「TUHAN, Gembalaku」
Panggilan dan Pembaruan Hidup
Oleh Rev. Dr. Dennis Kiang Lok-man (姜樂雯)
Alliance Bible Seminary H.K.
(Mazmur 23 [ITB])
1 Mazmur Daud.
TUHANlah gembalaku, takkan kekurangan aku.
………2 Ia membaringkan aku di padang yang berumput hijau,
Ia membimbing aku ke air yang tenang;
………3 Ia menyegarkan jiwaku.
Ia menuntun aku di jalan yang benar
demi nama-Nya.
4 Sekalipun aku berjalan dalam lembah kekelaman,
………aku tidak takut bahaya,
sebab Engkau besertaku;
………gada-Mu dan tongkat-Mu, itulah yang meneguhkan aku.
5 Engkau menyediakan hidangan bagiku,
………di hadapan lawan-lawanku;
Engkau mengurapi kepalaku dengan minyak;
………pialaku penuh melimpah.
6 Kebaikan dan kasih setia belaka akan mengikuti aku,
………seumur hidupku;
dan aku akan tinggal dalam Rumah TUHAN
………sepanjang masa.
Ayat 3, 「Ia menyegarkan jiwaku」 dapat diterjemahkan sebagai 「Ia membangunkan hati jiwaku」 atau 「Ia membuat aku berbalik」
Ayat 6 「… aku akan tinggal dalam Rumah TUHAN …,」 kata 「tinggal」 dalam bahasa aslinya adalah 「kembali」
Hari ini, kita memasuki tahap akhir perenungan tentang 「Panggilan dan Pembaharuan」: menjalani panggilan kita. Mazmur 23 sangat familiar bagi banyak orang percaya, bahkan beberapa di antaranya mampu melafalkannya dari ingatan. Mazmur ini menggambarkan Allah sebagai seorang Gembala, sebuah metafora yang paling dekat dengan pengalaman hidup bangsa Israel di Perjanjian Lama. Pertanian dan peternakan hidup berdampingan pada waktu itu, dan orang-orang sangat memahami kepedulian, kesabaran, dan pengorbanan gembala untuk kawanan dombanya—sebuah manifestasi nyata dari kasih dan perlindungan Allah. Yakob berkata, 「… Allah itu, sebagai Allah yang telah menjadi gembalaku selama hidupku sampai sekarang」 (bdk. Kejadian 48:15), menunjukkan betapa kuatnya tradisi ini berakar dalam sejarah Israel.
Pemazmur menyatakan, 「Aku tidak akan kekurangan,」 bukan berarti hidup yang mudah dan tanpa beban, tetapi lebih tepatnya bahwa dengan hadirat penyertaan Allah, seseorang tidak akan kekurangan kebutuhan hidup yang sesungguhnya. Bangsa Israel mengembara di padang gurun selama empat puluh tahun, dan Allah menjaga mereka siang dan malam; mereka tidak kekurangan apa pun (lihat Ulangan 2:7). Gembala menuntun kawanan domba ke padang rumput hijau dan aliran air, memulihkan kekuatan tubuh dan pikiran yang lelah, tepat seperti Allah menyegarkan jiwa orang. 「Ia menuntun aku di jalan yang benar demi nama-Nya,」 menunjukkan bahwa Allah secara pribadi mengungkapkan dan menuntun kita di jalan yang benar, jalan yang menuju keselamatan dan sukacita. Namun, hidup akan selalu melewati lembah-lembah gelap, yang dipenuhi rasa takut dan ketidakberdayaan. Pemazmur menggambarkan 「lembah kekelaman (lembah bayang-bayang kematian)」 sebagai kawanan domba yang berjalan di tebing curam, dikelilingi oleh binatang buas, namun karena hadirat penyertaan Allah, mereka 「tidak takut akan bahaya.」 Tongkat gembala melambangkan perlindungan, sementara tongkat melambangkan bimbingan dan disiplin; Seorang gembala yang baik tidak hanya memimpin jalan tetapi juga memberikan peringatan dan koreksi di saat krisis. Mazmur ini selanjutnya menyajikan gambaran yang kaya: bahkan di saat dikelilingi oleh musuh, Allah tetap menyiapkan perjamuan bagi Pemazmur, mengurapi kepalanya dengan minyak dan mengisi cawannya hingga melimpah, menunjukkan kasih karunia dan kemuliaan-Nya yang berlimpah.
Akhirnya, Pemazmur menyatakan dengan penuh keyakinan: 「Kebaikan dan kasih setia belaka akan mengikuti aku, seumur hidupku; dan aku akan tinggal dalam Rumah TUHAN sepanjang masa.」 Inilah tepatnya menjalani kehidupan panggilan: dalam kasih karunia-Nya sepenuhnya bergantung pada Gembala dan berjalan di jalan kebenaran. Kita lemah seperti domba, membutuhkan bimbingan dan perlindungan seorang gembala. Ketika kita memilih untuk sepenuhnya bergantung pada Allah, kita dapat menemukan kedamaian dan kekuatan batin bahkan di tengah badai dan ancaman kehidupan. Menjalani panggilan kita berarti mempraktikkan percaya dan ketaatan mengikuti sepenuhnya ini dalam kehidupan sehari-hari.
Renungkan:
1. Bagaimana perasaan Anda, bahwa Tuhan telah menyediakan semua kebutuhan hidup dan membuat Anda tidak kekurangan apa pun?
2. Setelah mengalami penggembalaan dan perlindungan Tuhan, bagaimana Anda ingin menjalani panggilan hidup Anda dalam kehidupan sehari-hari?
Renungan pemahaman Penggilan dan Pembaruan 2026
Renungan pemahaman Surat atau Kitab yang lain
Diterjemahkan dari 「爾道自建 Ěr Dào Zì Jiàn」, tema 「Panggilan dan Pembaruan」 ditulis oleh Dennis Kiang Lok-man (姜樂雯) yang dipublikasikan pada bulan April 2026 merupakan hak cipta (copyright) Alliance Bible Seminary H.K (建道神學院 Jiàn Dào Shén Xué Yuàn).
Renungan untuk Kalangan Kristen.