Tag Archives: Anatot

Yeremia 1:1-3

「Yeremia Mendapat Panggilan」

Ditulis oleh 曾錫華 (Zēng Xī Huá) Alliance Bible Seminary H.K.

(Yer. 1:1-3 [ITB])
1Inilah perkataan-perkataan Yeremia bin Hilkia, dari keturunan imam yang ada di Anatot di tanah Benyamin.
2Dalam zaman Yosia bin Amon, raja Yehuda, dalam tahun yang ketiga belas dari pemerintahannya datanglah firman TUHAN kepada Yeremia.
3Firman itu datang juga dalam zaman Yoyakim bin Yosia, raja Yehuda, sampai akhir tahun yang kesebelas zaman Zedekia bin Yosia, raja Yehuda, hingga penduduk Yerusalem diangkut ke dalam pembuangan dalam bulan yang kelima.

Yeremia dilahirkan di tanah Benyamin di kota Anatot, desa kecil sekitar tiga mil Timur Laut Yerusalem, salah satu kota yang dibagikan oleh Yosua kepada keturunan Harun (Yosua 21:15-19; 1 Taw. 6:60), maka itu adalah kota imam. Menurut tradisi, Yeremia seharus menjadi imam, tapi kita tidak punya bukti bahwa ia pernah menjadi imam, mungkin karena dia masih sangat muda ketika ia dipanggil untuk menjadi nabi.

Kitab Yeremia dibuka dengan mengatakan: 「Inilah perkataan-perkataan Yeremia …」(Yer. 1:1) sehingga kita dapat yakin bahwa isi asli kitab ini adalah berasal dari nabi Yeremia. Tapi dia menjadi seorang nabi selama lebih dari 40 tahun, di mana masyarakat itu penuh kekacauan dan perang, Yeremia pernah dipenjarakan, dilemparkan ke dalam sumur kering, dan akhirnya ditawan ke Mesir, sehingga sulit untuk membayangkan bahwa Yeremia bisa menyimpan naskah asli dan menjilidkannya menjadi sebuah buku. Kitab Yeremia juga mencatat bahwa nabi Yeremia melalui Barukh seorang sekretaris untuk membacakan manuskripnya untuk raja Yoyakim, sehingga kemungkinan bahwa Barukh dan orang lain seperti dia yang mengumpulkan serta menjilidkan perkataan Yeremia selama hidupnya dan biografinya, sehingga menjadi Kitab Yeremia seperti yang kita baca di tangan kita hari ini, dan kita percaya bahwa ada kepemimpinan dan pengaturan dari Roh Kudus, maka kita akan membacanya sesuai urutan dalam susunan kitab.

Kitab Yeremia adalah sebuah buku yang sulit untuk dibaca, pertama-tama karena panjangnya, jika dihitung jumlah kata-kata dalam bahasa asli, merupakan kitab yang terpanjang dalam Alkitab. Selain itu, kontennya tidak disunting secara kronologis, dan cara penulisan yang beragam, ada bentuk narasi, khotbah, puisi, dll, jadi ada beberapa bagian tidak mudah untuk dipahami, kadang-kadang ada beberapa tema yang terus berulang, seperti: kejahatan dan pemberontakan Israel, serta penghakiman Tuhan dan lain-lain.

Jika buku ini begitu sulit untuk dibaca, mengapa harus kita mendengarkan apa yang dikatakan seorang nabi 2.600 tahun lalu? Meskipun kitab Yeremia dimulai dengan perkataan: 「Inilah perkataan-perkataan Yeremia …」(Yer. 1:1), tapi di belakang selalu berkata 「Inilah firman Tuhan,」 ini adalah karena 「… datanglah firman TUHAN kepada Yeremia」 ( Yer. 1:2), dan Yeremia sepanjang hidupnya dengan setia dan akurat menyampaikan Firman Allah, kata-kata dan perbuatan serta catatannya menjadi bagian dari Kitab Suci. Kita harus membaca kitab Yeremia, karena itu adalah Firman Tuhan! Hari ini kita adalah sama seperti orang-orang zaman Yeremia, apa yang paling kita butuhkan adalah Firman Tuhan.

Kitab Yeremia adalah sebuah buku yang sulit untuk dibaca, tapi sepanjang umur hidup Yeremia terlebih lagi menyedihkan! Dia adalah seorang nabi di masa akhir Yehuda kerajaan selatan Israel, dan dalam masa gelap sebelum kehancuran kerajaan, terdapat juga nabi yang satu masa adalah Habakuk dan Zefanya. Yeremia tidak hanya menjadi nabi dalam jangka waktu yang sangat lama, tetapi juga menjadi saksi bagaimana Yehuda dari kemakmuran menuju kehancuran. Dalam menghadapi sekelompok umat yang durhaka, melawan perkataan Tuhan, nabi Yeremia hanya bisa dengan setia memberitakan perkataan Tuhan, serta dengan air mata menubuatkan kedatangan penghakiman Allah, dan akhirnya menyaksikan penggenapan nubuat Tuhan yang ia sampaikan sendiri, yakni kehancuran negara dan keluarga yang pecah belah, kota suci Yerusalem dimusnahkan dan umat ditawan.

Jelas bahwa masalahnya bukan tidak ada Firman Allah, tetapi orang tidak bisa atau tidak bersedia menerima! Ibrani 5:11-14 mengatakan: 「11 Tentang hal itu banyak yang harus kami katakan, tetapi yang sukar untuk dijelaskan, karena kamu telah lamban dalam hal mendengarkan. 12 Sebab sekalipun kamu, ditinjau dari sudut waktu, sudah seharusnya menjadi pengajar, kamu masih perlu lagi diajarkan asas-asas pokok dari penyataan Allah, dan kamu masih memerlukan susu, bukan makanan keras. 13 Sebab barangsiapa masih memerlukan susu ia tidak memahami ajaran tentang kebenaran, sebab ia adalah anak kecil. 14 Tetapi makanan keras adalah untuk orang-orang dewasa, yang karena mempunyai pancaindera yang terlatih untuk membedakan yang baik dari pada yang jahat.」

Di bawah matahari tidak ada hal yang baru, hari ini gereja juga menghadapi masalah yang sama: bukanlah kurang orang, juga bukan tidak ada Firman Tuhan, tapi kurang orang-orang yang bersedia membayar harga untuk mempelajari kebenaran Alkitab dan mau mendengarkan! Dunia sekarang ini masih dalam cengkeraman musuh yang menindas Firman Tuhan, dan beberapa gereja dipenuhi dengan orang percaya yang hanya dapat makan susu, tidak bisa atau tidak mau makan makanan keras. Jika gereja dipenuhi para murid yang tidak mau memikul salib dan tidak mau mengikuti Tuhan, gereja akan dibawa kedalam bahaya mengkhianati Firman oleh godaan arus sekuler dan bidah. Apa yang paling dibutuhkan oleh gereja dan kita hari ini adalah Firman Allah — Alkitab!

Renungkan:

  1. Apakah saya merindukan untuk Firman Tuhan, bersedia memakai waktu untuk membaca Alkitab dan berdoa?
  2. Apakah saya adalah seorang percaya yang 「makan susu」 atau seorang murid yang bisa makan 「makanan keras」?
  3. Apa yang harus Anda lakukan untuk menjadi seorang rohani yang 「hati yang paham, rohani yang hidup, yang dapat membedakan antara baik dan jahat」? Berdoalah untuk diri sendiri!

Daftar renungan pemahaman (silahkan klik untuk membuka)

Daftar renungan pemahaman (silahkan klik untuk membuka)


Diterjemahkan dari 「爾道自建 Ěr Dào Zì Jiàn」, tema Kitab Yeremia 1-17 ditulis oleh 曾錫華 (Zēng Xī Huá) yang dipublikasi pada bulan Juli 2018, merupakan hak cipta (copyright) Alliance Bible Seminary H.K (建道神學院 Jiàn Dào Shén Xué Yuàn).