Tag Archives: Sunat Kristus

Roma 9:6-9

「Firman Allah Tidak Gagal! Anak-anak yang Dilahirkan Jasmaniah Tidak Selalu Anak-Anak Allah!」

Ditulis oleh 蔡少琪 (Cài Shǎo Qí) Alliance Bible Seminary H.K.

(Rom. 9:6-9 [ITB])
6Akan tetapi firman Allah tidak mungkin gagal. Sebab tidak semua orang yang berasal dari Israel adalah orang Israel,
7dan juga tidak semua yang terhitung keturunan Abraham adalah anak Abraham, tetapi: 「Yang berasal dari Ishak yang akan disebut keturunanmu.」 8Artinya: bukan anak-anak menurut daging adalah anak-anak Allah, tetapi anak-anak perjanjian yang disebut keturunan yang benar.
9Sebab firman ini mengandung janji: 「Pada waktu seperti inilah Aku akan datang dan Sara akan mempunyai seorang anak laki-laki.」

Gereja di Barat memiliki sebuah frase populer: Allah mempunyai anak-anak, tetapi Allah tidak mempunyai cucu! Setiap orang yang diselamatkan oleh kasih karunia, perlu iman dirinya sebagai anak Allah! Orang yang tidak percaya kepada Tuhan, meskipun nenek moyangnya banyak yang menjadi hamba Tuhan, bukanlah anak Allah.

Di Roma 9, Paul mengajukan empat pertanyaan, yang mungkin tuduhan yang telah dibuat oleh orang lain kepada Paulus selama ia melakukan pekerjaan misionaris.

  1. Pertanyaan pertama: apakah Firman Tuhan mungkin telah gagal? (ayat 6)
  2. Pertanyaan kedua: apakah terdapat ketidakadilan pada Allah? (ayat 14)
  3. Pertanyaan ketiga: mengapa Allah masih mencela manusia? Siapakah yang melawan kehendak Allah? (ayat 19)
  4. Pertanyaan keempat: mengapa Israel justru tidak mendapatkan kebenaran dari hukum Taurat? (ayat 30-33)

Paulus terlebih dahulu memberikan daftar tuduhan, kemudian memberikan posisi prinsip dirinya dan kemudian memberikan contoh bukti dan Kitab Suci untuk mempertahankan posisinya. Dalam pasal 9 sampai 11, Paulus menyebutkan sejumlah besar teks-teks Perjanjian Lama (di antaranya terdapat 35 kutipan langsung). Pada saat ia menangkal tuduhan dari warga sebangsanya, Paulus menggunakan pembelaan berdasarkan ayat-ayat Perjanjian Lama yang dikenal mereka: Injil adalah apa yang dijanjikan oleh Kitab Suci (Perjanjian Lama ) dan didukung oleh bukti-bukti Kitab Suci.

Untuk menjawab tuduhan 「apakah Firman Tuhan mungkin telah gagal?」 ini, Paulus menunjukkan:「karena yang lahir dari Israel, tidak semuanya adalah Israel.」 「Orang Israel」 memiliki dua makna yang berbeda: 1. bangsa Israel; dan 2.「umat Tuhan」 yang telah diselamatkan. Di Roma 2:25-29, Paulus telah menunjukkan bahwa jika tidak ada penyunatan rohani, itu bukanlah seorang Yahudi yang benar. Di Gal. 6:15-16, Paulus menggunakan kata 「umat Israel milik Allah」 untuk menggambarkan Gereja Perjanjian Baru, dan berkata, 「disunat atau tidak disunat, itu bukanlah yang penting, manusia baru itulah yang penting.」 Hendak menjadi umat Tuhan, kucinya bukan darah keturunan, tidak peduli apakah bersunat atau tidak, tapi apakah kita benar-benar bertobat dan percaya pada Kristus. Percaya kepada Kristus barulah bisa menjadi umat Tuhan sejati. Yohanes berkata: 「jika seorang mempunyai Anak Allah, barulah ia memiliki hidup, dan tanpa Anak Allah maka tidak ada kehidupan.」(1 Yoh. 5:12 ) 「Barangsiapa percaya kepada Anak, ia beroleh hidup yang kekal, tetapi barangsiapa tidak taat kepada Anak, ia tidak akan melihat hidup, melainkan murka Allah tetap ada di atasnya.」 (Yoh. 3:36)

Paulus sekali lagi menggunakan nenek moyang bangsa Israel sebagai contoh bukti, untuk membela kebenaran bahwa 「Yang dilahirkan Israel, tidak semuanya adalah Israel.」 Dua anak Abraham, Ismail dan Ishak, dan dua anak Ishak, Esau dan Yakub, semua telah disunat, tetapi tidak semua dari mereka adalah anak perjanjian, tetapi hanya Ishak dan Yakub yang dijanjikan Allah, menjadi umat yang sejati. Paulus mengutip Kej. 21:12; 18:14 untuk membuktikan bahwa 「anak-anak yang dilahir secara daging bukanlah anak-anak Allah」. Teks asli dari kata 「tubuh daging」 adalah 「jasmani」. Ini adalah melanjutkan ekspresi「menurut daging」dalam Rom. 9:3-5. Israel hanya memandang berat identitas 「menurut daging」 dan tidak mengindahkan Firman Allah, maka mereka menolak Kristus, tidak mendapatkan anugerah keselamatan. Ketika Israel jamaniah tidak percaya Kristus, Firman Tuhan tidaklah gagal, sebab Tuhan tidak menjanjikan semua orang Israel jamaniah adalah umat Tuhan.

John Chrysostom seorang bapa gereja mula-mula berkata: 「Tuhan telah memberi kita dua jenis mata: daging dan iman.」 Mohon Tuhan membukakan mata hati orang-orang yang belum percaya, sehingga mereka juga dapat percaya kepada Yesus! Agar mereka menjadi anak-anak Allah yang berharga, kita harus percaya kepada Yesus.

Renungkan: Jika seorang muda, Kristen generasi kedua, belum membuat sebuah keputusan yang jelas, dan belum secara terbuka telah mengakui imannya melalui baptisan, dia harus membuat keputusan dan meminta kepada gereja untuk secara terbuka mengakui bahwa ia adalah anak Allah melalui baptisan. (Apakah engkau sudah membuat pengakuan iman bahwa Yesus adalah satu-satu-Nya Juruselamatmu secara terbuka dalam baptisan?)

Apakah kita memiliki sebagai orang-orang percaya memiliki anak, kita telah mencoba untuk memimpin mereka atau kerabat dan teman-teman generasi selanjutnya untuk datang kepada Tuhan?

Apakah Anda percaya bahwa 「hanya percaya kepada Yesus saja barulah dapat diselamatkan?」


(silahkan klik untuk membuka)


Diterjemahkan dari 「爾道自建 Ěr Dào Zì Jiàn」, tema Roma 9-12 ditulis oleh 蔡少琪 (Cài Shǎo Qí) yang dipublikasi pada bulan Juni 2018, merupakan hak cipta (copyright) Alliance Bible Seminary H.K (建道神學院 Jiàn Dào Shén Xué Yuàn).

Kolose 2:11-15

「Kuasa Salib 」

Renungan ini merupakan terjemahan versi bahasa Mandarin 「爾道自建  Ěr Dào Zì Jiàn 」, tema Surat Kolose ditulis oleh 李文耀 (Lǐ Wén Yào)  yang dipublikasi pada bulan Agustus 2017 merupakan hak cipta (copyrightAlliance Bible Seminary H.K (建道神學院 Jiàn Dào Shén Xué Yuàn).

(Kolose 2:11-15 [ITB])
11Dalam Dia kamu telah disunat, bukan dengan sunat yang dilakukan oleh manusia, tetapi dengan sunat Kristus, yang terdiri dari penanggalan akan tubuh yang berdosa, 12karena dengan Dia kamu dikuburkan dalam baptisan, dan di dalam Dia kamu turut dibangkitkan juga oleh kepercayaanmu kepada kerja kuasa Allah, yang telah membangkitkan Dia dari orang mati.
13Kamu juga, meskipun dahulu mati oleh pelanggaranmu dan oleh karena tidak disunat secara lahiriah, telah dihidupkan Allah bersama-sama dengan Dia, sesudah Ia mengampuni segala pelanggaran kita, 14dengan menghapuskan surat hutang, yang oleh ketentuan-ketentuan hukum mendakwa dan mengancam kita. Dan itu ditiadakan-Nya dengan memakukannya pada kayu salib: 15Ia telah melucuti pemerintah-pemerintah dan penguasa-penguasa dan menjadikan mereka tontonan umum dalam kemenangan-Nya atas mereka.

Dalam Kol. 2:8-10 Paulus berpesan kepada penerima surat agar waspada akan segala filsafat, ajaran yang menarik mereka menjauh dari Kristus, Sang Sumber kepenuhan. Segala kepenuhan Allah secara jasmani tinggal dalam Kristus, dan Kristus adalah pemimpin paling utama dari segala penguasa pemerintah, maka orang yang percaya kepada Kristus tidak ada keperluan mengikuti jalan lain untuk mencari hikmat dan kebijaksanaan lain, seakan-akan di dalam Kristus ada yang kurang. Paulus dalam Kol. 2:11-15 lebih lanjut menjelaskan kuasa salib, mungkin terkait ajaran turun temurun atau kata-kata indah yang menyusup masuk di antara mereka.

Paulus menekankan, mereka di dalam Kristus telah menerima sunat yang bukan dilakukan manusia, tetapi adalah sunat Kristus yang merupakan 「penanggalan tubuh yang berdosa」 (removal of the body of the flesh). Berdasarkan tradisi Yahudi, semua anak laki setelah dilahirkan delapan hari harus menerima sunat. Sunat bagi mereka adalah tanda perjanjian kovenan dengan Allah, melambangkan identitas diri sebagai umat Allah. Paulus di sini memperjelas, sunat yang diterima orang Kristen mempunyai sifat yang berbeda. Frasa 「tubuh 」 (the body of flesh / tubuh daging) pernah muncul di  Kol. 1:22, di sana menekankan Allah melalui kematian tubuh Anak kekasih Allah memperdamaikan diri-Nya dengan manusia, namun tidak terkait dengan maksud 「hawa nafsu 」.  「Manusia didamaikan dengan Allah 」 sudah terjadi di dalam Kristus, namun bagaimana terjadi (diaplikasikan) pada diri manusia? Jawabannya adalah melalui baptisan. Paulus menunjukkan bahwa orang percaya dikuburkan bersama Kristus di dalam baptisan (in baptism), juga di dalam baptisan (in which) dibangkitkan bersama Kristus karena percaya kuasa besar Allah. Kuasa besar Allah dimanifestasikan di mana? Yaitu pada peristiwa kebangkitan Yesus Kristus dari antara orang mati.

Paulus menekankan bahwa orang yang tidak percaya sebenarnya dalam keadaan mati, yaitu mati secara rohani, terisolasi dari Allah, pikirannya memusuhi Allah (Kol. 1:21). Orang yang dahulunya tidak percaya, mati tinggal di dalam kesalahan dosa dan tubuh dosa yang belum disunat, namun kini sudah bangkit bersama dengan Kristus. Melalui baptisan, Allah telah mengampuni segala dosa kita, secara khusus telah menghapuskan catatan hutang dosa kita (certificate of debt) bersama dekrit  keputusan penghakiman (decrees) yang menyerang kita. Oleh karena itu, orang yang percaya kepada Tuhan Yesus masuk dalam barisan kemenangan, diumumkan kepada publik.

Renungkan: dilihat dari perikop ini, baptis tidak hanya upacara pengakuan iman di depan publik, terutama bukan sekedar upacara menjadi anggota gereja. Baptis adalah saat yang kudus ilahi, seseorang dikuburkan dan dibangkitkan bersama dengan Kristus. Baptis nyata kuasanya, diperlukan iman seseorang percaya kepada kuasa besar Allah yang dinyatakan melalui Kristus. Pada gereja mula-mula, percaya dan kemudian dibaptis adalah hal yang sangat alami, dua hal tidak dapat dipisahkan. Iman kekristenan menekankan 「hanya karena iman」, adakalanya sampai suatu tahap memandang baptis hanya sebagai upacara pengakuan iman kepada publik. Bahkan ada yang memakai ayat Alkitab (misal Rom. 10:9-10) untuk mengajarkan bahwa seseorang asal hatinya percaya kemudian mulut mengakuinya sudah cukup. Baptis dipandang hanya sekedar upacara tambahan lahiriah saja. Namun apakah ini merupakan pemikiran dan ajaran Paulus?