「Puisi nyanyian」 untuk gadis Sulam
Oleh Rev. Dr. Wong Tin-yat (黃天逸)
Alliance Bible Seminary H.K.
(Kid. 7:1-5 [ITB])
1 Betapa indah langkah-langkahmu dengan sandal-sandal itu, puteri yang berwatak luhur! Lengkung pinggangmu bagaikan perhiasan, karya tangan seniman.
2 Pusarmu seperti cawan yang bulat, yang tak kekurangan anggur campur. Perutmu timbunan gandum, berpagar bunga-bunga bakung.
3 Seperti dua anak rusa buah dadamu, seperti anak kembar kijang.
4 Lehermu bagaikan menara gading, matamu bagaikan telaga di Hesybon, dekat pintu gerbang Batrabim; hidungmu seperti menara di gunung Libanon, yang menghadap ke kota Damsyik.
5 Kepalamu seperti bukit Karmel, rambut kepalamu merah lembayung; seorang raja tertawan dalam kepang-kepangnya.
Ayat-ayat ini memiliki perbedaan signifikan dengan dua 「Puisi nyanyian tubuh」 dari tokoh pria kepada tokoh wanita (4:1 -7; 6:4 -9). Puisi nyanyian yang pertama menggambarkan mata, rambut, gigi, bibir mulut, pipi, leher, dan dada sang tokoh wanita; sedangkan Puisi nyanyian yang kedua hanya menggambarkan mata, rambut, gigi, dan pipi tokoh wanita, tidak menyebutkan leher atau kaki. Namun, Puisi nyanyian di pasal 7 ini menggambarkan dari bawah ke atas, yakni kedua kaki, pinggang, pusar, perut, dada, leher, mata, hidung, kepala, dan bahkan rambut. Secara relatif, 「Puisi nyanyian tubuh」 ini lebih komprehensif menggambarkan keseluruhan diri tokoh wanita, dan membuat kita merasa bahwa antusiasme antara mereka kedua sudah mencapai puncaknya.
Kata 「putri」 atau secara literal 「prince’s daughter」 dalam teks bahasa asli adalah kata נָדִיב nadiyb yang sama di ayat 6:12 dalam frasa 「kereta orang bangsawan」, dalam RCUV Mandarin diterjemahkan sebagai 「putri terhormat」. Tampaknya penulis sengaja memakain kata ini untuk menghubungkan 「Puisi nyanyian tubuh」 di pasal 7 dengan teks sebelumnya ayat 6:12-13 「Tak sadar diri aku; kerinduanku menempatkan aku di atas kereta orang bangsawan. Kembalilah, kembalilah, ya gadis Sulam, kembalilah, kembalilah, supaya kami dapat melihat engkau! Mengapa kamu senang melihat gadis Sulam itu seperti melihat tari-tarian perang?」
Adapun puisi nyanyian tokoh pria kepada tokoh wanita ini, terdapat aspek-aspek berikut:
– Sepasang kaki dan lengkung pinggang: dari bahasa aslinya dapat diterjemahkan sebagai 「sepasang kakimu bagaimana bisa sedemikian cantik? Ah, Putri raja! Garis lengkung pinggangmu seperti karya buatan tangan seniman? Dapat dilihat, kecantikan tokoh wanita sebagai mahakarya ciptaan Allah.
– Pusar dan perut: bentuk 「pusar」 bulat, oleh karena itu, 「cawan yang bulat」 dan 「anggur campur」 adalah metafora terhadap cinta kasih ── tokoh pria ingin minum anggur dalam cawan; Adapun 「perut」 dapat mengacu ke rahim dan perut, yang merupakan tempat kehamilan, dan juga bagian yang dipercaya orang Ibrani untuk menyimpan perasaan. Oleh karena itu, 「Perutmu timbunan gandum, berpagar bunga-bunga bakung」 dapat menggambarkan perasaan tokoh wanita yang kaya dan mekar. Namun, beberapa peneliti berpendapat bahwa ayat ini menggambarkan 「keintiman」 mereka berdua. Tampaknya 「Puisi nyanyian tubuh」 ini adalah milik di antara kedua orang itu saja.
– Dada: (lihat 4:5 klik untuk membaca)
– Leher, mata dan hidung: tokoh wanita memiliki leher bagaikan menara gading adalah gabungan kepercayaan diri dan keanggunan elegan; mata bagaikan telaga yang berair membuat tokoh pria tertarik, dan hidungnya tinggi dan terhormat, serasi dengan lehernya.
– Kepala dan rambut: ini adalah puncak dari 「Puisi nyanyian tubuh」, merupakan gambaran dari tokoh pria atas 「kepala」 dan 「rambut」 tokoh wanita selain tubuh yang tinggi (seperti: bukit Karmel), rambut kepala yang berwarna merah lembayung 「ungu」 adalah pewarna paling mahal yang digunakan raja, oleh karena itu, di mana tokoh wanita digambarkan oleh sang tokoh pria sebagai ratu pada umumnya, kecantikannya luar biasa sedemikian menarik tokoh pria.
Renungkan:
Membaca bersama 5 ayat ini seperti tangan fotografer memegang kamera, menangkap sisi terindah dari anggota badan dari bawah ke atas, teliti dan hati-hati. Sebenarnya, pasangan yang Tuhan siapkan untuk kita begitu indah. Apakah kita semua sedemikian menghargai pasangan kita? (「Puisi nyanyian tubuh」 ini adalah milik di antara kedua orang itu saja)
Renungan pemahaman Kitab Kidung Agung
Renungan pemahaman Surat atau Kitab yang lain
Diterjemahkan dari 「爾道自建 Ěr Dào Zì Jiàn」, tema Kitab Kidung Agung ditulis oleh Rev. Dr. Wong Tin-yat (黃天逸) yang dipublikasi pada bulan Agustus 2021 merupakan hak cipta (copyright) Alliance Bible Seminary H.K (建道神學院 Jiàn Dào Shén Xué Yuàn).
Renungan untuk Kalangan Kristen.