「Kesatuan penuh daya hidup」
Oleh Dr. Scott Yip Ying Lam (葉應霖)
Alliance Bible Seminary H.K.
(Flp. 2:1-4 [ITB])
1 Jadi karena dalam Kristus ada nasihat, ada penghiburan kasih, ada persekutuan Roh, ada kasih mesra dan belas kasihan, 2 karena itu sempurnakanlah sukacitaku dengan ini: hendaklah kamu sehati sepikir, dalam satu kasih, satu jiwa, satu tujuan, 3 dengan tidak mencari kepentingan sendiri atau puji-pujian yang sia-sia.
Sebaliknya hendaklah dengan rendah hati yang seorang menganggap yang lain lebih utama dari pada dirinya sendiri; 4 dan janganlah tiap-tiap orang hanya memperhatikan kepentingannya sendiri, tetapi kepentingan orang lain juga.
Sangat mudah untuk memahami ayat-ayat ini terlepas dari latar belakang situasi di Filipi, dan melihat mereka sebagai nasihat moral yang berlaku secara universal. Namun, menurut tata letak sastra dalam surat Filipi, perikop ini mengikuti paragraf sebelumnya (Flp. 1:27-30), dan juga diletakkan sebelum 「Hymne Kristus」 (Flp. 2:5-11). Dengan kata lain, seruan ini berperan sebagai jembatan, memimpin jemaat Filipi dan pembaca, berawal dari 「warga Kristus menderita」 (πολιτεύομαι politeuomai) diarahkan kepada kisah Kristus yang setia menerima penderitaan. Oleh karena itu, perikop ini memegang peran yang sangat strategis.
「Jadi」 (Flp. 2:1), ketika jemaat Filipi tahu bagaimana diri mereka harus menghidupi kewarganegaraan Kristen, Paulus lebih lanjut menjelaskan interaksi antara orang-orang percaya. Lalu Paulus menuliskan empat 「jikalau ada …」 berurutan (「jikalau ada nasehat, jikalau ada penghiburan kasih, jikalau ada persekutuan Roh, jikalau ada pengasihan dan belas kasihan」 ITL), itu bukan ekspresi keraguan Paulus, sebaliknya, bentuk kalimat bersyarat dalam tata bahasa Yunani berfokus pada pertimbangan retorik untuk meyakinkan pembaca. Dengan kata lain, Paulus sebenarnya mengatakan: 「jadi di dalam Kristus ada nasihat, ada penghiburan kasih, ada persekutuan Roh, ada kasih mesra dan belas kasihan」 (tepat seperti ITB), maka 「hendaklah kamu sehati sepikir, dalam satu kasih, satu jiwa, satu tujuan」. Dalam menghadapi lingkungan penuh kesulitan dan yang tidak bersahabat, Paulus mendorong orang percaya agar masuk ke dalam 「persekutuan Roh」「(κοινωνία πνεύματος / koinonia Pneumatos), untuk satu hati menghadapi tantangan di sekitar, agar tidak memiliki pola pikir dan nilai yang berbeda.
Berharga diperhatikan, Filipi 2:2 「sehati sepikir」 dan 「satu tujuan」 sebenarnya berasal dari kata Yunani yang sama φρονέω phroneo. Jelas, Paulus berharap untuk melihat kesatuan, bukan kesatuan perilaku mekanik, atau kesatuan cuci otak tanpa berpikir, atau dapat mengandalkan rasio pikiran manusia tanpa perlu kesatuan iman. Paulus melihat kesatuan, dibangun di atas dasar persatuan Tuhan dan saudara-saudari dan yang telah dipertimbangkan sangat matang, ini adalah kesatuan yang penuh daya hidup. Hanya dalam kesatuan ini, sukacita Paulus dapat sempurna.
Kebalikan dari pemikiran dan kesatuan seperti ini adalah pola hidup mencari kepentingan sendiri atau puji-pujian yang sia-sia. Kata 「kepentingan sendiri」 ἐριθεία eritheia, Paulus pernah menggunakan kata ini di Flp. 1:17 untuk menggambarkan orang-orang yang memberitakan Kristus demi motif 「kepentingan sendiri」. Di permukaan mereka memberitakan Kristus, tetapi kenyataannya mereka memiliki motif yang tidak murni, di satu sisi, mereka mencoba untuk menambah beban penderitaan Paulus, dan di sisi lain, mereka berusaha keras mencari kekuasaan dan kemuliaan untuk diri mereka sendiri. Oleh karena Kristus, Paulus mengingatkan orang-orang percaya di Filipi untuk 「memutus hubungan」 dengan orang-orang tersebut dan pemikiran mereka, menolak mengejar 「puji-pujian yang sia-sia」 (κενοδοξία kenodoxia), hendaknya rendah hati, dan setiap orang menganggap yang lain lebih utama dari pada dirinya sendiri (lihat terjemahan NASB95: 「regard one another as more important than yourselves」), setiap orang seharusnya tidak hanya peduli dengan kepentingan sendiri, tetapi juga peduli dengan kepentingan orang lain.
Dengan cara apa agar orang percaya di Filipi bisa belajar tentang cara hidup yang sesuai kehendak hati Tuhan? 「Hendaklah kamu dalam hidupmu bersama, menaruh pikiran dan perasaan yang terdapat juga dalam Kristus Yesus」 (Flp. 2:5)
Renungkan:
• Apakah Anda bertautan bersatu dengan komunitas orang percaya atau bersatu dengan pola hidup yang bagaimana? Tautan ini menambahkan makna dan arah yang bagaimana atas hidup Anda?
• Apa perbedaan nilai-nilai yang dibawakan iman Kristen dan nilai-nilai sebelum Anda percaya? Aspek apa dalam cara hidup Anda yang Anda harapkan bisa makin seperti Kristus? Apakah Anda mengharapkannya?
Renungan pemahaman Surat Filipi (November 2021)
Renungan pemahaman semua Surat Filipi
Renungan pemahaman Surat atau Kitab yang lain
Diterjemahkan dari 「爾道自建 Ěr Dào Zì Jiàn」, tema Surat Filipi ditulis oleh Dr. Scott Yip Ying Lam dipublikasi pada bulan November 2021 merupakan hak cipta (copyright) Alliance Bible Seminary H.K (建道神學院 Jiàn Dào Shén Xué Yuàn).
Renungan untuk Kalangan Kristen.