Ester 8:15-17

「Bersukacia Menikmati Penghormatan」

Ditulis oleh 何啟明 (Hé Qǐ Míng) Alliance Bible Seminary H.K.
(Untuk Kalangan Kristen.)

(Est. 8:15-17 [ITB])
15 Dan Mordekhai keluar dari hadapan raja dengan memakai pakaian kerajaan dari pada kain ungu tua dan kain lenan, dengan memakai tajuk emas yang mengagumkan serta jubah dari pada kain lenan halus dan kain ungu muda. Maka kota Susanpun bertempiksoraklah dan bersukaria: 16 orang Yahudi telah beroleh kelapangan hati dan sukacita, kegirangan dan kehormatan.
17 Demikian juga di tiap-tiap daerah dan di tiap-tiap kota, di tempat manapun titah dan undang-undang raja telah sampai, ada sukacita dan kegirangan di antara orang Yahudi, dan perjamuan serta hari gembira; dan lagi banyak dari antara rakyat negeri itu masuk Yahudi, karena mereka ditimpa ketakutan kepada orang Yahudi.

Setelah perintah raja disebarkan ke semua penjuru negeri, seluruh keadaan terbalik, bersorak-sorai dan kebahagiaan menggantikan kesedihan. Suasana gembira dan bahagia menutupi seluruh negara, dan penulis kitab dalam rentang 3 ayat yang singkat menunjukkan bagaimana Puri Susan itu penuh dengan teriakan gembira (Est. 8:15b), orang-orang Yahudi penuh cahaya mulia, kebahagiaan (Est. 8:16a), dan bagaimana orang Yahudi bergembira (Est. 8:17a). Suasana gembira ini dimulai dari Mordekhai dan meluas kepada orang Yahudi di seluruh negeri.

Mordekhai dahulu dipermalukan oleh Haman, diminta untuk bersujud menyembah Haman, dan sekarang ia telah menggantikan posisi Haman dan dijunjung oleh seluruh bangsa; ia sebelumnya 「mengoyakkan pakaiannya, lalu memakai kain kabung dan abu, kemudian keluar berjalan di tengah-tengah kota, sambil melolong-lolong dengan nyaring dan pedih.」 (Est. 4:1b), sekarang dia memakai pakaian kerajaan dari kain ungu tua dan kain lenan, memakai tajuk emas yang mengagumkan, penuh kemuliaan, sukacita, kebahagiaan, dan kehormatan (Est. 8:16, 17). Sebelumnya 「ada perkabungan yang besar di antara orang Yahudi disertai puasa dan ratap tangis; oleh banyak orang dibentangkan kain kabung dengan abu sebagai lapik tidurnya」 (Est. 4:3), dan sekarang semua orang Yahudi dari seluruh negeri bergembira karena raja melalui Mordekhai mengumumkan dekret kedua. 「Kota Susanpun bertempiksoraklah dan bersukaria」 (Est. 8:15b) ini seharusnya bukan merujuk semua penduduk Puri Susan, tetapi hanya orang-orang Yahudi di kota tersebut, karena dekret ini hanya menguntungkan mereka, terkait dengan hidup atau matinya mereka.

Kitab Ester mencatat banyak perjamuan yang berbeda. Sebelum ini adalah perjamuan orang Persia, orang Yahudi hanya berpuasa, tapi sekarang itu pertama kalinya orang Yahudi berpesta dan merayakan. Mereka dengan iman percaya bahwa mereka pasti akan menang pertempuran sembilan bulan. Oleh karena itu, mereka mengadakan perjamuan lebih awal merayakan kemenangan, dan  sebagai hari kegembiraan (Est. 8:17a).

Orang Yahudi penuh sorak-sorai merayakannya, ketika banyak orang yang ada di dalam wilayah kerajaan Persia menyebut diri sebagai orang-orang Yahudi karena takut pada orang-orang Yahudi (Est. 8:17b). Apa yang mereka takuti? Jika mereka memang tidak bangkit melawan orang Yahudi, mereka tidak perlu takut, karena dekret hanya ijinkan orang Yahudi membunuh orang-orang yang menyerang mereka. Mereka sangat mungkin mengamati dan merasakan bahwa dibalik pembalikan nasib orang Yahudi ada Allah Yehova mendukung mereka, Allah iman orang Yahudi, dan karena itu banyak orang menyebut diri mereka orang Yahudi, yakni masuk menjadi  Yahudi atau sekedar mengklaim diri adalah orang Yahudi. Orang-orang mengaku Yahudi, mungkin melihat Mordekhai memegang kekuasaan, melihat angin bertiup menguntungkan  di sisi orang-orang Yahudi, secara mulut mengakui; tapi pasti ada beberapa yang benar-benar mengubah iman mereka setelah melihat tindakan Tuhan orang Yahudi.

Entah perubahan iman yang sungguh atau palsu, pengalaman Yahudi lepas dari kematian berganti masuk ke dalam hidup, pasti akan memiliki dampak positif pada orang-orang sekitarnya. Pengalaman Mordekhai dan orang Yahudi di kerajaan Persia penuh sukacita dan kegembiraan untuk menikmati mulia, kelepasan dari bencana adalah kesaksian bahwa TUHAN adalah Allah yang setia.

Renungkan:
Apakah kesaksian kehidupan kita dan kehidupan gereja mampu mendorong orang-orang di sekitar kita untuk lebih rindu mengenal Allah yang kita percaya?


Daftar renungan pemahaman Kitab Ester (silahkan klik untuk membuka)

Daftar renungan pemahaman (silahkan klik untuk membuka)


Diterjemahkan dari 「爾道自建 Ěr Dào Zì Jiàn」, tema Kitab Ester ditulis oleh Penulis: 何啟明 (Hé Qǐ Míng) yang dipublikasi pada bulan September 2018, merupakan hak cipta (copyright) Alliance Bible Seminary H.K (建道神學院 Jiàn Dào Shén Xué Yuàn).


Untuk Kalangan Sendiri.