「Memelihara hari Sabat」
Oleh Gān Rǔ Chéng (甘汝誠)
Alliance Bible Seminary H.K.
(Ul. 5:12-15 [ITB])
12 Tetaplah ingat dan kuduskanlah hari Sabat, seperti yang diperintahkan kepadamu oleh Allah, Allahmu. 13 Enam hari lamanya engkau akan bekerja dan melakukan segala pekerjaanmu, 14 tetapi hari ketujuh adalah hari Sabat Allah, Allahmu; maka jangan melakukan sesuatu pekerjaan, engkau atau anakmu laki-laki, atau anakmu perempuan, atau hambamu laki-laki, atau hambamu perempuan, atau lembumu, atau keledaimu, atau hewanmu yang manapun, atau orang asing yang di tempat kediamanmu, supaya hambamu laki-laki dan hambamu perempuan berhenti seperti engkau juga. 15 Sebab haruslah kauingat (זָכַר zakar / remember), bahwa engkaupun dahulu budak di tanah Mesir dan engkau dibawa keluar dari sana oleh Allah, Allahmu dengan tangan yang kuat dan lengan yang teracung; itulah sebabnya Allah, Allahmu, memerintahkan engkau merayakan hari Sabat.
Dalam kitab Ulangan, Musa meminta orang Israel ingat tiga hal: ingatlah apa yang dilakukan TUHAN, Allahmu, kepada Miryam (24:9, waspada berbicara), Ingatlah apa yang dilakukan orang Amalek kepadamu pada waktu perjalananmu keluar dari Mesir (25:17-19, hancurkan orang Amalek), dan ingat bahwa engkaupun dahulu budak di Mesir, hal terakhir ini tiga kali berulang disebutkan di 5:14-15; 24:18 dan 24:22.
Perintah tentang Sabat, di masa awal Hukum Musa diberlakukan (Keluaran 20), 「mengingat (זָכַר zakar / remember)」 hari Sabat paralel dengan 「memelihara (שָׁמַר shamar / keep)」 hari sabat, penggunaan kedua kata itu bisa saling menggantikan. Lalu Imamat 19:3 memakai kata 「memelihara (keep)」 hari sabat, karena fokus dari bagian Kitab Imamat tersebut adalah memelihara aturan agama. Sedangkan di Kitab Ulangan, Musa menjabarkan ulang, empat tahun setelah sepuluh perintah diberlakukan, maka penggunaan kedua kata ini memiliki makna yang berbeda secara signifikan (Ul. 5:12 seharusnya diterjemahkan 「peliharalah (שָׁמַר shamar / keep) dan kuduskanlah hari Sabat …」). 「Memelihara」 adalah aturan dan perintah agama, tetapi 「mengingat」 berasal dari pengalaman bangsa itu sendiri. Fokus 「memelihara」 bukan pada akal rasionalitas manusia, selama itu berasal dari perintah TUHAN, setiap orang memiliki tanggung jawab untuk mematuhinya secara turun-temurun. 「Mengingat」 menekankan prinsip yang dibangun dan ditransformasikan melalui pengalaman, sering dibahas dan saling menasihati untuk dipraktikkan. Ada rabbi yang mengatakan dengan baik: ini seperti dua organ yang paling penting dari manusia —— hati dan kepala, satu mengenai perasaan, dan yang lain bertanggung jawab atas rasionalitas pikiran; Allah meminta umat-Nya untuk mematuhi hukum Allah maka memberi kita rasionalitas dan perasaan. Musa mengingatkan semua orang dalam mematuhi hukum Allah bukan semua terlebih dahulu dinilai dan disensor dengan standar rasionalitas manusia, jika demikian maka tidak ada yang dilakukan.
Renungkan:
Kita berada di era pengejaran rasionalitas yang berlebihan. Segala sesuatu harus terlebih dahulu menyajikan alasan dan bukti yang persuasif, barulah kemudian orang bersedia mengikuti dengan patuh. Rabi Prancis abad pertengahan Rashi berkata: 「Syarat Allah untuk menebus Anda adalah menjadi budak milik-Nya dan menuruti perintah-Nya. (God redeemed you on the condition that you will be His slave and keep His commandments)」. Rasul Paulus juga berkata: 「… Dahulu memang kamu hamba dosa, … Kamu telah dimerdekakan dari dosa dan menjadi hamba kebenaran. … kamu telah menyerahkan anggota-anggota tubuhmu menjadi hamba kecemaran dan kedurhakaan yang membawa kamu kepada kedurhakaan, demikian hal kamu sekarang harus menyerahkan anggota-anggota tubuhmu menjadi hamba kebenaran yang membawa kamu kepada pengudusan」 (Rom. 6:17-19)
Ada juga celah yang lebar antara 「memelihara」 dan 「mengingat」 dalam kehidupan iman kita yang tidak tertulis, misalnya, apakah perlu pergi ke gereja setiap hari Minggu? Mengapa kita harus memberi persepuluhan? Apakah kita harus memelihara Perjamuan Kudus sebulan sekali? Dan sebagainya. Jika menunggu semua orang mencapai konsensus satu pendapat yang sama, gereja sudah tutup duluan. 「Memelihara」 itu kaku, tetapi juga sangat penting!
Renungan pemahaman Kitab Ulangan
Renungan pemahaman Surat atau Kitab yang lain
Diterjemahkan dari 「爾道自建 Ěr Dào Zì Jiàn」, tema Kitab Ulangan ditulis oleh Gān Rǔ Chéng (甘汝誠) dipublikasi pada bulan Juni 2014 merupakan hak cipta (copyright) Alliance Bible Seminary H.K (建道神學院 Jiàn Dào Shén Xué Yuàn).
Renungan untuk Kalangan Kristen.