Tag Archives: Ziarah

Yesaya 35:8-10

「Apakah Engkau Sedang Melalui Jalan Itu?」
Oleh 高銘謙 (Gāo Míng Qiān) Alliance Bible Seminary H.K.

(Yes. 35:8-10 [ITB])
8 Di situ akan ada jalan raya, yang akan disebutkan Jalan Kudus; orang yang tidak tahir tidak akan melintasinya, dan orang-orang pandir tidak akan mengembara di atasnya.
9 Di situ tidak akan ada singa, binatang buas tidak akan menjalaninya dan tidak akan terdapat di sana; orang-orang yang diselamatkan akan berjalan di situ, 10 dan orang-orang yang dibebaskan TUHAN akan pulang dan masuk ke Sion dengan bersorak-sorai, sedang sukacita abadi meliputi mereka; kegirangan dan sukacita akan memenuhi mereka, kedukaan dan keluh kesah akan menjauh.

Tuhan ingin kita pergi melalui jalan gurun belantara.

Latar belakang perikop adalah hari ketika orang-orang Yahudi kembali ke rumah mereka, nabi Yesaya mendorong umat Allah untuk keluar dari Babel kembali ke Yerusalem, membangun kembali Bait Suci, dan menghidupkan kembali ibadat yang dahulu. Jalan untuk pulang adalah jalan menuju gurun belantara, jalan ini penuh dengan tantangan dan sama sekali tidak menarik, tetapi ini adalah perjalanan ziarah yang membimbing umat Allah ke Yerusalem.

Ada dua jenis orang yang tidak bisa melintasi jalan ini. Orang tidak tahir tidak akan melintasinya karena orang-orang ini adalah najis untuk melakukan ibadat penyembahan, tidak patut untuk melakukan ziarah, dan orang-orang pandir tidak akan mengembara di atasnya, mereka tampaknya pintar bagi dunia, mereka pandai menggunakan rencana mereka sendiri, tetapi menindas orang miskin (ini adalah definisi Yesaya terhadap orang pandir). Mereka percaya bahwa rute jalan ziarah yang ini tidak sesuai manfaat ekonomi, jalan ini membutuhkan investasi tinggi, tetapi dengan imbalan yang rendah. Karena titik awal jalan ini adalah Babel yang makmur secara ekonomi, namun justru berakhir di Yerusalem yang 「tembok kota terbongkar, dan gerbang kota yang terbakar」 (Neh. 1:3). Bukan tindakan bijaksana meninggalkan daerah nyaman dan memasuki daerah berbahaya. Karena itu, bukanlah jalan ini yang menolak orang pandir untuk berjalan di atasnya, tetapi orang-orang pandir itulah yang menolak untuk pergi melintasi jalan ini, di mata mereka, jalan ini tidak realistis.

Ada dua jenis orang di jalan ini. Orang tebusan (redeemed, ayat 9b lihat ITL, bandingkan ITB memakai kata 「yang diselamatkan」), dan dibebaskan (ransomed) oleh TUHAN bisa bisa berjalan di sana. Orang tebusan dapat melalui jalan ini, mereka berdasarkan iman serta berharap untuk menebus tanah dan warisan asli mereka di Yerusalem, yaitu seperti budak yang dimerdekakan. Dan orang yang dibebaskan dilunaskan oleh TUHAN adalah orang yang dilunasi hutangnya, atau orang yang tidak memiliki hutang dosa. Mereka semua ini adalah orang-orang yang memilih melalui jalan ini pergi dari Babel ke Sion membangun kembali ibadat Bait Suci, mereka ini juga merupakan sekelompok peziarah. Orang-orang yang demikian ini memiliki pengharapan akan Allah, walaupun mereka melihat bahaya perjalanan, mereka memutuskan untuk membangun kembali ibadat Bait Suci dan berharap untuk mengalami kebangkitan penyembahan di Yerusalem. Kebangkitan ini tidak selalu memiliki manfaat ekonomi, sebaliknya, jika mengikuti jalan ini mungkin akan ada singa dan binatang buas, tetapi mereka pasti tiba dengan selamat dan penuh sukacita!

Apakah Anda bahagia di gurun belantara? Sukacita datang dari Allah Pencipta dan juga dari keselamatan Tuhan. Kata 「di situ」 dalam ayat 8 merujuk pada gurun belantara (Yes. 35:8), itu adalah tempat yang berbahaya, tempat anjing liar berada, akan ada kesedihan dan desah helaan nafas, tetapi orang-orang yang berjalan di jalan kudus jangan melarikan diri, jangan menyerah, lalui langkah demi langkah, maka akan dapat pulang kembali ke rumah dan menemukan warisan sendiri. Sekalipun ada kesulitan di depan, kita akan dapat pulang, karena sukacita adalah rumah kita!

Renungkan:

Tuhan dapat menuntun saya ke jalan gurun belantara, saya hanya perlu mengikuti jejak tapak kaki Tuhan, karena ini adalah jalan anugerah.


Renungan pemahaman Kitab Yesaya (klik untuk membuka)

Renungan pemahaman Surat atau Kitab yang lain (klik untuk membuka)


Diterjemahkan dari 「爾道自建 Ěr Dào Zì Jiàn」, tema Yesaya 24 – 39 ditulis oleh 高銘謙 (Gāo Míng Qiān) yang dipublikasi pada bulan Maret 2019, merupakan hak cipta (copyright) Alliance Bible Seminary H.K (建道神學院 Jiàn Dào Shén Xué Yuàn).


Untuk Kalangan Kristen.