「Yesus dan Yerusalem」
Oleh Dr. John Chan Wai-on
Alliance Bible Seminary H.K.
(Yohanes 2:13 [ITB])
13 Ketika hari raya Paskah orang Yahudi sudah dekat, Yesus berangkat ke Yerusalem.
Kisah Yesus membersihkan Bait Suci tidak hanya muncul dalam Injil Yohanes, tetapi juga dalam keempat kitab Injil. Namun, menurut ketiga Injil lainnya, pembersihan Bait Suci oleh Yesus adalah tahap terakhir dari kehidupan pengabaran Injil-Nya, dan hanya Injil Yohanes yang mencatat peristiwa ini di awal kehidupan pengabaran Injil-Nya. Untuk menyeimbangkan perbedaan antara kedua catatan tersebut, beberapa ahli percaya bahwa Yesus membersihkan Bait Suci dua kali, sekali di awal dan sekali lagi di akhir kehidupan pengabarannya. Tentu saja, kita belum perlu berurusan dengan perbedaan itu di sini.
Bagaimanapun, Injil Yohanes mencatat bahwa Yesus memasuki Yerusalem untuk Paskah pada tahun-tahun awal kehidupan pengabaran Injil-Nya, dan itu mengungkapkan ketegangan halus antara Yesus dan Yerusalem — Yesus menghancurkan jalannya perdagangan di Bait Suci pada Paskah di Yerusalem; kemudian, pada Paskah di Yerusalem juga Yesus dipaku sampai mati di kayu salib. Jangan lupa! Yesus adalah Mesias, Dia adalah Raja orang Yahudi; dan Yerusalem justru adalah kota suci orang Yahudi. Hubungan antara Yesus dan Yerusalem tampaknya tidak terlalu baik.
Injil Yohanes secara khusus memperlihatkan bahwa tindakan 「pembersihan Bait Suci」 setelah 「pesta perkawinan di Kana」, membentuk kontras yang luar biasa. Pesta pernikahan Kana adalah berkat di atas sukacita. Namun, kisah pembersihan Bait Suci adalah menjungkirbalikkan dan menghancurkan sistem nilai yang ada. Jelas, Yesus menantang apa yang ada di Bait Suci ini. Kita bertanya, apa arti Yerusalem? Ada dua Paskah, pertama adalah Yesus menghancurkan perbuatan duniawi Bait Suci, dan kedua kalinya adalah perbuatan duniawi meruntuhkan Yesus — Yesus Kristus sebagai Bait Suci. Namun, dua 「menghancurkan」 dan 「meruntuhkan」 tampaknya membawa hasil yang baik. Jadi, bagaimana kita bisa memahami 「menghancurkan」 dan 「meruntuhkan」?
Renungkan:
Apakah ada sesuatu yang 「dihancurkan」 atau 「diruntuhkan 」 dalam hidup Anda? Apakah itu berkat? Atau kutukan? Mari kita renungkan kembali.
Renungan pemahaman Injil Yohanes
Renungan pemahaman Injil Yohanes 2:1-3:15
Renungan pemahaman Surat atau Kitab yang lain
Diterjemahkan dari 「爾道自建 Ěr Dào Zì Jiàn」, tema Injil Yohanes 2:1-3:15 ditulis oleh Chén Wéi Ān (陳韋安) yang dipublikasi pada bulan Mei 2020 merupakan hak cipta (copyright) Alliance Bible Seminary H.K (建道神學院 Jiàn Dào Shén Xué Yuàn).
Renungan untuk Kalangan Kristen.
Iklan yang ada bukan milik blog ini, tetapi milik WordPress penyedia fasilitas blog tanpa biaya.