Mazmur 128

「Orang yang Berbahagia」

Ditulis oleh 黃天逸 (Huáng Tiān Yì) Alliance Bible Seminary H.K.

(Maz. 128:1-6 [ITB])
1Nyanyian ziarah. Berbahagialah setiap orang yang takut akan TUHAN, yang hidup menurut jalan yang ditunjukkan-Nya!
2Apabila engkau memakan hasil jerih payah tanganmu, berbahagialah engkau dan baiklah keadaanmu!
3Isterimu akan menjadi seperti pohon anggur yang subur di dalam rumahmu; anak-anakmu seperti tunas pohon zaitun sekeliling mejamu!
4Sesungguhnya demikianlah akan diberkati orang laki-laki yang takut akan TUHAN.
5Kiranya TUHAN memberkati engkau dari Sion, supaya engkau melihat kebahagiaan Yerusalem seumur hidupmu, 6dan melihat anak-anak dari anak-anakmu! Damai sejahtera atas Israel!

Mengapa dapat dikatakan bahwa Maz. 128:1-6 merupakan penjelasan terbaik dan penerapan dari Mazmur 1? Dengan pengamatan yang cermat, 「Berbahagialah orang … apa saja yang diperbuatnya berhasil」 (Maz. 1:1-3) bertepatan serta saling bersambut dengan ayat 1-2 dari Mazmur 128 ini, ketika Maz. 1:3 mengatakan 「Ia seperti pohon, yang ditanam di tepi aliran air, yang menghasilkan buahnya pada musimnya, dan yang tidak layu daunnya」, maka sama seperti istri orang yang diberkati adalah 「seperti pohon anggur yang subur (menghasilkan banyak buah )」 (Maz. 128:3), dan bahkan 「anak-anakmu … sekeliling mejamu」 berbuah banyak. Bagaimana sebaiknya kita memahami puisi ini?

Maz. 128:1 dapat diterjemahkan secara langsung sebagai 「Orang bahagia / siapapun / takut hormat / TUHAN / mematuhi / Firman-Nya」. Dengan demikian, penekanan Pemazmur bukanlah pada berbagai macam 「berkat」, tetapi pada apakah para peziarah bersedia untuk 「takut hormat 」 akan Allah dan 「taat melaksanakan Firman-Nya」.

Dengan menanggapi teks sebelumnya Mazmur 127 yang berbicara tentang permasalahan raja Salomo, kita akan terlebih lebih mengerti apa yang Pemazmur hendak memberitahukan kepada kita: 「berkat」 bukanlah apa yang dapat kita perjuangkan untuk mendapatkannya, pada kenyataannya, raja Salomo dengan tepat memberitahu kita bagaimana semuanya berakhir dalam 「sia-sia」 (Maz. 127:1). Jadi apa yang bisa dilakukan peziarah dengan sekuat tenaga adalah untuk mencoba untuk tekun 「taat melaksanakan Firman-Nya」 dalam hidupnya.

「Takut hormat」 ─ karena kita tahu bahwa Tuhan tidak dapat dipandang rendah dipermainkan; 「taat melaksanakan Firman-Nya」 ─ karena kita tahu itu adalah tugas para peziarah dan respon kita yang berkenan kepada Allah.

Renungkan: 「Berbahagialah setiap orang yang takut akan TUHAN, yang hidup menurut jalan yang ditunjukkan-Nya!」 Pemazmur mengingatkan kita bahwa apa yang akan kita lakukan dengan segenap tenaga seharusnya bukanlah masalah hidup kita, karena Allah pasti akan memberi kita makanan sehari-hari, kita justru harus memakai habis seluruh tenaga selama hidup kita untuk hormat takut akan Allah, dan mengikuti Firman-Nya. Dalam hidup kita dan sepanjang waktu mencerminkan iman kepercayaan kita. Mungkin yang ada di depan mata kita tidak sesuai seperti yang kita pikirkan, tetapi cobalah bertanya: tidak akankah Allah memberikan yang terbaik kepada kita? (Setidaknya kita harus memiliki kepercayaan yang demikian ini sepanjang waktu.)

Isi dari 「berkat」 yang disebutkan dalam Maz. 128:2-6 tidak selalu tepat sama dengan apa yang terjadi pada diri kita. Karena Tuhan adalah Allah yang memperhatikan kita, sehingga 「berkat」 yang telah Ia persiapkan untuk kita adalah yang paling cocok bagi kita, juga adalah yang 「dibuat khusus」 untuk diri kita pribadi.


(silahkan klik untuk membuka)


Diterjemahkan dari 「爾道自建 Ěr Dào Zì Jiàn」, tema Mazmur 120-134 ditulis oleh 黃天逸 (Huáng Tiān Yì) yang dipublikasi pada bulan Mei 2018, merupakan hak cipta (copyright) Alliance Bible Seminary H.K (建道神學院 Jiàn Dào Shén Xué Yuàn).