「Membawa domba kembali」
Oleh Rev. Dr. Andrew Kwong (鄺炳釗)
Alliance Bible Seminary H.K.
(Mazmur 23:1-3 [ITB])
1 Mazmur Daud. TUHAN adalah gembalaku, takkan kekurangan aku.
2 Ia membaringkan aku di padang yang berumput hijau, Ia membimbing aku ke air yang tenang;
3 Ia menyegarkan jiwaku. Ia menuntun aku di jalan yang benar oleh karena nama-Nya.
Di antara semua mazmur, mazmur ini disebut mutiara dan merupakan mazmur yang disukai banyak orang. Pendeta Paul Shen menunjukkan bahwa mazmur ini dapat membantu orang yang sedih mendapatkan penghiburan, orang yang putus asa mendapatkan semangat, orang yang tidak sabar mendapatkan ketenangan, orang yang lelah mendapatkan kekuatan, orang yang sedih mendapatkan kedamaian, dan memungkinkan orang yang mendekati ajal dapat dengan tenang menyeberangi dunia ini. Mazmur ini adalah mazmur iman, pemazmur sedang menghadapi penganiayaan oleh musuh (seperti Mazmur 22) dan berada dalam bahaya. Namun, karena iman kepercayaannya bersandar kepada Tuhan, dia mengubah ratapannya menjadi pernyataan iman kepada TUHAN, Raja segala raja seperti seorang gembala yang pasti akan menolong melepaskan dari musuh.
Dalam tradisi biasanya membagi mazmur ini menjadi dua bagian, ayat 1-4, di mana TUHAN adalah gembala, dan ayat 5-6, di mana Dia adalah tuan rumah yang ramah. Kami mengadopsi pandangan baru yang membagi mazmur ini menjadi tiga bagian: ayat 1 sampai 3 adalah pernyataan pemazmur bahwa TUHAN itu adalah Raja seperti gembala; ayat 4 sampai 5 adalah tanggapan pemazmur; ayat 6 adalah pernyataan pemazmur lagi.
Mari terlebih dahulu kita melihat ayat 1-3. Pemazmur menyatakan lima hal:
Pertama, TUHAN adalah Raja seperti gembala (1a). Pada zaman dahulu dan Perjanjian Lama menyebut raja sebagai gembala (Yesaya 44:28).
Kedua, TUHAN membuat pemazmur tidak kekurangan (1b). Ini tidak berarti bahwa rakyat akan menerima segala sesuatu yang mereka inginkan, tetapi apa yang mereka butuhkan akan disediakan; seperti gembala menyiapkan makanan untuk domba-dombanya, demikian TUHAN Raja juga menyediakan kebutuhan umat-Nya, sama seperti Dia pernah menyiapkan makanan untuk orang Israel di padang gurun belantara.
Ketiga, Dia membuat pemazmur tinggal berdiam dengan tenang (ayat 2). Dalam tradisi ayat 2 menunjukkan bahwa penggembala membuat domba-dombanya berbaring di padang rumput yang hijau. Domba-domba itu berbaring di atas rumput itu, di kiri atau di kanan terdapat rumput untuk dimakan, domba-domba itu dibawa ke tepi air mengalir dengan tenang, dapat beristirahat dan dapat dengan mudah minum air. 「Ia membaringkan aku di padang yang berumput hijau, Ia membimbing aku ke air yang tenang」 ayat 2 mengembangkan pernyataan ayat 1 bahwa mereka tidak akan kekurangan, menggambarkan domba dalam keadaan kenyang; namun, dua kata kerja dalam ayat 2 (berbaring dan beristirahat) fokus pada domba yang memiliki rasa aman. Raja Agung seperti seorang gembala memimpin umat-Nya agar mereka dapat berbaring dan beristirahat tanpa rasa takut, sama seperti orang-orang benar dalam Mazmur 1 yang seperti pohon, yang ditanam di tepi aliran air. Fokus ayat 2 bukan sekadar rasa puas, tetapi juga rasa tenteram, nyaman, dan aman.
Keempat, Dia membawa pemazmur berbalik kembali (ayat 3a 「Ia menyegarkan jiwaku …」). Frasa 「Ia menyegarkan jiwaku」 dalam beberapa tradisi gereja dijelaskan sebagai domba yang setelah makan dan minum banyak maka roh (jiwa) terbangun segar dan penuh vitalitas. Namun, kata 「menyegarkan」 di sini seharusnya diartikan sebagai 「kembali」 atau 「berbalik」, seperti yang TUHAN katakan: 「Aku akan mengembalikan Israel ke padang rumputnya, supaya ia makan rumput di atas Karmel dan di Basan, dan menjadi kenyang di atas pegunungan Efraim dan di Gilead」 (Yeremia 50:19). Dalam bahasa aslinya kata 「menyegarkan」 sama dengan 「kembali」, ayat ini juga menghubungkan 「berbalik kembali」 dan 「kepuasan.」 Ketika umat TUHAN tersesat atau berjalan menyimpang, Dia seperti seorang gembala, membuat mereka 「berbalik kembali」.
Kelima, Dia memberi petunjuk kepada pemazmur di jalan kebenaran (ayat 3b, 「… Ia menuntun aku di jalan yang benar oleh karena nama-Nya」). Dalam beberapa tradisi gereja dijelaskan sebagai 「jalan yang benar」, tetapi jalan yang benar adalah 「keadilan dan kebenaran」. Hal ini mengacu pada fakta bahwa Raja agung ini memimpin umat-Nya untuk melakukan apa yang seharusnya mereka lakukan setelah mereka berbalik kembali, seperti melakukan keadilan dan kasih sayang (Mikha 6:8 「Hai manusia, telah diberitahukan kepadamu apa yang baik. Dan apakah yang dituntut TUHAN dari padamu: selain berlaku adil, mencintai kesetiaan, dan hidup dengan rendah hati di hadapan Allahmu?」 )
Bagaimana kita dapat menikmati berkat kedua dan kelima yang disebutkan di atas? Marilah bertanya pada diri kita sendiri apakah saya menyatakan pengakuan iman: TUHAN adalah gembalaku. Kata 「aku」 muncul enam belas kali dalam mazmur yang hanya terdiri dari enam bait ini, yang mencerminkan eratnya hubungan antara gembala dan domba.
Dua pendeta pergi ke Wales dan mengajari seorang anak gembala yang buta huruf untuk melafalkan Mazmur 23. Mereka menyuruhnya untuk menggenggam satu jari tangan kirinya dengan tangan kanannya setiap kali dia mengucapkan sebuah kata. Dia akhirnya menghafal lima kata dari ayat pertama 『The Lord is my shepherd』 (Tuhan adalah gembalaku). Tahun berikutnya mereka mengunjungi tempat lama itu lagi dan menemukan bahwa anak penggembala itu telah meninggal. Ibunya berkata: 「Ketika putranya meninggal, tangan kanannya menggenggam jari keempat tangan kirinya. Apakah Anda tahu mengapa?」 Kedua pendeta berkata serempak: 「Dia sedang melafalkan 『The Lord is my shepherd』, jari keempat menunjukkan 『ku』, anak Anda menyatakan bahwa Tuhan adalah gembala milik 『ku』」
Doa:
Tuhan! Bantulah aku menjalin hubungan dengan-Mu sehingga aku dapat mendeklarasikan pengakuan iman: Engkau adalah gembalaku, sehingga aku dapat mengandalkan Engkau, Engkau yang memelihara dan memenuhi aku, menemukan kedamaian, dan berbalik kembali, berjalan di jalan yang Engkau kehendaki, dan melakukan apa yang Engkau ingin aku lakukan.
Bacaan doa
Silakan pilih ayat dari mazmur ini untuk doa langsung, doa transformasi, dan doa syafaat.
Renungan pemahaman Mazmur Doa
Renungan pemahaman Kitab Mazmur
Renungan pemahaman Surat atau Kitab yang lain
Diterjemahkan dari 「爾道自建 Ěr Dào Zì Jiàn」, tema Mazmur Doa ditulis oleh Rev. Dr. Andrew Kwong (鄺炳釗) yang dipublikasi pada bulan Februari 2014 merupakan hak cipta (copyright) Alliance Bible Seminary H.K (建道神學院 Jiàn Dào Shén Xué Yuàn).
Renungan untuk Kalangan Kristen.