Tag Archives: Menyembah Allah

Keluaran 20:3-6

Hormat dan menyembah Allah

Oleh Lài Jiàn Guó (賴建國)
Alliance Bible Seminary H.K.

(Kel. 20:3-6 [ITB])
3 Jangan ada padamu allah lain di hadapan-Ku.
4 Jangan membuat bagimu patung yang menyerupai apapun yang ada di langit di atas, atau yang ada di bumi di bawah, atau yang ada di dalam air di bawah bumi. 5 Jangan sujud menyembah kepadanya atau beribadah kepadanya,
sebab Aku, TUHAN, Allahmu, adalah Allah yang cemburu, yang membalaskan kesalahan bapa kepada anak-anaknya, kepada keturunan yang ketiga dan keempat dari orang-orang yang membenci Aku, 6 tetapi Aku menunjukkan kasih setia kepada beribu-ribu orang, yaitu mereka yang mengasihi Aku dan yang berpegang pada perintah-perintah-Ku.

Setidaknya ada beberapa karakteristik dari Sepuluh Hukum: (1) bersifat universal (universality) dan sifat partikular (particularity), (2) kesederhanaan (simplicity) dan kompleksitas (complexity), (3) harus diajarkan, (4) sifat aktif (perintah) dan sifat larangan, (5) membentuk kehidupan moral dan etika, (6) mempengaruhi etika beribadah di gereja.

Perintah pertama Jangan ada padamu allah lain di hadapan-Ku, pertama-tama berbicara tentang kepada siapa penyembahan kita, satu-satunya Allah yang sejati. Perintah ini berbicara tentang sifat keunikan Allah dan pentingnya percaya kepada TUHAN. Dalam hidup tidak boleh ada allah lain, hanya satu Allah saja. Keunikan Allah tiada yang lain adalah dasar tuntutan kesetiaan total terhadap Allah. Ul. 6:4- 5 adalah bentuk positif dari perintah ini: TUHAN itu Allah kita, TUHAN itu esa! Kasihilah TUHAN, Allahmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap kekuatanmu.

Mengasihi Allah adalah manifestasi dari kesetiaan menjaga perjanjian, memiliki antusias yang kuat, dari dalam mengalir keluar, dan berkomitmen sepenuhnya kepada Allah. Merealisasikan iman di semua aspek kehidupan, mempengaruhi lingkaran kehidupan, termasuk keluarga, tempat kerja dan kehidupan sosial. Iman diwariskan dalam keluarga dan diimplementasikan dalam mengasuh dan mendidik anak.

Perintah kedua berbicara tentang cara beribadah: Jangan membuat bagimu patung yang menyerupai apapun yang ada di langit di atas, atau yang ada di bumi di bawah, atau yang ada di dalam air di bawah bumi. Jangan sujud menyembah kepadanya atau beribadah kepadanya, jangan membuat berhala, jangan menyembah berhala apa pun. Kemudian, Musa secara khusus menjelaskan perintah ini (Ulangan 4), yang menyerupai apapun yang ada di langit adalah mengacu pada matahari, bulan, bintang, atau burung. Lalu yang menyerupai apapun yang ada di bumi mengacu pada semua jenis hewan dan binatang melata. Dan yang menyerupai apapun yang ada di air mengacu pada semua jenis ikan. Tentu juga termasuk melarang patung menyerupai laki-laki atau perempuan untuk disembah sebagai allah.

Ini bukan saja mencakup patung-patung bangsa dan agama asing, bahkan tidak boleh membuat patung bagi TUHAN. Karena Allah dari tidak menampilkan gambar apapun dari-Nya sendiri (Ul. 4:15-16), tidak pernah memakai patung untuk mewakili Allah, yang membuat Allah Pencipta direndahkan menjadi ciptaan. Calvin mengatakan: Setiap patung atau gambar apapun untuk mewakili Allah tidak berkenan kepada Dia, karena merupakan penodaan bagi martabat Allah.

Renungkan:
(1) Semua hukum yang lain berakar pada iman terhadap satu Allah yang benar, tanpa hukum pertama maka tidak ada hukum perintah yang lain.
(2) Percaya kepada satu-satunya Allah yang benar, dan beribadah menurut cara yang telah Dia tetapkan, bukan menurut imajinasi manusia, apalagi dengan cara kafir.
(3) Saat ini, orang percaya mungkin tidak memiliki berhala yang berwujud, tetapi harus menghilangkan berhala di dalam hati, segala yang menggantikan posisi Allah, termasuk ketenaran, status, kekuasaan, anak, dan sebagainya.


Renungan pemahaman Kitab Keluaran

Renungan pemahaman Surat atau Kitab yang lain


Diterjemahkan dari 「爾道自建 Ěr Dào Zì Jiàn」, tema Kitab Keluaran 19-40 ditulis oleh Lài Jiàn Guó (賴建國) yang dipublikasi pada bulan Agustus 2015 merupakan hak cipta (copyright) Alliance Bible Seminary H.K (建道神學院 Jiàn Dào Shén Xué Yuàn).


Renungan untuk Kalangan Kristen.