Mazmur 65:1-13

「Harapan panen berkelimpahan」

Oleh Rev. Dr. Andrew Kwong (鄺炳釗)
Alliance Bible Seminary H.K.


(Mazmur 65:1-13 [ITB])
1 Untuk pemimpin biduan. Mazmur Daud. Nyanyian.

Bagi-Mulah selayaknya puji-pujian, ya Allah di Sion.
……Kepada-Mulah orang membayar nazar,
2 hai Engkau yang mendengarkan doa.

Kepada-Mulah semua orang datang menghadap
……3 karena bersalah.
Pelanggaran-pelanggaran kami melebihi kekuatan kami,
……tetapi Engkaulah yang menghapuskannya.
4 Berbahagialah orang yang Engkau pilih dan bawa dekat kepada-Mu;
……ia akan tinggal di pelataran-Mu.
Kiranya kami menjadi kenyang dengan segala yang baik di rumah-Mu,
……di bait-Mu yang kudus.

5 Dengan perbuatan-perbuatan yang dahsyat
dan dengan keadilan Engkau menjawab kami,
……ya Allah yang menyelamatkan kami,
Engkaulah kepercayaan segala ujung bumi
……dan samudra-samudra yang jauh;
6 Engkaulah yang menegakkan gunung-gunung dengan kekuatan-Mu,
……sedang pinggang-Mu berikatkan keperkasaan;
7 Engkaulah yang meredakan deru lautan,
……deru gelombang-gelombangnya
……dan kegemparan bangsa-bangsa!
8 Maka orang-orang yang tinggal di ujung-ujung bumi,
……kagum akan tanda-tanda mujizat-Mu;
tempat terbitnya pagi dan berlalunya senja.
……Kaubuat bersorak-sorai.
9 Engkau memperhatikan tanah itu dan menjadikannya subur,
……dan memperkayanya dengan hasil yang berlimpah.
Sungai Allah dengan penuh air;
……Engkau menyediakan gandum bagi mereka.
……Ya, demikianlah Engkau mempersiapkan tanah itu:
10 Engkau mengairi alur bajaknya,
……Engkau menggemburkan gumpalan-gumpalan tanahnya,
dengan hujan lebat Engkau menyuburkannya;
……Engkau memberkati tumbuh-tumbuhannya.
11 Engkau memahkotai tahun dengan kebaikan-Mu,
……jejak-Mu menggemukkan tanah;
12 tanah penggembalaan di padang gurun menghijau,
……bukit-bukit berikatpinggangkan sorak-sorai;
13 padang-padang rumput berpakaikan kawanan kambing domba,
……lembah-lembah berselimutkan gandum,
……semuanya bersorak-sorai dan bernyanyi-nyanyi.


Ayat 11 dari mazmur ini Engkau memahkotai tahun dengan kebaikan-Mu, jejak-Mu menggemukkan tanah adalah ayat kita ucapkan saat merayakan Tahun Baru. Apa artinya? Tentang apa keseluruhan mazmur ini? Mazmur ini adalah mazmur ucapan syukur kelompok, sebagai puji-pujian yang dinyanyikan kepada Allah selama perayaan festival, dan dapat digunakan untuk merayakan Tahun Baru dan panen musim gugur. Keseluruhan mazmur ini dibagi menjadi tiga bagian:

Ayat 1-4: bersyukur kepada Tuhan atas rahmat dan pengampunan dosa – bangsa Israel pernah mengalami kekeringan dan tidak ada hujan, kekeringan itu karena mereka telah berdosa kepada Tuhan, sehingga mereka bertobat, berdoa dan menaikkan nazar kepada-Nya. Allah menjawab doa mereka, mengampuni dosa-dosa mereka, dan menurunkan hujan lagi dari langit. Mereka pergi ke Bait Suci untuk memenuhi nazar mereka. Ayat 4 menggambarkan ketika mereka mempersembahkan persembahan syukur di Bait Suci seperti yang telah mereka janjikan, mereka merasakan betapa diberkati mereka beribadah kepada Allah di sana, dan mereka merasa puas serta kenyang dengan segala yang indah dan baik di tempat kediaman Allah (Bait Suci) ini. Apakah kita merasa bahwa pergi ke gereja dan ikut serta dalam ibadah bersama merupakan suatu berkat, sama seperti yang digambarkan mazmur ini (juga seperti Mazmur 84)? Apakah Anda menikmati manisnya persekutuan dengan Tuhan?

Ayat 5-8: syukur kepada Allah yang telah mengelola alam semesta – paragraf ini menekankan bahwa Tuhan adalah penguasa alam (seperti gunung dan lautan) serta semua manusia (ayat 6-7). Dialah Juruslamat (ayat 5) dan Yang Maha Perkasa (ayat 6), yang sanggup menundukkan dan menenangkan segala sesuatu; oleh karena itu, keajaiban-keajaiban yang terjadi dengan kuasa-Nya sungguh menakjubkan (ayat 8). Kita bukan saja harus mensyukuri pengampunan dosa yang diberikan Tuhan, tetapi kita juga harus mensyukuri kuasa-Nya yang nyata dalam alam. Kita juga harus percaya dan bersandar kepada-Nya sepanjang hidup kita, setia kepada-Nya sampai mati karena kebaikan dan kuasa-Nya.

Ayat 9-13: syukur kepada Allah karena memberkati bumi – ayat 9 menggambarkan bagaimana Allah memenuhi kebutuhan bangsa Israel, mengirimkan banyak hujan untuk mengairi bumi dan menghasilkan biji-bijian. Beginilah cara Allah mempersiapkan bumi. Ayat 10 menuliskan secara rinci bagaimana Allah mempersiapkan bumi, antara lain: hujan mengairi alur-alur, membasahi punggung bajak, menurunkan hujan untuk membuat tanah menjadi lunak, dan memberkati tanaman agar tumbuh. Ayat 11 Engkau memahkotai tahun dengan kebaikan-Mu, jejak-Mu menggemukkan tanah; kalimat pertama menggambarkan bahwa sepanjang tahun dapat memperoleh panen yang baik karena rahmat Allah; terjemahan harfiah dari kalimat kedua adalah rel keretamu meneteskan lemak, menggambarkan ketika gerbong yang memuat hasil panen lewat, barang-barang yang ditumpuk di atas gerbong terus berjatuhan ke tanah. Ini adalah adegan puitis yang menggambarkan hujan musim gugur yang diturunkan Allah Sang Pencipta ketika Dia lewat, segala sesuatu dihidupkan kembali, tanah menjadi makmur, padang rumput dipenuhi domba-domba yang menikmati pesta, dan ada nyanyian sorak-sorai di mana-mana (ayat 12-13).

Kata kebaikan (seperti Ulangan 30:9), juga diterjemahkan sebagai berkat (Kejadian 39:5; Ulangan 30:16), dalam Perjanjian Lama kebanyakan berfokus pada hal-hal materi, khususnya panen yang baik dan makanan yang cukup untuk bertahan hidup; tetapi, terkadang keduanya merujuk pada hal rohaniah, karena ayat 4 mazmur ini menyebutkan bahwa mereka yang mendekat kepada Allah diberkati. Berkat dalam Perjanjian Baru jelas bersifat rohani. Misalnya, Tuhan berfirman Berbahagialah (blessed), hai kamu yang miskin, karena kamulah yang empunya Kerajaan Allah (Lukas 6:20) Mengapa Tuhan menganggap orang miskin diberkati? Karena lebih mudah bagi mereka untuk percaya kepada Tuhan, tidak seperti sesungguhnya sukar sekali bagi seorang kaya untuk masuk ke dalam Kerajaan Sorga … lebih mudah seekor unta masuk melalui lobang jarum dari pada seorang kaya masuk ke dalam Kerajaan Allah! (Matius 19:23) Kita mempunyai berkat rohani dalam hidup ini. Kita juga menantikan pengharapan yang penuh berkat dan penampakan kemuliaan Allah yang maha besar, Juruselamat kita Yesus Kristus (Titus 2:13). Berkat dalam Perjanjian Baru sebagian besar mengacu pada anugerah rohani, khususnya keselamatan (Roma 3:24; Efesus 1:6, 2:7; 2 Timotius 2:1). Kita harus percaya bahwa Tuhan ingin kita mendapatkan anugerah-Nya dan memberikan kita berkat dan lemak terbaik (yang kita butuhkan) sepanjang tahun.

Doa:
Tuhan! Terima kasih telah memahkotai tahun-tahun saya dengan rahmat sehingga aku dapat menerima berkat rohani dan apa yang aku perlukan (termasuk pendisiplinan dari-Mu) sepanjang tahun. Tolong bantu saya fokus pada spiritualitas dan kekekalan, bukan hanya sekadar materi dan dunia ini, karena inilah yang menurut Engkau lebih baik (bandingkan Matius 7:9-11 dan Lukas 11:11-13 Bapa manakah di antara kamu, jika anaknya minta ikan dari padanya, akan memberikan ular kepada anaknya itu ganti ikan? Atau, jika ia minta telur, akan memberikan kepadanya kalajengking? Jadi jika kamu yang jahat tahu memberi pemberian yang baik kepada anak-anakmu, apalagi Bapamu yang di sorga! Ia akan memberikan Roh Kudus kepada mereka yang meminta kepada-Nya).

Bacaan doa
Silakan pilih ayat dari mazmur ini untuk doa langsung, doa transformasi, dan doa syafaat.