「Betapa diberkatinya orang-orang rohani」
Oleh Rev. Dr. Kiven Choy (蔡少琪)
Alliance Bible Seminary H.K.
(1 Kor. 2:13-16 [ITB])
13 Dan karena kami menafsirkan hal-hal rohani kepada mereka yang mempunyai Roh, kami berkata-kata tentang karunia-karunia Allah dengan perkataan yang bukan diajarkan kepada kami oleh hikmat manusia, tetapi oleh Roh.
14 Tetapi manusia duniawi tidak menerima apa yang berasal dari Roh Allah, karena hal itu baginya adalah suatu kebodohan; dan ia tidak dapat memahaminya, sebab hal itu hanya dapat dinilai secara rohani.
15 Tetapi manusia rohani menilai segala sesuatu, tetapi ia sendiri tidak dinilai oleh orang lain. 16 Sebab: 「Siapakah yang mengetahui pikiran Tuhan, sehingga ia dapat menasihati Dia?」 Tetapi kami memiliki pikiran Kristus.
【Yesaya 40:13 [ITB]】
13 Siapa yang dapat mengatur Roh TUHAN atau memberi petunjuk kepada-Nya sebagai penasihat?
Perikop ini, terutama 1 Kor. 2:15, sepanjang sejarah telah diselewengkan artinya dan disalahgunakan oleh berbagai orang yang memproklamirkan diri sebagai 「manusia super spiritual」 yang tidak boleh dipertanyakan dan dimintai tanggung jawabnya. Peneliti Alkitab Gordon D. Fee mengatakan: 「perikop ini dalam sejarah Gereja telah dipergunakan dengan cara yang paling disayangkan. Maksud Paulus benar-benar menjadi hilang, diganti penjelasan yang sepenuhnya berlawanan.」 Orang yang salah menafsirkan melihat diri mereka super rohani, jadi tidak ada yang bisa menilai dan menegur mereka.
Untuk memahami paragraf ini dengan hati-hati, pertama-tama kita harus dengan dua kelompok istilah Yunani. Pertama, dalam 1 Korintus penggunaan beberapa kata terkait kata krino 「menilai, menghakimi, mengadili, mengkritik」 (judge, condemn, approve), Paulus menghadapi berbagai penilaian yang menghakimi dari jemaat di Korintus, dan dia mengajar mereka agar memiliki penilaian dan penghakiman yang sesuai dengan kehendak Allah, membuat penilaian atau menghakimi yang sesuai rohani, jadi Paulus menggunakan lima kata Yunani yang berhubungan dengan kata krino. Kata krino (17 kali), anakrino (10 kali), diakrino (5 kali), sugkrino (1 kali) dan katakrino (1 kali), total muncul 34 kali merupakan kata yang penting dalam Surat 1 Korintus. Dalam perikop hari ini, kata sugkrino (「menafsirkan / menjelaskan」) mengandung makna 「bandingkan dengan (compare with)」, artinya sebuah penjelasan yang baik memiliki「perbandingan yang masuk akal」. Kata anakrino (「menilai」) muncul tiga kali, memiliki makna 「menyelidiki satu per satu,」 sering dipakai dalam pengadilan Yunani, mengandung makna 「menghakimi」 memeriksa dengan hati-hati dan sungguh-sungguh.
Dalam paragraf ini, Paulus juga menggunakan kata sifat 「rohaniah」 (pneumatikos) untuk diperbandingkan merupakan lawan kata 「duniawi / jasmaniah」 (psuchikos / alami, fisik). Kata 「rohaniah」 (pneumatikos) muncul 16 kali juga merupakan kata yang penting di Surat 1 Korintus ini. Kata「rohaniah」 dan 「surgawi」 (15:40, 48-49) diperbandingkan merupakan lawan kata 「duniawi / jasmaniah」 (2:14),「tubuh alamiah」 (15:44, 46), 「manusia duniawi」 (3:1, 3; 9:11), dan 「berasal dari debu tanah」 (15:47-49). Dalam 1 Korintus 15:45-46, Paulus menunjukkan: 「Manusia pertama, Adam menjadi makhluk yang hidup, tetapi Adam yang akhir menjadi roh yang menghidupkan. Tetapi yang mula-mula datang bukanlah 『yang rohaniah』, tetapi 『yang alamiah』; kemudian barulah datang 『yang rohaniah』.」 Yesus adalah Adam yang akhir, setiap orang yang percaya kepada Tuhan dapat menerima Roh Kudus, dilahirkan dari Roh, dan dibimbing oleh Roh Kudus agar dapat memahami Alkitab, memahami Injil, dan memahami rahasia Allah. Dan manusia yang belum diselamatkan hanyalah keturunan Adam yang jatuh, yakni yang Yesus katakan: 「Apa yang dilahirkan dari daging, adalah daging, dan apa yang dilahirkan dari Roh, adalah roh」 (Yoh. 3:6) Maka, orang-orang yang belum diselamatkan, setelah kejatuhan manusia dalam dosa hanya dapat menggunakan mata 「jasmani fisik dan mata duniawi」, dan tidak dapat benar-benar memahami 「hal-hal rohaniah」, oleh karena itu, mereka membenci dan memandang rendah kebenaran tentang 「inkarnasi, salib, penderitaan, dan kebangkitan」. Mereka menganggap kebenaran- kebenaran ini sebagai 「kebodohan」, sama seperti pengalaman Paulus di Atena, 「ketika mereka mendengar tentang kebangkitan orang mati, maka ada yang mengejek …」 (Kis. 17:32).
Ajaran Paulus tidak bermaksud mengatakan bahwa 「orang-orang rohani」 sepenuhnya supra-natural dan dapat melakukan apa pun yang mereka inginkan (tanpa ada yang boleh menilai)! Tidak begitu! Paulus berkata: 「pertimbangkanlah sendiri apa yang aku katakan!」, 「kalau kita menguji diri kita sendiri, hukuman tidak menimpa kita」 (1 Kor. 10:15; 11:31). Apa yang Paulus katakan: hanya orang yang memiliki Roh Kudus tinggal di dalam dirinya, dibuka mata rohaninya oleh Roh Kudus, mereka dapat benar-benar memahami Tuhan yang disalibkan dan Injil-Nya; oleh karena itu, manusia duniawi tidak dapat memahami, jadi juga tidak dapat menilai dan menghakimi. Paulus sebelum percaya kepada Tuhan, adalah 「manusia duniawi」, sama sekali tidak dapat memahami kebenaran Tuhan, seorang yang buta secara rohani, ia dipenuhi semangat kosong yang penuh antusias darah daging, yang justru membuat ia menjadi musuh Allah dan kepala penyerang Gereja Tuhan. Tetapi setelah Roh Kudus menggerakkan hati Paulus untuk bertobat dan percaya kepada Tuhan, dia secara bertahap dapat memahami Injil Kristus, memahami bahwa Kristus harus menanggung hukuman bagi kita dan menjadi anak domba Allah; dan melalui kebangkitan Kristus, kita dapat memiliki kebangkitan dan hidup yang kekal. Sehingga kita dapat memandang ringan penghinaan yang kita terima di dunia, mengikuti jejak Tuhan, dan berlari di jalan surgawi. Orang-orang rohani yang diterangi oleh Roh Kudus memiliki pikiran Kristus. Siapa kita? Kita adalah orang yang memiliki 「pikiran Kristus」! Orang-orang percaya, orang-orang rohani dan memiliki pikiran Kristus! Betapa diberkatinya orang-orang rohani!
Renungkan:
Pernahkah Anda dihakimi oleh orang-orang 「duniawi」? Pernahkah Anda mengalami segala macam ketidakpahaman dan penolakan oleh orang-orang yang tidak percaya? Apakah ada kesenjangan besar antara orang 「duniawi / jasmaniah」 dan orang 「rohaniah」?
Renungkan kembali iman Anda! Renungkan kembali hari-hari ketika Anda berjalan dekat dengan Tuhan! Pada hari-hari itu, apakah Anda merasa bahwa Tuhan telah banyak mengubah pandangan rohani dan pandangan hidup Anda? Menurut Anda, apakah ada kesenjangan sikap dan cara pandang Anda dengan mereka yang tidak percaya kepada Tuhan?
Renungan pemahaman Surat 1 Korintus
Renungan pemahaman Surat atau Kitab yang lain
Diterjemahkan dari 「爾道自建 Ěr Dào Zì Jiàn」, tema Surat 1 Korintus 1-4 ditulis oleh Rev. Dr. Kiven Choy (蔡少琪) yang dipublikasi pada bulan Juli 2021 merupakan hak cipta (copyright) Alliance Bible Seminary H.K (建道神學院 Jiàn Dào Shén Xué Yuàn).
Renungan untuk Kalangan Kristen.