Tag Archives: infinitif

Efesus 4:20-24

Menanggalkan dan mengenakan

Oleh Dr. Ronnie Poon (潘仕楷)
Alliance Bible Seminary H.K.

(Efesus 4:20-24 [ITB])
20 Tetapi kamu bukan demikian. Kamu telah belajar mengenal Kristus. 21 Karena kamu telah mendengar tentang Dia dan menerima pengajaran di dalam Dia menurut kebenaran yang nyata dalam Yesus, 22 yaitu bahwa kamu, berhubung dengan kehidupan kamu yang dahulu, harus menanggalkan manusia lama, yang menemui kebinasaannya oleh nafsunya yang menyesatkan, 23 supaya kamu dibaharui di dalam roh dan pikiranmu, 24 dan mengenakan manusia baru, yang telah diciptakan menurut kehendak Allah di dalam kebenaran dan kekudusan yang sesungguhnya.

Melanjutkan renungan di paruh pertama paragraf ini, bagian ini menjelaskan apa yang telah kita pelajari di dalam Kristus. Kunci untuk memahami bagian ini adalah bahwa tiga tindakan yang dijelaskan dalam ayat 22-24, yang dalam terjemahan Mandarin RCUV diekspresikan dalam tiga bentuk perintah, menunjukkan bahwa ini adalah tugas yang harus dilaksanakan oleh orang percaya. Penjelasan ini tampaknya mengasumsikan bahwa mulai Efesus pasal 4 ke belakang semuanya praktis: jadi kita perlu menanggalkan prilaku diri yang lama, dan juga memperbarui pikiran kita, dan mengenakan pakaian aku yang baru yang diciptakan menurut gambar dan rupa Allah.

Tetapi seperti yang ditunjukkan dalam di paragraf sebelumnya, mungkin juga Paulus mengingatkan orang percaya untuk meninjau kembali perubahan setelah mereka mendapat keselamatan, sebagai dasar untuk perintah-perintah yang diterapkan kemudian. Dan ayat 4:20 mengemukakan poin ini, menunjukkan bahwa apa yang kita pelajari dari Kristus bukan seperti manusia lama. Setelah pengantar di ayat 20 ini, maka 4:21 menunjukkan fakta bahwa kita mempelajari Kristus dalam bentuk klausa bersyarat, kita telah menerima pengajaran Yesus Kristus sehingga 4:22-24 harus menunjukkan apa yang telah kita pelajari di dalam Yesus Kristus.

Tiga tindakan dalam 4:22-24 semuanya dalam bentuk infinitif (kata kerja yang berfungsi sebagai kata benda, kata sifat, atau kata keterangan. Fungsi infinitif adalah untuk menyatakan pendapat, tujuan suatu objek, tindakan, serta menjawab pertanyaan siapa, apa, atau mengapa), menyatakan bahwa setelah menerima ajaran-Nya, mereka harus mengungkapkan isi dari ajaran yang diterima dalam bentuk kutipan. Pertanyaannya adalah, bagaimana kita harus memahami kutipan tidak langsung ini ketika akan diterjemahkan ke dalam perkataan langsung? Terjemahan RCUV menafsirkan ajaran ini sebagai perintah, tetapi seiring berkembangnya pesan, tampaknya lebih tepat untuk menafsirkan isi ajaran ini sebagai sebuah deskripsi langsung yang menunjukkan perubahan yang kita terima di dalam Yesus Kristus. Intinya bukan apa yang akan kita lakukan sendiri, tetapi apa keadaan yang sudah terjadi pada kita. Tentu saja, seperti yang telah Paulus tunjukkan dalam 4:1, bagaimana keadaan kita, anugerah apa yang telah kita terima, dan apa pekerjaan Tuhan yang telah kita alami juga harus secara langsung mempengaruhi perilaku kita. Jadi pemahaman kita di sini bukan untuk mengatakan bahwa kita tidak perlu melakukan ini, tetapi untuk menunjukkan bahwa kita harus berdasarkan apa yang Yesus Kristus telah lakukan dalam hidup kita ini, kita melanjutkannya terus menerus membuat hal-hal ini menjadi nyata dan kenyataan dalam hidup kita, berdasarkan apa yang telah Yesus lakukan pada diri kita.

(Infinitif adalah kata kerja yang berfungsi sebagai kata benda, kata sifat, atau kata keterangan. Fungsi infinitif adalah untuk menyatakan pendapat, tujuan suatu objek, tindakan, serta menjawab pertanyaan siapa, apa, atau mengapa) Ketiga infinitif ini diekspresikan dalam dua bentuk waktu (tenses) yang berbeda, baik menanggalkan dan mengenakan adalah infinitif, berfokus pada terjadinya tindakan. Di dalam keselamatan Yesus Kristus, manusia lama kita telah ditanggalkan, dan kita telah mengenakan manusia baru, seperti yang dikatakan Paulus dalam 2 Korintus 5:17 Jadi siapa yang ada di dalam Kristus, ia adalah ciptaan baru: yang lama sudah berlalu, sesungguhnya yang baru sudah datang. Ketika kita percaya kepada Yesus, kita tidak lagi sama seperti kita yang lama. Ayat 4:23 supaya kamu dibaharui di dalam roh dan pikiranmu, infinitif dibaharui di ayat ini diekspresikan dalam bentuk waktu sekarang (present tense), yang menekankan proses. Pembaharuan pikiran bukanlah perubahan instan, tetapi perlu waktu sedikit demi sedikit memasuki hati pikiran kita.

Kita telah mengenakan manusia baru, memiliki identitas baru sebagai umat Tuhan, dan Allah telah mulai bekerja di dalam hati kita, agar Roh Kudus berdiam di dalam kita dan membimbing kehidupan kita sehari-hari.

Renungkan:
Terima kasih Tuhan. Kita bukan lagi manusia lama, dan telah menjadi manusia baru di dalam Yesus Kristus, tetapi seberapa banyak perubahan identitas ini terwujud dalam kehidupan nyata kita? Apakah hati dan pikiran kita terus-menerus berubah di bawah bimbingan Tuhan setiap hari?


Renungan pemahaman Surat Efesus

Renungan pemahaman Surat atau Kitab yang lain


Diterjemahkan dari 「爾道自建 Ěr Dào Zì Jiàn」, tema Surat Efesus 4-6 ditulis oleh 潘仕楷 (Pān Shì Kǎi) yang dipublikasi pada bulan April 2022 merupakan hak cipta (copyright) Alliance Bible Seminary H.K (建道神學院 Jiàn Dào Shén Xué Yuàn).


Renungan untuk Kalangan Kristen.


Efesus 2:4-7 (2)

「Bersama-sama dengan Dia di sorga」

Oleh Dr. Ronnie Poon (潘仕楷)
Alliance Bible Seminary H.K.

(Efesus 2:4-7 [ITB])
4 Tetapi Allah yang kaya dengan rahmat, oleh karena kasih-Nya yang besar, yang dilimpahkan-Nya kepada kita, 5 telah menghidupkan kita bersama-sama dengan Kristus, sekalipun kita telah mati oleh kesalahan-kesalahan kita, oleh kasih karunia kamu diselamatkan, 6 dan di dalam Kristus Yesus Ia telah membangkitkan kita juga dan memberikan tempat bersama-sama dengan Dia di sorga, 7 supaya pada masa yang akan datang Ia menunjukkan kepada kita kekayaan kasih karunia-Nya yang melimpah-limpah sesuai dengan kebaikan-Nya terhadap kita dalam Kristus Yesus.

Dalam Efesus 2:5-6, Paulus menggunakan tiga kata kerja dengan awalan (prefix) συ yang sama: menghidupkan menghidupkan bersama-sama (suzoopoie), membangkitkan bersama-sama (sunegeiro), dan memberikan tempat bersama-sama (sugkathizo). Kata Kristus muncul setelah kata kerja pertama sehingga diartikan sebagai bentuk relasi dan ketiga tindakan bersama-sama tersebut dipahami sebagai bersama-sama Kristus, sejumlah kecil salinan naskah kuno terdapat preposisi di dalam sehingga menjadi di dalam Kristus lebih memperkuat penjelasan bentuk relasi di atas. Di Surat Roma, menjadi satu dengan Yesus Kristusadalah dasar dari identitas orang percaya, sehingga wajar mencapai akhir memiliki bersama-sama Yesus Kristus; tetapi di Surat Efesus, di teks sebelumnya tidak ada pembahasan yang menonjol tentang hubungan bersama-sama dengan Yesus Kristus, penekanan Efesus lebih pada hubungan antara sesama orang percaya, terutama kesamaan identitas orang percaya Yahudi dan orang percaya non Yahudi, oleh karena itu, di sini sangat mungkin bertujuan mengungkapkan tiga tindakan bersama dalam proses keselamatan kita, mungkin lebih mengacu pada bersama-sama di antara orang percaya. Dengan kata lain, karena baik orang Yahudi dan orang non Yahudi mati dalam dosa dan pelanggaran sebelum mereka percaya, dan keduanya layak mendapatkan murka dan penghakiman Allah, maka keselamatan yang digenapkan melalui Yesus Kristus ini dapat membuat orang Yahudi dan juga orang non Yahudi bersama-sama dihidupkan karena Kristus, bersama-sama diselamatkan, dan menjadi komunitas iman yang satu, melalui Yesus Kristus.

Dalam hal konten tindakan, kata kerja kedua umumnya diartikan sebagai membangkitkan, tetapi ini tumpang tindih dengan arti kata kerja pertama menghidupkan. Tentu saja, Paulus bisa mengungkapkan tindakan yang sama dalam dua kata kerja, dan di antara kedua kata kerja ini Paulus menambahkan kalimat penjelasan untuk menunjukkan bahwa oleh kasih karunia kamu diselamatkan, jadi dia membawakan ulang makna membangkitkan di ayat 6 juga sangat alami. Namun, kata kerja ini hanya muncul dua kali dalam Perjanjian Baru, dan tidak banyak penggunaan di luar Perjanjian Baru, jika kita mengacu pada versi asli dari kata ini tanpa awalan, selain arti bangun, bangkit, kata ini juga memiliki makna naik, angkat, ditingkatkan. Oleh karena itu, ketiga kata kerja ini dapat dipahami sebagai tiga bagian dari keselamatan Yesus Kristus, yaitu kita karena percaya kepada Yesus Kristus dapat dibangkitkan secara rohani, dan kita ditingkatkan ke sorga dan mendapat tempat bersama-sama dengan Dia di sorga.

Ketiga kata kerja ini semuanya muncul dalam bentuk infinitif, mencerminkan bahwa Paulus menggambarkan integritas keutuhan tindakan. Meskipun infinitif itu sendiri tidak berarti bahwa tindakan tersebut telah selesai, tetapi frasa penjelasan yang ditempatkan di sini di paruh kedua ayat 5 menggunakan perfect participle bentuk telah terlaksana untuk menunjukkan keadaan bahwa kita sekarang sudah diselamatkan, jadi Paulus melihat ketiga tindakan ini dalam perspektif telah digenapkan. Dari perspektif ini, orang percaya melalui anugerah Yesus Kristus telah dibangkitkan dan memiliki kehidupan baru, dan mereka juga telah ditingkatkan ke sorga, menjadi warga kerajaan sorga, dan juga duduk di sorga bersama-sama Yesus Kristus.

Renungkan:
Kita telah memperoleh keselamatan ini dan identitas kita telah berubah. Kiranya hidup kita menunjukkan kemuliaan anugerah Allah.


Renungan pemahaman Surat Efesus

Renungan pemahaman Surat atau Kitab yang lain


Diterjemahkan dari 「爾道自建 Ěr Dào Zì Jiàn」, tema Surat Efesus 1-3 ditulis oleh 潘仕楷 (Pān Shì Kǎi) yang dipublikasi pada bulan Desember 2020 merupakan hak cipta (copyright) Alliance Bible Seminary H.K (建道神學院 Jiàn Dào Shén Xué Yuàn).


Renungan untuk Kalangan Kristen.


Iklan yang ada bukan milik blog ini, tetapi milik WordPress penyedia fasilitas blog tanpa biaya.