「Keadaan Berubah」
Ditulis oleh 何啟明 (Hé Qǐ Míng) Alliance Bible Seminary H.K.
(Untuk Kalangan Kristen.)
(Est. 9:1-10 [ITB])
1 Dalam bulan yang kedua belas–yakni bulan Adar–,pada hari yang ketiga belas, ketika titah serta undang-undang raja akan dilaksanakan, pada hari musuh-musuh orang Yahudi berharap mengalahkan orang Yahudi, terjadilah yang sebaliknya: orang Yahudi mengalahkan pembenci-pembenci mereka.
2 Maka berkumpullah orang Yahudi di dalam kota-kotanya di seluruh daerah raja Ahasyweros, untuk membunuh orang-orang yang berikhtiar mencelakakan mereka, dan tiada seorangpun tahan menghadapi mereka, karena ketakutan kepada orang Yahudi telah menimpa segala bangsa itu. 3 Dan semua pembesar daerah dan wakil pemerintahan dan bupati serta pejabat kerajaan menyokong orang Yahudi, karena ketakutan kepada Mordekhai telah menimpa mereka. 4 Sebab Mordekhai besar kekuasaannya di dalam istana raja dan tersiarlah berita tentang dia ke segenap daerah, karena Mordekhai itu bertambah-tambah besar kekuasaannya.
5 Maka orang Yahudi mengalahkan semua musuhnya: mereka memukulnya dengan pedang, membunuh dan membinasakannya; mereka berbuat sekehendak hatinya terhadap pembenci-pembenci mereka. 6 Di dalam benteng Susan saja orang Yahudi membunuh dan membinasakan lima ratus orang. 7 Juga Parsandata, Dalfon, Aspata, 8 Porata, Adalya, Aridata, 9 Parmasta, Arisai, Aridai dan Waizata, 10 kesepuluh anak laki-laki Haman bin Hamedata, seteru orang Yahudi, dibunuh oleh mereka, tetapi kepada barang rampasan tidaklah mereka mengulurkan tangan.
Pasal 9 mencatat proses penyelesaian terhindarnya orang Yahudi dari pembersihan etnis, ini adalah peristiwa yang terjadi delapan bulan setelah peristiwa yang dicatat di pasal 8. Haman telah dieksekusi dan Mordekhai telah menggantikan posisinya; dekret yang diumumkan Haman dan Mordekhai bersamaan dijalankan pada hari yang sama (lihat Est. 3:7, 13; 8:1 – 2). Dekret Mordekhai (Est. 8:11-12) tidak dapat menghapuskan keputusan Haman (Est. 3:12-13) tetapi hanya dapat mengimbanginya saja, sehingga terjadilah perlawanan dan peristiwa pembunuhan yang tercatat dalam pasal 9 ini. Catatan ini (Est. 9:1-10) berisi narasi yang umum dan terperinci; ayat 1-5 tentang kemenangan orang Yahudi, dan ayat 6-10 adalah rincian jumlah musuh yang dibunuh oleh orang Yahudi di Puri Susan, dan kematian anak Haman.
Mordekhai dalam 9 bulan, waktu yang singkat sebagai Perdana Menteri, nama dan kekuasaannya telah tersiar di seluruh kerajaan Persia, dan terkenal diketahui semua orang. Oleh karena itu, di kerajaan Persia 「semua pembesar daerah dan wakil pemerintahan dan bupati serta pejabat kerajaan menyokong orang Yahudi karena takut pada Mordekhai」 (Est. 9:3). Orang-orang dalam keluarga kerajaan, pemegang kekuasaan yang sesungguhnya yakni 「pejabat kerajaan」 juga membantu orang Yahudi, tidak akan ikut campur mencegah ketika mereka membunuh para pembenci mereka. Pada waktu itu, semua bangsa takut kepada orang-orang Yahudi (Est. 9:2c), dan Mordekhai (Est. 9:3b), karena Mordekhai menggantikan posisi Haman, kekuasaan telah berpindah ke tangan dia. Tapi yang paling penting adalah mereka tahu bahwa orang Yahudi telah dibalikkan dari bencana menjadi aman, lemah menjadi kuat, karena Allah Maha kuasa yang mereka percaya, bertindak di balik punggung mereka. Oleh karena itu, orang Yahudi tak terbendungkan, menang di setiap bagian.
Catatan berdarah ini, membuat banyak orang membencinya, merasa terlalu banyak menuliskan kejahatan orang agama asing dan warna Yahudi yang terlalu kuat, sulit untuk menerimanya. Namun, kita perlu memperhatikan tiga poin berikut:
Pertama, ini adalah perang pembelaan diri. Orang Yahudi tidak mengambil inisiatif memprovokasi perang, mereka berjuang hanya untuk menyelamatkan dan melindungi nyawa serta harta keluarga mereka. Mereka menaklukkan orang-orang yang membenci mereka (Est. 9:1c), dan membunuh para penyerang (Est. 9:2b), dan membunuh semua musuh dengan pedang (Est. 9:5a). Ayat 5 menyebutkan bahwa orang Yahudi 「berbuat sekehendak hatinya terhadap pembenci-pembenci mereka.」 (Est. 9:5b), bukan berarti mereka bisa melakukan apapun yang mereka inginkan, tetapi menyatakan bahwa mereka secara moral netral.
Kedua, ini adalah pembunuhan yang terbatas. Orang Yahudi membunuh musuh, para pembenci mereka, semua korban adalah para pejuang musuh, mereka bukan anak-anak yang tidak bersalah, bukan yang tak bersenjata atau orang tua serta wanita. Mungkin beberapa orang Yahudi akan cukup kejam terhadap musuh, karena Alkitab tidak pernah menggambarkan mereka sebagai orang yang lebih baik daripada yang lain. Namun jikalau ada, itu juga hanya segelintir pribadi yang buruk.
Ketiga, ini adalah pertempuran penuh kontrol diri. Narator sengaja tiga kali menyebutkan bahwa orang Yahudi tidak menjarah harta dan milik musuh (Est. 9:10, 15, 16). Dalam budaya dimana pemenang selalu merampok harta musuh, namun mereka tidak melakukannya, ini adalah situasi yang tidak biasa, tentu membuat orang-orang dalam kerajaan Persia membuka mata lebar-lebar tercengang, dan berita ini akan menyebar, sehingga orang tahu bahwa orang-orang Yahudi bukanlah bertempur demi menginvasi orang lain, atau demi merampok harta benda milik musuh mereka.
Singkatnya, orang-orang Yahudi tidak hanya mengendalikan musuh, tapi juga mengendalikan diri.
Renungkan:
Ketika Anda menghadapi bahaya dan dibalikkan dari bahaya menjadi aman, apakah Anda berpikir bahwa TUHAN telah membantu Anda?
Ketika Anda menghadapi serangan orang lain dan Anda mampu untuk membela diri, maukah Anda meminta Tuhan untuk membantu Anda berusaha mengendalikan diri dan tidak melakukan perbuatan sekehendak hati?
Daftar renungan pemahaman Kitab Ester (silahkan klik untuk membuka)
Daftar renungan pemahaman Surat atau Kitab yang lain (silahkan klik untuk membuka)
Diterjemahkan dari 「爾道自建 Ěr Dào Zì Jiàn」, tema Kitab Ester ditulis oleh Penulis: 何啟明 (Hé Qǐ Míng) yang dipublikasi pada bulan September 2018, merupakan hak cipta (copyright) Alliance Bible Seminary H.K (建道神學院 Jiàn Dào Shén Xué Yuàn).
Untuk Kalangan Sendiri.