yang berkata: Kembalikanlah! 23 Siapakah di antara kamu yang mau memasang telinga kepada hal ini, yang mau memperhatikan dan mendengarkannya untuk masa yang kemudian? 24 Siapakah yang menyerahkan Yakub untuk dirampas, dan Israel kepada penjarah? Bukankah itu TUHAN?
Sebab kepada-Nya kita telah berdosa, dan orang tidak mau mengikuti jalan yang telah ditunjuk-Nya, dan kepada pengajaran-Nya orang tidak mau mendengar. 25 Maka Ia telah menumpahkan kepadanya kepanasan amarah-Nya dan peperangan yang hebat, yang menghanguskan dia dari sekeliling, tetapi ia tidak menginsafinya, dan yang membakar dia, tetapi ia tidak memperhatikannya.

Ada dua jenis kegelapan yang disebutkan dalam perikop Alkitab yang dibaca hari ini: jenis kegelapan yang pertama adalah rumah-rumah penjara (42:7, 22), jenis kegelapan yang kedua adalah kebutaan (42:7, 16, 18, 19). Apa yang dimaksud orang di penjara gelap? Apa yang dimaksud orang buta? Mereka sebenarnya adalah jenis orang yang sama, yaitu, orang yang tidak memiliki pengenalan (42:16), orang-orang ini tidak kenal jalan Allah, mereka juga tidak mengerti jalan belantara yang dipimpin oleh Allah, tapi sekarang TUHAN Yahweh hendak memimpin orang-orang ini menapak di jalan yang mereka tidak kenal, ini selain menunjukkan bahwa ini adalah pengalaman baru, juga menunjukkan bahwa orang-orang ini tidak memiliki minat dan antusiasme untuk mengetahui (mengenal) jalan yang dipimpin oleh Allah, karena sudah dinyatakan dalam ayat 25 bahwa bahkan jika mereka mengalami murka dan kepanasan amarah Allah, mereka masih tidak tahu, mereka tidak keberatan, mereka tidak memiliki pengenalan (pengetahuan), sehingga mereka memiliki pengetahuan yang terbatas tentang tindakan Allah. Pemahaman secara literal, orang buta dan orang dipenjara ini dapat merujuk pada orang-orang yang ditawan yang tertahan di Babel, dan secara penjelasan makna rohani yang terkandung, kebutaan tersebut dapat merujuk pada mata rohani orang-orang ini, dan penjara mereka mungkin mengacu pada kehidupan makmur Babel, yang menggiurkan di mata dunia, tetapi justru merupakan penjara dalam sudut pandang Allah. Orang-orang Israel yang tertawan ini perlu menghilangkan kebutaan mereka untuk melihat bahwa dunia subur penuh bunga di depan mereka bukanlah pengejaran utama mereka. Hanya dengan usaha meninggalkan area nyaman di Babel dengan iman mereka barulah dapat menghilangkan kebutaan mereka dan mengalami keselamatan Keluaran baru dari Mesir, melangkah ke janji Kota Suci Yerusalem.

Allah melalui Yesaya kedua menuntun orang-orang yang tertawan menapak jalan padang gurun, jalan kepulangan kembali, Dia memberikan tantangan kepada mata umat Allah, karena apa yang mereka lihat dengan mata jasmani memberi tahu mereka bahwa tidak ada kondisi eksternal yang bisa meyakinkan mereka untuk menapak jalan kepulangan kembali, tetapi Yesaya kedua menantang mata orang untuk melihat apakah mereka dapat melihat jalan belantara yang dipimpin oleh Allah. Kesan umum yang diberikan padang gurun adalah kematian dan kutukan. Sekarang, seperti keluaran yang pertama kali dari Mesir, umat Allah dipimpin oleh Allah untuk berjalan di jalan belantara, itu tampak seperti kutukan, tetapi itu justru adalah keselamatan.

Ayat-ayat Yes. 42:18-25 tepat menanggapi pertanyaan dan ratapan orang-orang kepada Allah dalam Yes. 40:27 (klik untuk membaca), menunjukkan bahwa TUHAN tidak menyembunyikan diri, bukan tidak memelihara umat-Nya, tetapi bahwa orang-orang itu sendiri buta dan tuli, mereka tidak mengenal jalan TUHAN.

Renungkan:

Menghadapi kegelapan dan kesulitan, kita akan bertanya, Hidupku (jalanku) tersembunyi dari TUHAN? (Yes. 40:27), kita bertanya TUHAN mengabaikan dan tidak tahu betapa sulitnya jalanku, tetapi menjawab pertanyaan tersebut Yes. 42:16 Aku mau memimpin orang-orang buta di jalan yang tidak mereka kenal, dan mau membawa mereka berjalan di jalan-jalan yang tidak mereka kenal. Aku mau membuat kegelapan yang di depan mereka menjadi terang dan tanah yang berkeluk-keluk menjadi tanah yang rata. Itulah hal-hal yang hendak Kulakukan kepada mereka, yang pasti akan Kulaksanakan.

Bukan karena Tuhan tidak tahu jalan kita, tetapi kita buta dan tidak tahu jalan Tuhan. Ini berarti bahwa jalan yang Tuhan pimpin adalah jalan yang mengejutkan orang (di luar dugaan) ketika melewati jalan ini, tidak tahu apa yang akan terjadi, tetapi kita dapat yakin bahwa Tuhan mengetahui jalan-Nya, hanya saja kita tidak tahu!


Renungan pemahaman Kitab Yesaya (klik untuk membuka)

Renungan pemahaman Surat atau Kitab yang lain (klik untuk membuka)


Diterjemahkan dari 「爾道自建 Ěr Dào Zì Jiàn」, tema Kitab Yesaya Pasal 40-55 ditulis oleh 高銘謙 (Gāo Míng Qiān) yang dipublikasi pada bulan Desember 2019, merupakan hak cipta (copyright) Alliance Bible Seminary H.K (建道神學院 Jiàn Dào Shén Xué Yuàn).


Renungan untuk Kalangan Kristen.


Iklan yang ada bukan milik blog ini, tetapi milik WordPress penyedia fasilitas blog tanpa biaya.