Tag Archives: Roh Kebenaran

1 Yoh. 4:1-6

「Membedakan roh-roh」

Berdasarkan surat Yohanes, membedakan roh-roh adalah hal yang sangat penting bagi orang Kristen, terkait dengan keselamatan kekal kita. Mengapa demikian dan bagaimana caranya?

Renungan ini merupakan terjemahan versi bahasa Mandarin 「爾道自建  Ěr Dào Zì Jiàn」, tema Surat 1 Yohanes ditulis oleh 郭奕宏 (Guō Yì Hóng) yang dipublikasi pada bulan Oktober 2017 merupakan hak cipta (copyrightAlliance Bible Seminary H.K (建道神學院 Jiàn Dào Shén Xué Yuàn).

(1 Yoh. 4:1-6 [ITB])
1Saudara-saudaraku yang kekasih, janganlah percaya akan setiap roh, tetapi ujilah roh-roh itu, apakah mereka berasal dari Allah; sebab banyak nabi-nabi palsu yang telah muncul dan pergi ke seluruh dunia.
2Demikianlah kita mengenal Roh Allah: setiap roh yang mengaku, bahwa Yesus Kristus telah datang sebagai manusia, berasal dari Allah,
3dan setiap roh, yang tidak mengaku Yesus, tidak berasal dari Allah. Roh itu adalah roh antikristus dan tentang dia telah kamu dengar, bahwa ia akan datang dan sekarang ini ia sudah ada di dalam dunia.
4Kamu berasal dari Allah, anak-anakku, dan kamu telah mengalahkan nabi-nabi palsu itu; sebab Roh yang ada di dalam kamu, lebih besar dari pada roh yang ada di dalam dunia.
5Mereka berasal dari dunia; sebab itu mereka berbicara tentang hal-hal duniawi dan dunia mendengarkan mereka.
6Kami berasal dari Allah: barangsiapa mengenal Allah, ia mendengarkan kami; barangsiapa tidak berasal dari Allah, ia tidak mendengarkan kami. Itulah tandanya Roh kebenaran dan roh yang menyesatkan.

Setelah Yohanes membicarakan pentingnya Roh Kudus dalam kehidupan orang percaya, lebih lanjut ia segera mengingatkan kita bahwa bukan segala roh boleh dipercaya, dan mengajarkan bagaimana menguji semua roh-roh ini. Kata 「menguji」 (δοκιμάζω dokimazo – menguji, membuktikan, menyelidiki dan memverifikasi) dalam Perjanjian Baru seluruhnya digunakan 22 kali, Paulus setiap kali mengajarkan orang percaya untuk membedakan kesalahan, selalu menggunakan kata ini. Walaupun Yohanes menggunakan kata menguji adalah terhadap 「roh-roh」, tetapi juga terkait pengajaran yang bertujuan paling akhir untuk mengenali 「Roh kebenaran」 dan 「roh penyesat」. Roh kebenaran berasal dari Allah, sebaliknya roh penyesat berasal dari Anti-Kristus. Anti-Kristus melalui banyak nabi palsu mengajarkan ajaran yang sesat. Semua nabi palsu ini adalah bagian dari kumpulan yang sebelumnya Yohanes sebutkan sebagai 「banyak antikristus」 (1 Yoh. 2:18-19, 26), di sini disebut sebagai nabi palsu paling utama adalah ditujukan atas penyiaran mereka atas ajaran yang sesat, yang ditunjuk di sini adalah mereka yang tidak mengakui Yesus Kristus adalah Anak Allah. Berdasarkan latar belakang Yohanes menuliskan surat ini, saat itu terdapat para pengajar palsu (juga disebut sebagai nabi palsu dan Anti-Kristus) yang tidak percaya Anak Allah di Sorga tinggi akan turun ke dunia menjelma menjadi manusia, bahkan menerima sengasara di atas salib dan mengalami kematian. Karena mereka berpendapat Allah adalah Maha Kudus tiada tanding, Dia tidak mungkin dinodai dosa kejahatan dunia. Ajaran penyesatan ini paling utama hendak menyangkal bahwa Yesus yang dipaku di atas salib adalah Kristus (bandingkan keadaan di sekitar kita zaman kini yang melakukan penyangkalan yang sama persis). Jika Kristus tidak mati demi dosa kita, dan pada hari ketiga bangkit dari kematian, maka tepat seperti perkataan Paulus:「jika Kristus tidak dibangkitkan, maka sia-sialah kepercayaan kamu dan kamu masih hidup dalam dosamu」 (lihat 1 Kor. 15:17). Kelompok orang ini bukan secara total menyangkal iman Kristen, tetapi tidak mengakui inti iman bahwa 「Yesus Kristus memiliki dua esensi yakni Allah dan manusia」, orang yang menerima semua ajaran sesat ini, kalaupun mencampurkan diri dalam komunitas gereja juga tidak akan mendapatkan anugerah keselamatan.

Yohanes mengajarkan dua cara untuk memeriksa apakah suatu roh termasuk Rok kebenaran:

  1. Apakah roh ini 「mengakui Yesus Kristus adalah Firman yang telah datang menjelma menjadi manusia」 (1 Yoh. 4:2), sebaliknya semua yang 「tidak mengakui Yesus」 adalah Kristus telah datang menjelma menjadi manusia, maka adalah roh Anti-Kristus (1 Yoh. 4:3). Orang percaya sejak mula-mula telah diingatkan bahwa roh Anti-Kristus ini akan datang di antara mereka, sekarang telah ada di dalam dunia. Yohanes dengan jelas menunjukkan menyiarkan ajaran yang menyesatkan, tidak hanya berasal dari ketidak-tahuan pengajar palsu dan pengenalan yang salah atas kebenaran, terlebih lagi adalah akibat perbuatan 「roh」 Anti-Kristus. Maka dalam menghadapi penyesatan kebenaran, tidak seharusnya hanya berdebat tentang kebenaran, tetapi terlebih lagi hendak memperhatikan peperangan rohani. Maka kita harus bersandar pada kekuatan Allah, dan hidup yang menjadi milik Allah untuk menang berperang atas mereka, karena「yang ada di dalam kamu」 dibandingkan 「yang ada di dalam dunia」 adalah lebih besar (1 Yoh. 4:4). Karena kedua kata 「yang」 (ho) dalam bahasa aslinya menggunakan kata ganti maskulin, maka peneliti Alkitab berpendapat ini adalah menunjuk 「Allah Bapa atau Yesus 」 yang ada di dalam hati orang percaya, serta 「Anti-Kristus」 yang ada di dalam dunia yang adalah iblis yang ada di balik segala kuasa jahat.
  2. Acuan kedua untuk membedakan 「roh」, adalah dengan ajaran Kristus. Para Rasul adalah para saksi atas pengajaran Kristus, maka orang yang mentaati ajaran para Rasul (「ia mendengarkan kami」 1 Yoh. 4:6), adalah orang yang mengakui ajaran Yesus Kristus, mereka adalah termasuk milik Allah, yang ada di dalam mereka adalah Roh kebenaran. Semua yang tidak mentaati pengajaran para Rasul mengenai kebenaran Yesus Kristus, adalah termasuk milik iblis, yang di dalam mereka adalah roh penyesat. Ini selaras dengan janji Yesus akan pengajaran dari Roh Kudus, juga sama dengan apa yang Rasul Yohanes bicarakan dalam Injil tentang pekerjaan Roh Kudus: 「tetapi Penghibur, yaitu Roh Kudus, yang akan diutus oleh Bapa dalam nama-Ku, Dialah yang akan mengajarkan segala sesuatu kepadamu dan akan mengingatkan kamu akan semua yang telah Kukatakan kepadamu.」 (Yoh. 14:26)

Renungkan: Yohanes mengajarkan kita jangan sepenuhnya dengan mudah percaya segala roh, hendak belajar membedakan Roh kebenaran dan roh penyesat. Dengan kata lain, para pengikut roh Anti-Kristus, yakni para nabi palsu dan pengajar palsu, ajaran mereka yang disiarkan sangat mudah dicampur samarkan dengan dengan ajaran yang benar, membuat orang menjauhi kebenaran, paling akhir tidak mendapatkan anugerah keselamatan, menanggung beban dosa milik diri sendiri (Urgensitas / pentingnya hal ini bagi kita adalah: tujuan utama iblis Anti-Kristus atas penyesatan ini memang adalah membuat orang tidak percaya (anti) kepada Yesus Kristus dan tidak mendapatkan karya keselamatan-Nya.) Kita selain adalah memohon Roh Kudus tinggal di dalam hati kita, pada saat yang sama juga hendak banyak membaca dan mempelajari Firman Allah, yakni adalah Alkitab yang kita hargai.