Tag Archives: Roh Kudus

Yohanes 3:8

「Roh Kudus」

Oleh Dr. John Chan Wai-on
Alliance Bible Seminary H.K.

(Yohanes 3:8 [ITB])
8 Angin bertiup ke mana ia mau, dan engkau mendengar bunyinya, tetapi engkau tidak tahu dari mana ia datang atau ke mana ia pergi. Demikianlah halnya dengan tiap-tiap orang yang lahir dari Roh.

Injil Yohanes mencatat bagian yang sangat penting tentang Roh Kudus. Roh Kudus adalah angin, dalam bahasa Ibrani ruach atau kata Yunani pneuma, memiliki arti angin. Jika kita memikirkan dengan hati-hati tentang perkataan Yesus, kita mengetahui tiga kebenaran tentang Roh Kudus:

1. Angin bertiup ke mana ia mau, angin bertiup sesuka hati, dan Roh Kudus memiliki kemauan sendiri. Tidak ada yang bisa mempengaruhi pekerjaan Roh Kudus, apalagi mengendalikan Roh Kudus. Bagaimanapun, angin bertiup di dunia adalah sesuatu yang kita syukuri. Roh Kudus Tuhan penghubung-Nya dengan dunia. Roh Tuhan bergerak di dunia, dan menyentuh dunia seperti angin. Oleh karena itu, kita tidak perlu mengontrol arahnya angin, dan kita sudah dipuaskan.

2. Engkau mendengar bunyinya . Meskipun kita tidak dapat mengetahui arah angin Roh Kudus secara spesifik, kita dapat merasakan keberadaan-Nya. Roh Kudus tidak sepenuhnya kabur. Angin awalnya tidak bersuara. Namun, di tempat mana pun Roh Kudus pernah berembus, hal-hal yang ada di dunia ini pasti akan mengeluarkan suara. Kita dapat berdasarkan suara-suara ini untuk memahami perbuatan Tuhan, dan kita juga dapat mengenali keberadaan Roh Kudus melalui perbuatan ini.

3. Engkau tidak tahu dari mana ia datang atau ke mana ia pergi. Namun, meskipun kita dapat mendengar angin dan mengetahui keberadaan Roh Kudus, kita tidak dapat memahami Dia secara sepenuhnya dan konkret. Kita tidak dapat berkata dengan yakin dan pasti: Di sini ada Roh Kudus, di sana tidak ada Roh Kudus. Meskipun Anda mendengar suara angin, Anda hanya dapat dengan rendah hati mengaku: Saya tidak tahu. Anda tahu angin bertiup melalui, tetapi Anda bisa tidak sepenuhnya menggenggam angin.

Tetapi, bagaimanapun juga, sebagai Anda yang telah dilahirkan kembali, Roh Kudus pasti telah berembus di dalam hidup Anda, Ini adalah sesuatu yang dapat Anda yakini, dan itu perlu ditegaskan.

Renungkan:
Hari ini, biarlah Anda merenungkan Roh Kudus! Dengarkan suara Roh Kudus, akui bahwa Anda tidak tahu, teruslah berdoa dan beroda, dan memohon Roh Kudus untuk melakukan apa pun yang sesuai Ia inginkan dalam hidup Anda.


Renungan pemahaman Injil Yohanes
Renungan pemahaman Injil Yohanes 2:1-3:15

Renungan pemahaman Surat atau Kitab yang lain


Diterjemahkan dari 「爾道自建 Ěr Dào Zì Jiàn」, tema Injil Yohanes 2:1-3:15 ditulis oleh Chén Wéi Ān (陳韋安) yang dipublikasi pada bulan Mei 2020 merupakan hak cipta (copyright) Alliance Bible Seminary H.K (建道神學院 Jiàn Dào Shén Xué Yuàn).


Renungan untuk Kalangan Kristen.


Iklan yang ada bukan milik blog ini, tetapi milik WordPress penyedia fasilitas blog tanpa biaya.

Bilangan 11:16-18

「Bertiuplah Angin dan Roh Turun」
Oleh 賴建國 (Lài Jiàn Guó)

Alliance Bible Seminary H.K.

(Bil. 11:16-18 [ITB])
1 Lalu berfirmanlah TUHAN kepada Musa: Kumpulkanlah di hadapan-Ku dari antara para tua-tua Israel tujuh puluh orang, yang kauketahui menjadi tua-tua bangsa dan pengatur pasukannya, kemudian bawalah mereka ke Kemah Pertemuan, supaya mereka berdiri di sana bersama-sama dengan engkau. 17 Maka Aku akan turun dan berbicara dengan engkau di sana, lalu sebagian dari Roh yang hinggap padamu itu akan Kuambil dan Kutaruh atas mereka, maka mereka bersama-sama dengan engkau akan memikul tanggung jawab atas bangsa itu, jadi tidak usah lagi engkau seorang diri memikulnya. 18 Tetapi kepada bangsa itu haruslah kaukatakan: Kuduskanlah dirimu untuk besok, maka kamu akan makan daging; sebab kamu telah menangis di hadapan TUHAN dengan berkata: Siapakah yang akan memberi kami makan daging? Begitu baik keadaan kita di Mesir, bukan? –TUHAN akan memberi kamu daging untuk dimakan.

Bilangan 11:10-35 (klik untuk membaca) mencatat dua insiden: satu adalah umat yang bersungut-sungut, bersungut bahwa mereka tidak punya daging untuk dimakan, membangkitkan kemarahan Musa, dan mengadu kepada TUHAN (Yahweh) bahwa tanggung jawab untuk mengurus umat itu terlalu berat untuk ditanggungnya sendirian. Maka, TUHAN berpesan kepada Musa bahwa Ia akan memberikan Roh yang yang ada pada dirinya diberikan kepada tujuh puluh penatua Israel. TUHAN membangkitkan angin yang bertiup membawa burung-burung puyuh dari sebelah laut, sehingga membuat umat itu makan daging.

Adanya Roh (rûaḥ) TUHAN: dua peristiwa ini dihubungkan oleh sebuah kata penting, yaitu, dalam bahasa Ibrani rûaḥ dari TUHAN, yang diterjemahkan sebagai Roh dalam pasal ini (17, 25 [2 kali], 26, 29) dan angin (ayat 31). Ini adalah janji ganda yang dibuat oleh TUHAN sebagai tanggapan atas seruan rakyat dan Musa, memberinya rûaḥ, tetapi dengan efek dan konsekuensi yang berbeda. Roh (rûaḥ) TUHAN diberikan kepada tujuh puluh penatua Israel untuk berbagi pekerjaan Musa sebagai dukungan rohani baginya. Tempat peristiwa berada di pelataran Kemah Suci, sebuah area kudus. Akibat dari pemberian Roh (rûaḥ) membawa orang lebih dekat kepada TUHAN.

Peristiwa yang lain adalah bahwa TUHAN membangkitkan angin (rûaḥ) untuk meniupkan kelompok besar burung puyuh dari laut untuk memberi umat itu makan, untuk memenuhi kebutuhan fisik mereka, dan untuk memuaskan hasrat psikologis mereka. Tetapi angin bertiup di luar perkemahan, tempat yang najis, tanah kematian, dan sebagai akibatnya, orang-orang itu makin menjauh dari TUHAN.

Fakta bahwa Musa memberikan Roh Kudus kepada tujuh puluh penatua layak untuk dijelaskan di sini. Keluaran tidak secara khusus menyebutkan bahwa Musa menerima Roh Kudus, tetapi hanya mencatat bahwa ia menerima panggilan menjadi pemimpin (Keluaran 3), dan dikukuhkan oleh mukjizat (Keluaran 4). Bilangan pasal 11 secara tidak langsung membuktikan bahwa Musa menerima Roh Kudus. Ketika Musa membutuhkan bantuan, TUHAN memerintahkannya untuk mengumpulkan tujuh puluh penatua dan pemimpin Israel untuk berbagi rûaḥ (Bil. 11:16, 17, 24-26). Perikop ini mengasumsikan bahwa Musa pertama-tama menerima Roh Kudus dan membagikannya kepada para pemimpin lain, Musa berharap lebih, yakni bahwa semua orang Israel menerima Roh Kudus (… Ah, kalau seluruh umat TUHAN menjadi nabi, oleh karena TUHAN memberi Roh-Nya hinggap kepada mereka! Bil. 11:29).

Renungkan:

Ketika sebuah organisasi baru didirikan dan manajemen menjadi lebih rumit, pembagian kerja menjadi lebih diperlukan. Ini tidak hanya mencerminkan masalah yang dihadapi kelompok pada saat ini, tetapi juga beradaptasi dengan tantangan di masa depan. Yang paling penting adalah pembagian kerja dan orang yang tepat di posisi yang tepat. Pasal 11 adalah catatan pembagian kerja baru ini.


Renungan pemahaman Kitab Bilangan (klik untuk membuka)

Renungan pemahaman Surat atau Kitab yang lain (klik untuk membuka)


Diterjemahkan dari 「爾道自建 Ěr Dào Zì Jiàn」, tema Kitab Bilangan 1-16 ditulis oleh 賴建國 (Lài Jiàn Guó) yang dipublikasi pada bulan Februari 2020 merupakan hak cipta (copyright) Alliance Bible Seminary H.K (建道神學院 Jiàn Dào Shén Xué Yuàn).


Renungan untuk Kalangan Kristen.


Iklan yang ada bukan milik blog ini, tetapi milik WordPress penyedia fasilitas blog tanpa biaya.