Tag Archives: Ex nihilo

1 Kor. 1:28-31

「Tidak ada yang memegahkan diri! Pemegahan diri menuju kebinasaan!」

Oleh Rev. Dr. Kiven Choy (蔡少琪)
Alliance Bible Seminary H.K.

(1 Kor. 1:28-31 [ITB])
28 dan apa yang tidak terpandang dan yang hina bagi dunia, dipilih Allah, bahkan apa yang tidak berarti, dipilih Allah untuk meniadakan apa yang berarti, 29 supaya jangan ada seorang manusiapun yang memegahkan diri di hadapan Allah.
30 Tetapi oleh Dia kamu berada dalam Kristus Yesus, yang oleh Allah telah menjadi hikmat bagi kita. Ia membenarkan dan menguduskan dan menebus kita. 31 Karena itu seperti ada tertulis: 「Barangsiapa yang bermegah, hendaklah ia bermegah di dalam Tuhan.」 【Lihat Yeremia 9:23-24】
【Terjemahan harfiah】
28-29 dan Allah telah memilih yang hina, yang dipandang rendah oleh dunia, bahkan yang tidak memiliki apa-apa, untuk menghancurkan yang memiliki, agar semua yang daging tidak dapat memegahkan diri di hadapan Allah.
30-31 oleh karena Dia, kamu sekalian dapat berada di dalam Kristus Yesus: agar Kristus telah menjadi hikmat yang kita peroleh dari Allah; yaitu kebenaran, kekudusan dan penebusan. Seperti tertulis dalam Kitab Suci: 「semua yang bermegah, harus mengandalkan Tuhan untuk bermegah.」

Paulus dengan kata-kata keras menegur orang-orang sombong, yang meninggikan diri dan yang berpikir bahwa dirinya memiliki, yang memandang rendah mereka yang tidak terpandang dan yang hina, dan yang tidak memiliki apa-apa. Sedangkan setiap yang tidak terpandang dan yang hina, dan yang tidak memiliki apa-apa yang percaya kepada Tuhan, tidak bersandar pada diri sendiri, tetapi percaya mengandalkan Kristus dan anugerah cuma-cuma dari Allah di dalam Kristus. Orang-orang yang memegahkan diri, memandang rendah Allah, Injil Tuhan, membenci Kristus dan anak-anak pilihan Allah, tetapi hasil akhir mereka adalah penghinaan, bukan kesombongan!

Akar kata yang tidak terpandang (agenes) berarti tidak punya keluarga, tidak ada latar belakang yang baik. Di era feodal Kekaisaran Romawi, istilah ini digunakan untuk menghina kelas bawah. Dalam masyarakat feodal di Timur dan Barat, banyak orang dianggap sebagai orang rendahan. Kata yang hina (exoutheneo) adalah gabungan kata yang berarti keluar dari ketiadaan』」, orang-orang yang tidak memiliki apa-apa dan tidak memiliki latar belakang ini adalah orang-orang yang dipandang rendah dan dihina di zaman yang meninggikan tingkat kasta. Dan yang tidak memiliki apa-apa (those are not) mengacu pada orang yang bukan apa-apaatau yang tidak memiliki. Tetapi orang-orang yang tidak terpandang dan yang hina, dan yang tidak memiliki apa-apa, yang bukan apa-apa ternyata justru dikasihi Tuhan! Betapa indahnya kasih dan pemilihan Allah!

Dalam 1 Korintus 1:27-28, Paulus dua kali berturut-turut menggunakan kata dipilih (eklegomai). Paulus menekankan: apakah kita berharga atau tidak, kuncinya bukanlah bagaimana manusia melihatnya, atau bagaimana kita melihatnya, tetapi bagaimana Allah melihatnya! Allah telah memilih mereka, dan melihat mereka sebagai berharga di mata-Ku dan mulia (Yesaya 43:4) Ini adalah kunci dan faktor yang paling kritis. Kesimpulan yang paling penting bukanlah penilaian manusia yang diperhitungkan, tetapi penilaian Allah yang berlaku! Maka Paulus melanjutkan dengan mengatakan: Allahlah yang membuat kita dapat percaya kepada Tuhan, dapat berada di dalam Kristus Yesus! Allahlah yang membuat Kristus menjadi hikmat milik kita! Karena kita berada di dalam Kristus Yesus maka kita mendapatkan kebenaran, kekudusan dan penebusan., Yesus Kristus ada di sana! Itu adalah Tuhan, biarkan Kristus menjadi hikmat kita! Karena kita ada di dalam Kristus di sana, kita memiliki kebenaran, kekudusan dan keselamatan yang sejati. Ketika kita merasa memiliki, ingatlah bahwa kita berasal dari tidak ada, tidak memiliki apa-apa menjadi memiliki! Penyebab kita memiliki adalah sepenuhnya bergantung mengandalkan Kristus! Oleh karena itu, setiap sukacita yang hendak bermegah yang sesuai dengan kehendak Allah, itu harus ada di dalam Kristus, bermegah yang mengandalkan Kristus! Berbicara tentang diri kita, tidak ada apa-apa yang bisa dibanggakan!

Orang Yunani menganggap diri mereka pintar dan orang memiliki hikmat! Tetapi tanpa keselamatan, tanpa Kristus, mereka hanyalah orang-orang berdosa, hanya orang-orang berdosa yang harus menanggung hukuman murka Allah! Apa yang bisa mereka banggakan? Orang yang tidak memiliki Kristus tidak bisa disebut orang bijak, orang memiliki hikmat! Mereka yang sepanjang hidup menolak Injil kabar sukacita dan Kristus adalah kebodohan terbesar di dunia. Mengapa mereka menyebut diri mereka pintar dan bijaksana memiliki hikmat? Mengapa orang Kristen masih harus iri pada mereka dan mengikuti nilai-nila dan cara pandang mereka?

Saya suka perkataan Yesaya 43:4 Oleh karena Aku memandang engkau berharga di mata-Ku dan mulia! Salah satu kebenaran inti yang besar dalam Alkitab adalah bahwa Allah sangat ultra super mengasihi kita! Allah mengasihi kita bukan karena kita memiliki, tetapi karena Allah adalah Tuhan yang dapat mengubah dari yang tiada menjadi ada』」! Allah dapat menyelamatkan dan mengubah kita yang tidak terpandang dan yang hina, dan yang tidak memiliki apa-apa! Seperti yang dikatakan Alkitab: Ia menegakkan orang yang hina dari dalam debu, dan mengangkat orang yang miskin dari lumpur, untuk mendudukkan dia bersama-sama dengan para bangsawan, dan membuat dia memiliki kursi kehormatan (1 Samuel 2:8). Daud berkata dengan baik: apakah manusia, sehingga Engkau mengingatnya? Apakah anak manusia, sehingga Engkau mengindahkannya? … telah memahkotainya dengan kemuliaan dan hormat. … Ya TUHAN, Tuhan kami, betapa mulianya nama-Mu di seluruh bumi! (Mazmur 8:4-9)

Renungkan:
• Di antara orang-orang yang Anda kenal, apakah banyak yang suka berbangga diri? Apa yang suka dibanggakan mereka? Semua yang membuat mereka bermegah itu, jika tidak ada Kristus, apa yang akhirnya akan mereka dapatkan?
• Dalam hidup Anda, pengalaman apa yang Allah buat agar Anda mengalami dari yang tiada menjadi ada, Anda dari yang tidak ada apa-apa menjadi memiliki? Anda dapat meluangkan waktu untuk bermeditasi merenungkan, dan kemudian bersyukur kepada Tuhan!


Renungan pemahaman Surat 1 Korintus

Renungan pemahaman Surat atau Kitab yang lain


Diterjemahkan dari 「爾道自建 Ěr Dào Zì Jiàn」, tema Surat 1 Korintus 1-4 ditulis oleh Rev. Dr. Kiven Choy (蔡少琪) yang dipublikasi pada bulan Juli 2021 merupakan hak cipta (copyright) Alliance Bible Seminary H.K (建道神學院 Jiàn Dào Shén Xué Yuàn).


Renungan untuk Kalangan Kristen.