「Gideon ── gambaran keadaan Israel」
Oleh Dr. Wong Tin-yat
Alliance Bible Seminary H.K.
(Hak. 6:1-11 [ITB])
1 Tetapi orang Israel melakukan apa yang jahat di mata TUHAN; sebab itu TUHAN menyerahkan mereka ke dalam tangan orang Midian, tujuh tahun lamanya, 2 dan selama itu orang Midian berkuasa atas orang Israel.
Karena takutnya kepada orang Midian itu, maka orang Israel membuat tempat-tempat perlindungan di pegunungan, yakni gua-gua dan kubu-kubu.
3 Setiap kali orang Israel selesai menabur, datanglah orang Midian, orang Amalek dan orang-orang dari sebelah timur, lalu maju mendatangi mereka; 4 berkemahlah orang-orang itu di daerah mereka, dan memusnahkan hasil tanah itu sampai ke dekat Gaza, dan tidak meninggalkan bahan makanan apapun di Israel, juga domba, atau lembu atau keledaipun tidak. 5 Sebab orang-orang itu datang maju dengan ternaknya dan kemahnya, dan datangnya itu berbanyak-banyak seperti belalang. Orang-orangnya dan unta-untanya tidak terhitung banyaknya, sekaliannya datang ke negeri itu untuk memusnahkannya, 6 sehingga orang Israel menjadi sangat melarat oleh perbuatan orang Midian itu. Lalu berserulah orang Israel kepada TUHAN.
7 Ketika orang Israel berseru kepada TUHAN karena orang Midian itu, 8 maka TUHAN mengutus seorang nabi kepada orang Israel, yang berkata kepada mereka: 「Beginilah firman TUHAN, Allah Israel: 『Akulah yang menuntun kamu keluar dari Mesir dan yang membawa kamu keluar dari rumah perbudakan. 9 Aku melepaskan kamu dari tangan orang Mesir dan dari tangan semua orang yang menindas kamu, bahkan Aku menghalau mereka dari depanmu dan negeri mereka Kuberikan kepadamu. 10 Dan Aku telah berfirman kepadamu: Akulah TUHAN, Allahmu, maka janganlah kamu menyembah allah orang Amori, yang negerinya kamu diami ini. Tetapi kamu tidak mendengarkan firman-Ku itu.』」
11 Kemudian datanglah Malaikat TUHAN dan duduk di bawah pohon tarbantin di Ofra, kepunyaan Yoas, orang Abiezer itu, sedang Gideon, anaknya, mengirik gandum dalam tempat pemerasan anggur agar tersembunyi bagi orang Midian.
Bagaimana kondisi bangsa Israel pada zaman Gideon? Ayat 10 mengatakan: 「Aku telah berfirman kepadamu: 『Akulah TUHAN, Allahmu, maka janganlah kamu menyembah allah orang Amori, yang negerinya kamu diami ini. Tetapi kamu tidak mendengarkan firman-Ku itu.』」 Artinya: bangsa Israel sekali lagi melakukan apa yang jahat di mata TUHAN, mengabdi dan menyembah 「allah orang Amori」, apakah itu? Menurut ayat 6:25, itu adalah berhala 「Baal」. Namun, setelah membaca 10 ayat ini dengan cermat, penulis 《Kitab Hakim-hakim》 memberi tahu kita secara rinci bahwa dalam 「tujuh tahun」 ini (ayat 1), bagaimanana orang Midian menindas orang Israel. Tapi apa masalahnya?
「Baal」 adalah dewa yang disembah oleh orang Kanaan, yang mereka percaya bertanggung jawab atas kesuburan dan alam. Menurut latar belakang kepercayaan orang Kanaan, Baal bisa membawa kemakmuran dan pertumbuhan bagi para penyembahnya; ditambah lagi, karena kemudian Israel jatuh ikut orang-orang Kanaan menyembah dewa yang sama, yang seharusnya memungkinkan aliansi yang lebih kuat antara kedua negara. Namun, ironisnya adalah bahwa dalam 7 tahun terakhir, Israel bukan saja tidak mendapatkan panen yang baik, tetapi bahkan tidak ada stabilitas keamanan politik. Di balik 10 ayat ini, penulis Alkitab ingin memberitahu kita: menyembah Baal? Jika dewa ini sangat hebat, mengapa tidak bisa melindungi keamanan Israel?
Selain itu, apa yang lebih ironis? Ayat 11 mengatakan: 「… Gideon, anak Yoas, mengirik gandum dalam tempat pemerasan anggur …」 Apa masalahnya?
Jika kita masih ingat deskripsi Debora di pasal 4, kita mungkin mengerti ketidakbergunaan Gideon. Alkitab mencatat bahwa Debora biasa 「duduk di bawah pohon korma Debora」 dan orang Israel menghadap dia untuk berhakim kepadanya, bagaimana dengan hari ini? Gideon mengirik gandum dalam tempat pemerasan anggur untuk menghindari orang Midian. Apa itu 「tempat pemerasan anggur」? Mungkin itu adalah gua di gunung, atau gua bawah tanah, yang berarti dia berada di tempat yang sangat tersembunyi.
Gideon bahkan juga termasuk orang Israel pada waktu itu, mereka mengira bahwa 「tempat-tempat perlindungan di pegunungan」 , yakni gua-gua yang mereka gali dan kubu-kubu yang mereka bangun (ayat 2) sudah menjadi zona aman mereka. Mungkin mereka sangat ingin meminta pertolongan Allah, tetapi mereka sepertinya memegang erat berhala tidak mau melepaskannya. Ayat 6 mencatat bahwa mereka berseru kepada Allah, tetapi dalam ayat 11 kita melihat Gideon (dan bahkan lebih banyak lagi orang Israel) yang masih bekerja di dalam gua yang mereka bangun dan juga tidak segera menyingkirkan berhala, (lihat juga renungan Yehezkiel 23:5-10, klik untuk membaca)
Renungkan:
Jika kita memahami gambaran ini secara visual, kita mungkin akan mengerti bahwa ini bukanlah sekadar penilaian sederhana antara 「ketaatan」 dan 「ketidaktaatan」. Apa artinya? Dalam 7 tahun terakhir kehidupan orang Israel ini, tepat memberi tahu kita: jika hidup kita tertanam dalam bentuk dan kebiasaan tertentu, akan sulit bagi kita untuk keluar dari situasi ini! Ini bukan hanya pertanyaan apakah kita bersedia untuk menanggapi panggilan Allah, tetapi dibutuhkan membayar harga yang mahal dan keberanian untuk membuat perubahan yang mengguncangkan!
Renungan pemahaman Kitab Hakim-hakim
Renungan pemahaman Surat atau Kitab yang lain
Diterjemahkan dari 「爾道自建 Ěr Dào Zì Jiàn」, tema Kitab Hakim-hakim ditulis oleh Dr. Wong Tin-yat (黃天逸) dipublikasi pada bulan April 2021 merupakan hak cipta (copyright) Alliance Bible Seminary H.K (建道神學院 Jiàn Dào Shén Xué Yuàn).
Renungan untuk Kalangan Kristen.