Yohanes 3:13-15

「Menembus Surga dan dunia」

Oleh Dr. John Chan Wai-on
Alliance Bible Seminary H.K.

(Yohanes 3:13-15 [ITB])
13 Tidak ada seorangpun yang telah naik ke sorga, selain dari pada Dia yang telah turun dari sorga, yaitu Anak Manusia. 14 Dan sama seperti Musa meninggikan ular di padang gurun, demikian juga Anak Manusia harus ditinggikan, 15 supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya beroleh hidup yang kekal.

Hari ini adalah renungan terakhir bulan ini. Dialog antara Nikodemus dan Yesus tanpa disadari bergeser ke narasi penulis Injil Yohanes. Transisi ini sangat indah, Anak Manusia harus ditinggikan, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya beroleh hidup yang kekal. Paruh pertama dari ayat ini tampaknya masih Yesus sendiri yang mengatakan, tetapi lanjutan kedua telah berubah menjadi pernyataan dari penulis Injil Yohanes. Kata ganti orang Nya dari kalimat setiap orang yang percaya kepada-Nya beroleh hidup yang kekal, jelas telah berubah menjadi sebutan orang ketiga.

Sebenarnya, sangat sulit bagi kita dalam perikop ini untuk menarik garis batasan yang jelas membedakan kalimat mana yang bukan dikatakan langsung oleh Yesus. Bagaimanapun, keseluruhan catatan dialog Nikodemus dengan Yesus tampaknya memiliki tujuan naratif yang jelas: iman percaya. Bagaimana kita yang masih di bumi bisa masuk Kerajaan Allah? Bagaimana kita bisa mengenali hal-hal surgawi? Bagaimana dapat bersekutu dengan Bapa di Surga? Ketersambungan antara surga dan bumi sepenuhnya melalui iman.

Tidak ada seorangpun yang telah naik ke sorga, selain dari pada Dia yang telah turun dari sorga, yaitu Anak Manusia. Kalimat ini menyoroti ketersambungan antara surga dan bumi. Yesus Kristus turun dari surga, menjadi manusia di bumi, dan kemudian diangkat naik ke surga. Ini adalah kemungkinan antara bumi dan surga. Jika kita mempertimbangkan pengantar teologis di Injil Yohanes pasal pertama, berita Firman itu telah menjadi manusia, dan diam di antara kita (1:14) tepat adalah pesan penting dari bagian ini.

Namun, kita masih memiliki bagian dari tanggapan kita. Percaya beriman, itulah tanggapan kita. Jangan remehkan bagian ini. Hanya karena Yesus Kristus menuntun kita menembus antara surga dan bumi, iman percaya yang adalah tanggapan kita, juga menembus antara surga dan bumi. Kita hidup di bumi saat ini, sebagai anak-anak yang terlahir kembali dari Bapa Surgawi, kita masih perlu dengan iman percaya melakukan menembus antara surga dan bumi.

Bagaimana mungkin di bumi seperti di surga? Bukankah itu adalah iman? Tidakkah itu adalah percaya?

Renungkan:
Kehidupan sehari-hari kita tepat adalah proses menengadahkan kepala dari bumi ke langit setiap hari. Mari kita mencoba untuk mempertahankan kebiasaan belajar dengan iman membawa hal-hal yang di bumi kepada surga. Kemudian, dengan mata surgawi, memandang kembali ke bumi dan menghadapi kehidupan nyata setiap hari. Amin.


Renungan pemahaman Injil Yohanes
Renungan pemahaman Injil Yohanes 2:1-3:15

Renungan pemahaman Surat atau Kitab yang lain


Diterjemahkan dari 「爾道自建 Ěr Dào Zì Jiàn」, tema Injil Yohanes 2:1-3:15 ditulis oleh Chén Wéi Ān (陳韋安) yang dipublikasi pada bulan Mei 2020 merupakan hak cipta (copyright) Alliance Bible Seminary H.K (建道神學院 Jiàn Dào Shén Xué Yuàn).


Renungan untuk Kalangan Kristen.


Iklan yang ada bukan milik blog ini, tetapi milik WordPress penyedia fasilitas blog tanpa biaya.