Tag Archives: Makna iman

Efesus 2:8-10 (2)

「Mahakarya Allah」

Oleh Dr. Ronnie Poon (潘仕楷)
Alliance Bible Seminary H.K.

(Efesus 2:8-10 [ITB])
8 Sebab karena kasih karunia kamu diselamatkan oleh iman; itu bukan hasil usahamu, tetapi pemberian Allah, 9 itu bukan hasil pekerjaanmu: jangan ada orang yang memegahkan diri.
10 Karena kita ini buatan Allah, diciptakan dalam Kristus Yesus untuk melakukan pekerjaan baik, yang dipersiapkan Allah sebelumnya. Ia mau, supaya kita hidup di dalamnya.

Efesus 2:10 menggunakan perspektif lain untuk menjelaskan keselamatan yang digenapkan oleh Allah dalam Yesus Kristus, menunjukkan bahwa kita adalah buatan (ποίημα poiema) ciptaan Allah. Kata yang hanya muncul dua kali dalam Perjanjian Baru digunakan di sini. Arti dasarnya adalah bikinan, pekerjaan, ciptaan; dalam Perjanjian Lama terjemahan Yunani kuno, kata ini muncul 28 kali, 20 kali di antaranya ada dalam kitab Pengkhotbah, yang sebagian besar mengungkapkan apa yang dilakukan orang di dunia. Penulis kitab Pengkhotbah semula berharap menemukan makna dan nilai kehidupan dalam hal-hal tersebut, namun hasilnya hanya membawa kekosongan, tidak ada hasil yang kekal; namun di sisi lain, penulis kitab Pengkhotbah juga menggunakan kata ini untuk menggambarkan apa yang telah digenapkan Allah, Pengkhotbah 3:11 mengatakan: Ia membuat segala sesuatu indah pada waktunya, bahkan Ia memberikan kekekalan dalam hati mereka. Tetapi manusia tidak dapat menyelami pekerjaan yang dilakukan Allah dari awal sampai akhir. Oleh karena itu, kata ini tidak hanya berarti pekerjaan itu sendiri, tetapi makna yang ditunjukkan oleh hal-hal yang dikerjakan selesai itu.

Kata ini tidak digunakan dalam Perjanjian Baru untuk mengungkapkan tindakan manusia, tetapi untuk menggambarkan pekerjaan Allah. Kemunculan lain dari kata ini dalam Perjanjian Baru adalah di Roma 1:20 Sebab apa yang tidak nampak dari pada-Nya, yaitu kekuatan-Nya yang kekal dan keilahian-Nya, dapat nampak kepada pikiran dari karya-Nya sejak dunia diciptakan, sehingga mereka tidak dapat berdalih. Di sini, ciptaan menyatakan kekuatan-Nya yang kekal dan keilahian Allah, dan mengungkapkan di hadapan manusia apa yang semula tersembunyi dan tidak terlihat mata. Di sana, karya Allah memungkinkan orang untuk menyadari kemuliaan-Nya, yang Dia pertunjukkan di hadapan manusia.

Arti penting dari yang Allah pertunjukkan ini juga ditekankan di surat Efesus. Di ayat 2:7 Paulus menjelaskan bahwa keselamatan yang digenapkan oleh Allah memperlihatkan anugerah yang sangat melimpah, kebaikan yang telah Dia pertunjukkan kepada kita dalam Kristus Yesus, kepada zaman atau generasi selanjutnya. Kita diselamatkan, di satu sisi kita mengalami pembaruan hidup, di sisi lain itu membuat kita menjadi saksi dan bersaksi atas anugerah Allah. Dalam teks bahasa aslinya, penulis meletakkan Nya (milik Dia) di awal kalimat, yang menunjukkan bahwa kita menjadi peran utama dalam apa yang telah Allah ciptakan. Kita yang diselamatkan berasal dari dan diciptakan oleh-Nya. Dari perspektif ini, kita dapat memperluas buatan Allah di sini menjadi mahakarya Allah.

Terakhir, Paulus menunjukkan bahwa meskipun perbuatan baik tidak bisa membuat kita selamat, tetapi perbuatan baik justru adalah hasil dari keselamatan ini. Pekerjaan yang telah Allah lakukan di dalam Yesus Kristus adalah membuat kita melakukan kebaikan, yang telah Allah persiapkan untuk kita lakukan. Dalam Roma 3:12, Paulus mengutip pesan dari Mazmur 14 dan 53, ia menunjukkan: Semua orang telah menyeleweng, mereka semua tidak berguna, tidak ada yang berbuat baik, seorangpun tidak. Orang tidak mampu hanya mengandalkan diri berbuat baik, seperti yang dikatakan kitab Pengkhotbah, apa yang kita lakukan pada akhirnya hanyalah kesia-siaan. Hanya di bawah anugerah dan keselamatan Allah, kita dapat kembali ke rancangan asli Allah dan melakukan apa yang telah Allah persiapkan untuk kita lakukan seperti apa yang Dia kehendaki.

Renungkan:
Karena kita adalah mahakarya Allah, kiranya kita dapat mempertunjukkan apa yang telah dilakukan anugerah Allah.


Renungan pemahaman Surat Efesus

Renungan pemahaman Surat atau Kitab yang lain


Diterjemahkan dari 「爾道自建 Ěr Dào Zì Jiàn」, tema Surat Efesus 1-3 ditulis oleh 潘仕楷 (Pān Shì Kǎi) yang dipublikasi pada bulan Desember 2020 merupakan hak cipta (copyright) Alliance Bible Seminary H.K (建道神學院 Jiàn Dào Shén Xué Yuàn).


Renungan untuk Kalangan Kristen.


Iklan yang ada bukan milik blog ini, tetapi milik WordPress penyedia fasilitas blog tanpa biaya.

Efesus 2:8-10

「Karena kasih karunia」

Oleh Dr. Ronnie Poon (潘仕楷)
Alliance Bible Seminary H.K.

(Efesus 2:8-10 [ITB])
8 Sebab karena kasih karunia kamu diselamatkan oleh iman; itu bukan hasil usahamu, tetapi pemberian Allah, 9 itu bukan hasil pekerjaanmu: jangan ada orang yang memegahkan diri.
10 Karena kita ini buatan Allah, diciptakan dalam Kristus Yesus untuk melakukan pekerjaan baik, yang dipersiapkan Allah sebelumnya. Ia mau, supaya kita hidup di dalamnya.

Paulus menunjukkan bahwa fondasi keselamatan adalah anugerah Allah. Dia menggambarkan keselamatan kita dalam bentuk past participle atau bentuk pasif, bentuk ungkapan ini sendiri sudah menunjukkan bahwa ini adalah tindakan yang dilakukan pada diri kita, artinya kita yang ada dalam dosa tidak bisa menyelamatkan diri kita, hanya bisa diselamatkan. Paulus demi ayat 5 menambahkan beberapa penjelasan pada kalimat ini, pertama-tama, menambahkan kata sandang pada kata kasih karunia dalam ayat 8 ini,5 … oleh kasih karunia kamu diselamatkan … 7 … menunjukkan kepada kita kekayaan kasih karunia-Nya … 8 Sebab karena kasih karunia kamu diselamatkan …), fungsi utamanya adalah agar terhubung dengan kasih karunia di ayat 7, menunjukkan: kasih karunia yang menjadi sandaran kita untuk keselamatan adalah kebaikan-Nya di dalam Kristus Yesus yang sangat melimpah yang hendak Allah nyatakan kepada zaman (generasi) selanjutnya.

Selain itu, Paulus menunjukkan bahwa respons yang sepatutnya dimiliki manusia adalah percaya dan menerima anugerah yang diberikan oleh Allah di dalam Yesus Kristus. Ada pemahaman bahwa paruh kedua ayat 8 merupakan penjelasan tambahan dari iman, menunjukkan bahwa bahkan respons iman ini bukan tanggung jawab kita sendiri sebab keselamatan sepenuhnya adalah pekerjaan Allah. Penjelasan seperti itu di satu sisi seperti menekankan kedaulatan Allah, namun terlalu berlebihan, dan mengabaikan tanggung jawab manusia untuk memberikan respons; di sisi lain, karena ayat 8b dan ayat 9 seharusnya paralel, jika kedua kalimat itu dihubungkan bersama, mereka mencerminkan arah fokus tafsirnya lebih menjelaskan keselamatan, tidak berfokus menjelaskan iman. Oleh karena itu, di sini bertujuan menjelaskan keselamatan itu sendiri adalah anugerah Allah, bukan diperoleh dari tindakan kita, terlebih bukan apa yang sepatutnya kita terima.

Makna iman yang paling dasar adalah menerima. Allah telah menyelesaikan karya keselamatan di dalam Yesus Kristus, saat kita percaya, kita mengakui bahwa identitas keselamatan itu bukan hasil usaha kita, bukan keluar dari diri kita sendiri, tidak ada yang bisa kita sombongkan, mungkin inilah yang membuat orang-orang kesulitan terhadap keselamatan Yesus Kristus. Manusia selalu berharap untuk dapat mengontrol masa depan mereka sendiri. Sejak kecil kita telah dilatih untuk bertanggung jawab atas diri kita sendiri, dan kita harus menanggung urusan kita sendiri dan bekerja keras untuk sukses. Oleh karena itu, sulit untuk memahami dan menerima sesuatu yang bukan dari usaha diri sendiri dan sama sekali tanpa ada sumbangsih. Ada pepatah Inggris yang mungkin merefleksikan fakta ini, yaitu, manusia tidak bisa membopong tubuh dengan tangannya sendiri, bahkan atlet angkat besi tertinggi pun yang bisa mengangkat benda yang lebih berat dari dirinya, tapi tetap tidak bisa mampu membopong diri sendiri. Kebenaran yang sama benar adalah bahwa kita tidak dapat mengandalkan usaha kita sendiri untuk membangkitkan diri kita sendiri dari kematian dalam dosa.

Kita diselamatkan oleh anugerah, dan juga percaya, inilah Injil yang kita terima dan merupakan elemen utama yang membedakan iman Kristen dari agama lain.

Renungkan:
Injil bukanlah anugerah murahan, tetapi Allah membayar harga yang mahal melalui Yesus Kristus yang menjadi korban dan berkorban, dengan cara yang tak ternilai harganya menganugerahkannya kepada orang yang percaya tanpa imbalan bayaran harga. Kiranya Allah memanggil kita setia pada anugerah Injil ini dan berbagi harta yang tak ternilai ini kepada orang lain.


Renungan pemahaman Surat Efesus

Renungan pemahaman Surat atau Kitab yang lain


Diterjemahkan dari 「爾道自建 Ěr Dào Zì Jiàn」, tema Surat Efesus 1-3 ditulis oleh 潘仕楷 (Pān Shì Kǎi) yang dipublikasi pada bulan Desember 2020 merupakan hak cipta (copyright) Alliance Bible Seminary H.K (建道神學院 Jiàn Dào Shén Xué Yuàn).


Renungan untuk Kalangan Kristen.


Iklan yang ada bukan milik blog ini, tetapi milik WordPress penyedia fasilitas blog tanpa biaya.