Amsal 12:1-15

Hati yang mencintai didikan
Oleh Rev. Dr. Joshua Mak
Alliance Bible Seminary H.K.

(Amsal 12:1-15 [ITB])
1 Siapa mencintai didikan, mencintai pengetahuan;
………tetapi siapa membenci teguran, adalah dungu.
2 Orang baik dikenan TUHAN,
………tetapi si penipu dihukum-Nya.
3 Orang tidak akan tetap tegak karena kefasikan,
………tetapi akar orang benar tidak akan goncang.
4 Isteri yang cakap adalah mahkota suaminya,
………tetapi yang membuat malu adalah seperti penyakit yang membusukkan tulang suaminya.
5 Rancangan orang benar adalah adil,
………tujuan orang fasik memperdaya.
6 Perkataan orang fasik menghadang darah,
………tetapi mulut orang jujur menyelamatkan orang.
7 Orang fasik dijatuhkan sehingga mereka tidak ada lagi,
………tetapi rumah orang benar berdiri tetap.
8 Setiap orang dipuji seimbang dengan akal budinya,
………tetapi orang yang serong hatinya, akan dihina.
9 Lebih baik menjadi orang kecil, tetapi bekerja untuk diri sendiri,
………dari pada berlagak orang besar, tetapi kekurangan makan.
10 Orang benar memperhatikan hidup hewannya,
………tetapi belas kasihan orang fasik itu kejam.
11 Siapa mengerjakan tanahnya, akan kenyang dengan makanan,
………tetapi siapa mengejar barang yang sia-sia, tidak berakal budi.
12 Orang fasik mengingini jala orang jahat,
………tetapi akar orang benar mendatangkan hasil.
13 Orang jahat terjerat oleh pelanggaran bibirnya,
………tetapi orang benar dapat keluar dari kesukaran.
14 Setiap orang dikenyangkan dengan kebaikan oleh karena buah perkataan,
………dan orang mendapat balasan dari pada yang dikerjakan tangannya.
15 Jalan orang bodoh lurus dalam anggapannya sendiri,
………tetapi siapa mendengarkan nasihat, ia bijak.

Dalam 《Kitab Amsal》 bagian kumpulan kedua, ayat pertama dari setiap pasal memiliki kesamaan, yakni terlebih dahulu memperkenalkan subjek dari pasal tersebut: 10:1 Amsal-amsal Salomo adalah seruan kepada pembaca untuk mendengarkan pengajaran dari sang bijak; 11:1 batu timbangan yang tepat berkenan kepada-Nya mengingatkan pembaca bahwa Allah berkenan kepada orang yang jujur; 12:1 mencintai didikan, mencintai pengetahuan memotivasi pembaca untuk memiliki hati yang mau menerima didikan.

Ada tiga aspek ajaran dalam perikop hari ini. Aspek pertama adalah ayat 1-7, bagian ini merupakan kelanjutan dari pesan 11:16-31. Kemarin kita telah melihat hubungan antara tindakan dan konsekuensi (action-consequences). Dalam perikop hari ini, orang bijak telah menambahkan satu elemen lagi, yaitu rancangan, yang merupakan hubungan rancangan – tindakan – hasil / konsekuensi. Di ayat 5 pada dasarnya adalah rancangan , hati pikiran (CUV Mandarin), desain (Lv Zhenzhong), atau rencana (NIV). Di sini kita melihat bagaimana pikiran hati manusia maka demikian keputusan tindakannya. Pikiran atau rancangan orang benar membawakan keadilan kebenaran, tetapi perkataan orang fasik menghadang darah, menyembunyikan pisau dalam senyum, tuduhan fitnah, mencelakakan orang lain. Apakah rancangan pikiran dan tindakan adil dari orang benar akan dikasihi TUHAN ? Ayat Alkitab menunjukkan bahwa orang benar memiliki dasar yang kokoh, yaitu, akar yang tidak akan goyah (ayat 3), rumah orang benar berdiri tetap (ayat 7), dan akar yang mendatangkan hasil. (ayat 12).

Aspek kedua dari bagian ini ayat 8-12. Memang, secara sekilas kita tidak melihat saling keterkaitan dari ayat-ayat ini. Ayat 9 berbicara tentang arogansi, untuk pertama kalinya muncul ucapan dalam bentuk lebih baik … (‘Better-than’ sayings) yang berbicara tentang dua gagasan kontras, akan muncul lebih banyak lagi di ayat 16-29. Ayat 10 berbicara tentang ternak, sedangkan ayat 11 tentang bertani, dari ayat 9-11 kita melihat bahwa hamba, ternak, ladang dan barang yang dikejar, semuanya memiliki kesamaan yakni berhubungan dengan pekerjaan. Kitab Suci menunjukkan bahwa majikan menghormati para hamba, menghargai kehidupan hewan dan pekerja keras bertani, dll., mereka memiliki keserupaan yakni menghubungkan kehidupan dan pekerjaan. Dalam kitab Rut, kita melihat bahwa kehidupan Boas, tuan dan hamba dapat saling memberkati (Rut 2:4, datanglah Boas dari Betlehem. Ia berkata kepada penyabit-penyabit itu: 『TUHAN kiranya menyertai kamu.』 Jawab mereka kepadanya: 『TUHAN kiranya memberkati tuan!』). Kita dapat melihat dari Alkitab bahwa kehidupan orang benar diungkapkan memancar dalam pekerjaan.

Ketika kita dengan cepat membaca ayat-ayat hari ini secara sekaligus, kita menemukan bahwa ayat 1 Siapa mencintai didikan, mencintai pengetahuan; tetapi siapa membenci teguran, adalah dungu saling berkorespondensi dengan ayat 15 jalan orang bodoh lurus dalam anggapannya sendiri, tetapi siapa mendengarkan nasihat, ia bijak. Dalam menghadapi teguran (nasihat) orang-orang benar memiliki hati untuk diajar dan bersedia mengikuti yang baik. Tetapi beberapa orang meremehkan kritik dari orang lain, dan mereka membenci teguran (ayat 1), ada yang berpikir bahwa mereka tidak akan pernah salah, seperti Orang dungu merasa dirinya tak pernah salah (ayat 15, BIMK). Ketika kita bersedia mendengarkan kebenaran atau bersedia mendengarkan nasihat, dan merenungkan apakah kita memiliki prasangka atau bias, maka kita adalah orang memiliki akal budi.

Renungkan:
(1) Berdoa agar dalam renungan saat teduh setiap hari, setiap mendalami Alkitab dan setiap kali saya mendengarkan khotbah, Tuhan memampukan saya memiliki hati yang mau diajar, mendengarkan, belajar dan melakukannya dengan rendah hati;
(2) Memohon Tuhan menganugerahkan kasih karunia: Janganlah kamu memikirkan hal-hal yang lebih tinggi dari pada yang patut kamu pikirkan, tetapi hendaklah kamu berpikir begitu rupa, sehingga kamu menguasai diri menurut ukuran iman, yang dikaruniakan Allah kepada kamu masing-masing (Roma 12:3). Marilah merenungkan apa yang perlu saya pelajari atau tingkatkan.


Renungan pemahaman Kitab Amsal

Renungan pemahaman Surat atau Kitab yang lain


Diterjemahkan dari 「爾道自建 Ěr Dào Zì Jiàn」, tema Kitab Amsal 10-22 ditulis oleh Rev. Dr. Joshua Mak (麥耀光 Mài Yào Guāng) dipublikasi pada bulan Juni 2021 merupakan hak cipta (copyright) Alliance Bible Seminary H.K (建道神學院 Jiàn Dào Shén Xué Yuàn).


Renungan untuk Kalangan Kristen.


Iklan yang ada bukan milik blog ini, tetapi milik WordPress penyedia fasilitas blog tanpa biaya.