Yohanes 3:12

「Hal-hal duniawi, hal-hal surgawi」

Oleh Dr. John Chan Wai-on
Alliance Bible Seminary H.K.

(Yohanes 3:12 [ITB])
12 Kamu tidak percaya, waktu Aku berkata-kata dengan kamu tentang hal-hal duniawi, bagaimana kamu akan percaya, kalau Aku berkata-kata dengan kamu tentang hal-hal sorgawi?

Mengenai perihal kelahiran kembali, itu adalah pengetahuan milik Allah, dan karena hanya Allah yang memiliki jawabannya, maka iman adalah satu-satunya cara untuk menerimanya. Oleh karena itu, yang menolak untuk bersaksi adalah mereka yang tidak memiliki iman. Atau, tidak percaya adalah kata yang relatif berat, yang disebut tidak percaya sebenarnya adalah tidak memilih untuk mengenal Allah melalui iman.

Seperti yang dikatakan sebelumnya, Bagaimanakah mungkin hal itu terjadi? Beberapa orang memilih untuk menggunakan kemungkinan dan kelayakan realistik untuk mengukur hal-hal Allah. Faktanya, kemungkinan dan kelayakan adalah cara untuk mengetahui semua hal-hal duniawi. Semua hal yang ditemui harus diukur, dikenali, dan diterima dengan cara yang terlihat. Namun, bagaimana hal-hal surgawi dapat diketahui dengan cara hal-hal duniawi? Oleh karena itu, inilah masalah Nikodemus. Meskipun dia datang kepada Yesus pada malam hari dengan segenap hatinya, dan dengan rendah hati meminta nasihat Yesus. Namun, masih sia-sia bagi seseorang jika menggunakan cara yang salah untuk mengenal Allah meskipun ia telah berusaha sebaik mungkin dan mencurahkan pikirannya.

Oleh karena itu, topik kelahiran kembali tanpa disadari telah berubah menjadi topik iman. Memang benar bahwa kita, sebagai orang Kristen antara daging dan roh, terus-menerus menghadapi hal-hal duniawi dan hal-hal surgawi. Terkadang kita perlu berpikir dan menilai dengan kemungkinan dan kelayakan, tetapi terkadang kita harus menerimanya dengan iman percaya. Memang benar bahwa jika segala sesuatu adalah hal-hal surgawi, akan lebih mudah bagi kita untuk menerimanya secara membabi buta dengan keyakinan. Namun, faktanya bukan demikian — pada saat bersamaan kita sedang menghadapi dunia. Oleh karena itu, kita yang berada di antara surga dan dunia perlu berhati-hati serta waspada, dengan tetap memakai pikiran rasional, tetapi tetap mempertahankan iman surgawi.

Renungkan:
Pikirkan baik-baik tentang kesulitan yang Anda hadapi hari ini: hal-hal apa saja yang memerlukan penilaian rasional kita? Hal-hal apa yang perlu diserahkan bersandar iman?


Renungan pemahaman Injil Yohanes
Renungan pemahaman Injil Yohanes 2:1-3:15

Renungan pemahaman Surat atau Kitab yang lain


Diterjemahkan dari 「爾道自建 Ěr Dào Zì Jiàn」, tema Injil Yohanes 2:1-3:15 ditulis oleh Chén Wéi Ān (陳韋安) yang dipublikasi pada bulan Mei 2020 merupakan hak cipta (copyright) Alliance Bible Seminary H.K (建道神學院 Jiàn Dào Shén Xué Yuàn).


Renungan untuk Kalangan Kristen.


Iklan yang ada bukan milik blog ini, tetapi milik WordPress penyedia fasilitas blog tanpa biaya.