「TUHAN ── Pertolongan Kita」
Renungan ini merupakan terjemahan 「爾道自建 Ěr Dào Zì Jiàn」, tema Mazmur 120-134 ditulis oleh 黃天逸 (Huáng Tiān Yì) yang dipublikasi pada bulan Mei 2018 merupakan hak cipta (copyright) Alliance Bible Seminary H.K (建道神學院 Jiàn Dào Shén Xué Yuàn).
(Maz. 124:1-8 [ITB])
1Nyanyian ziarah Daud. Jikalau bukan TUHAN yang memihak kepada kita, biarlah Israel berkata demikian 2jikalau bukan TUHAN yang memihak kepada kita, ketika manusia bangkit melawan kita,
3maka mereka telah menelan kita hidup-hidup, ketika amarah mereka menyala-nyala terhadap kita;
4maka air telah menghanyutkan kita, dan sungai telah mengalir melingkupi diri kita,
5maka telah mengalir melingkupi diri kita air yang meluap-luap itu.
6Terpujilah TUHAN yang tidak menyerahkan kita menjadi mangsa bagi gigi mereka! 7Jiwa kita terluput seperti burung dari jerat penangkap burung; jerat itu telah putus, dan kitapun terluput!
8Pertolongan kita adalah dalam nama TUHAN, yang menjadikan langit dan bumi.
Ketika teks sebelumnya dalam Mazmur 124 telah begitu jujur membicarakan bahaya dan kesulitan yang dialamai para peziarah, Pemazmur pasti bukan hanya ingin mengungkapkan kebenaran. Dan pada kenyataannya, melalui uraian ini, Pemazmur sengaja memakai kaca pembesar memperlihatkan hal yang paling tidak layak untuk kita sukai dalam kehidupan, untuk membuat kita mengerti sebuah kebenaran yang cukup penting: Semua ini adalah dimensi yang sangat nyata dari kehidupan kita, para peziarah ── hari ini haruslah kita hadapi, bukan melarikan diri menghindarinya.
Pemazmur tidak menuduh Allah mengapa tidak menyingkirkan kesulitan pergi, dan pada saat yang sama juga tidak digambarkan bagaimana Tuhan dengan ajaib telah membantunya. Dia hanya menggunakan syair mazmur untuk memberikan kesaksian pengalaman nyata dirinya bagaimana dia dengan keyakinan kokoh percaya Tuhan sehingga melewati bahaya.
「Pertolongan kita adalah dalam nama TUHAN, yang menjadikan langit dan bumi」 Ini adalah terjemahan yang sangat menarik, bagaimana menjelaskan atau memahaminya?
Karena TUHAN Allah adalah pencipta langit dan bumi, maka apakah mungkin bahwa kesulitan dan bahaya yang kita hadapi akan melampaui pemeliharaan dan perhatian-Nya? John Calvin, seorang tokoh reformasi di abad ke-16, berkata: 「Allah senantiasa terus bekerja, mempertahankan dan memandu seluruh ciptaan-Nya, dengan perasaan sebagaimana seorang Bapa membimbing seluruh sejarah manusia. Gereja dan orang Kristen berada di tangan belas kasih sayang khusus Tuhan, tepat sama seperti Kristus adalah di tangan Allah.」
Mari kita ingat: 「Allah mengasihi 『kita』 lebih dari yang lakukan 『kita』!」
Renungkan: 「iman ─ mungkin adalah bertumbuh dari dalam situasi yang paling sulit, justru bukan berkembang keluar dari antara keadaan penuh kemudahan.」 Marilah kita dengan kokoh memahami bahwa Allah yang mengasihi kita, terus menerus menjaga memelihara kita, Ia tidak melipat lengan menonton, terserah semaunya kita berjuang di tengah-tengah penderitaan, tetapi Ia terus menerus beserta kita. Saat menghadapi tantangan yang besar, 「iman yang teguh」 ini membuat kita terlebih lagi dapat merasakan pengalaman dan memahami bagaimana 「TUHAN adalah pertolongan kita」!