「Ketidakcocokan para elite」
Oleh Dr. Lawrence Ko
Alliance Bible Seminary H.K.
(Ratapan 4:5-8 [ITB])
5 Yang biasa makan yang sedap-sedap, mati bulur di jalan-jalan;
yang biasa duduk di atas bantal kirmizi, terbaring di timbunan sampah.
6 Kedurjanaan puteri bangsaku melebihi dosa Sodom, yang sekejap mata dibongkar-bangkir tanpa ada tangan yang memukulnya.
7 Pemimpin-pemimpin lebih bersih dari salju dan lebih putih dari susu, tubuh mereka lebih merah dari pada merjan, seperti batu nilam rupa mereka. 8 Sekarang rupa mereka lebih hitam dari pada jelaga, mereka tidak dikenal di jalan-jalan, kulit mereka berkerut pada tulang-tulangnya, mengering seperti kayu.
Ratapan Yeremia 4 berlanjut berbicara tentang tema ketidakcocokan kombinasi, ayat 5-8 menggambarkan ketidakcocokan para pemegang kuasa.
Dilihat dari segi budaya waktu itu, rakyat berpendapat bahwa orang kaya, berkuasa, pejabat pembesar dan raja adalah orang-orang yang memiliki moral tinggi dan berkemampuan baik, adalah para elite masyarakat, orang-orang yang menjalankan keadilan dan menjalankan hukum Taurat. Alasan mengapa mereka begitu kaya adalah karena Allah menganugerahkan berkat kepada mereka karena kesalehan dan ketaatan mereka pada perintah Tuhan, yakni berkat termasuk kekuasaan, uang, status, reputasi, dll. Oleh karena itu, orang biasa yang tidak mampu membaca serta tidak mengerti hukum Taurat Tuhan hanya dapat mengandalkan para elite komunitas tersebut untuk memimpin. Namun, penawanan dan penghancuran Yerusalem mengungkapkan sifat asli mereka yang mengejutkan.
Mengapa di sini berbicara tentang para elite ini? Alasannya adalah karena kata 「pemimpin-pemimpin」 (ITB) yang dijelaskan pada ayat 7, kata ini dalam bahasa asli dapat diterjemahkan menjadi 「Nazir」 (lihat juga KJV 「Nazarites」), tetapi orang Nazir yang dijelaskan di kitab Bilangan pasal 6 tidak menggambarkan keadaan jasmani mereka sebagaimana yang diuraikan di ayat 7 ini, sehingga dapat diterjemahkan ke dalam pengertian lain: 「bangsawan」 atau 「pangeran」 (lihat ESV sebagai 「princes」), yang lebih sesuai dengan apa yang diuraikan ayat 5-8, yaitu deskripsi tentang orang-orang pemegang kuasa (seperti terjemahan ITB)
Ayat 5 menunjukkan bahwa para elite bangsawan ini selalu makan makanan enak dan duduk di atas bantal merah kirmizi, di masa lalu mereka diberkati oleh Tuhan, sehingga mereka memiliki harta dan benda-benda yang indah. Ayat 7 membandingkan keluhuran moral mereka sebagai lebih murni dari salju dan lebih putih dari susu, dan tubuh mereka lebih merah dari permata (merjan), metafora ini menggambarkan bahwa mereka memiliki status dan reputasi yang berharga, dan mereka disebut 「pemimpin / bangsawan」 atau 「pangeran」, pada saat yang sama kata ini dapat diartikan sebagai「Nazir」, yang berarti bahwa mereka adalah kudus dan didedikasikan untuk Tuhan sama seperti 「Nazir」.
Namun kehancuran Yerusalem dan penawanan pengasingan mengembalikan mereka itu ke wujud aslinya, ternyata dosa mereka lebih besar dari pada dosa Sodom (ayat 6), dan wajah mereka lebih gelap dari pada jelaga, sehingga tidak ada yang mengenal mereka (ayat 8). Penampilan luar yang indah tidak bisa mengemas kotoran batin mereka, betapapun baiknya reputasi, status, kekayaan dan kesucian mereka di masa lalu, tetapi suatu hari nanti kotoran batin mereka akan terungkap, dan hari itu adalah hari TUHAN, ketika penghakiman TUHAN datang, saat itu adalah ketika mereka dinyatakan kembali ke bentuk aslinya. Pada hari itu, tidak ada yang akan mengenal mereka, artinya mereka sama sekali tidak memiliki nama reputasi lagi, hanya malu dan dijungkirbalikan.
Renungkan:
Perikop ini secara khusus ditujukan kepada para pemimpin, pejabat, orang-orang yang berkuasa dan pemimpin agama, untuk waspada hidup dalam kemunafikan berbeda luar dan dalam. Jika orang-orang ini hanya meminta orang lain untuk menghargai mereka, tetapi mereka mengabaikan moral di dalam diri dan hati mereka, bahkan penampilan indah lahiriah untuk menyembunyikan malu batin, orang-orang ini suatu hari akan dihukum oleh Tuhan, dan pada hari itu, kegelapan mereka akan terungkap dan dinyatakan kembali ke sifat asli mereka. Apakah ini ketidakcocokan kombinasi? Ternyata kehidupan di masa lalu yang berkelimpahan yang tidak konsisten antara dalam dan luar adalah ketidakcocokan kombinasi, tetapi sekarang ditawan di pengasingan itu menjadi kecocokan (kombinasi yang cocok)!
Renungan pemahaman Kitab Ratapan
Renungan pemahaman Surat atau Kitab yang lain
Diterjemahkan dari 「爾道自建 Ěr Dào Zì Jiàn」, tema Kitab Ratapan ditulis oleh Dr. Lawrence Ko (Gāo Míng Qiān 高銘謙) yang dipublikasi pada bulan Oktober 2020 merupakan hak cipta (copyright) Alliance Bible Seminary H.K (建道神學院 Jiàn Dào Shén Xué Yuàn).
Renungan untuk Kalangan Kristen.
Iklan yang ada bukan milik blog ini, tetapi milik WordPress penyedia fasilitas blog tanpa biaya.