「Permata di bawah kaki」
Oleh Yè Sōng Mào (葉松茂)
Alliance Bible Seminary H.K.
(2 Tim. 3:10-11 [ITB])
10 Tetapi engkau telah mengikuti ajaranku, cara hidupku, pendirianku, imanku, kesabaranku, kasihku dan ketekunanku. 11 Engkau telah ikut menderita penganiayaan dan sengsara seperti yang telah kuderita di Antiokhia dan di Ikonium dan di Listra. Semua penganiayaan itu kuderita dan Tuhan telah melepaskan aku dari padanya.
Dalam 3:10 disebutkan 「cara hidup」, selain itu ada 「iman」, 「pengharapan」, dan 「kasih」 merupakan deskripsi atas cara hidup. Di tengah penderitaan dengan pengharapan menjalani 「pendirian」 hidup, dibutuhkan 「kesabaran」 (tetapi bukan memanjakan orang lain) dan ketekunan sampai akhir. Yang disebut orang yang memiliki 「iman」 adalah orang yang setia, dalam bahasa Inggris adalah faithful, setia pada Injil, juga setia kepada Paulus gurunya.
Paulus ingin mengungkapkan bahwa: mengikut Kristus, walaupun harus pendirian, tetapi bukan sekadar cita-cita besar dan bicara tinggi, semua iman, pengharapan, dan kasih dalam keyakinan iman tidak boleh hanya mimpi, tetapi harus setiap hari diterapkan secara praktis konkret dalam kehidupan kita, Paulus sendiri melalui setiap hari di Antiokhia, Ikonium, dan Listra dalam penganiayaan besar, tetapi dia terus bergerak maju setiap hari, bekerja keras untuk memberitakan Injil, dan menyelesaikan panggilan Allah atas pekerjaan kudus itu.
Ada sebuah kisah terkenal yang dapat membantu kita belajar menjadikan iman sebagai cara hidup setiap hari. Nama Seminari Gordon Cornwell, Cornwell adalah seorang pendeta Baptis, dan juga pendiri Universitas Temple yang terkenal. Cornwell memiliki sebuah pidato yang terkenal yang menceritakan kisah nyata yang diceritakan oleh seorang pemandu wisata ketika dia sedang melakukan perjalanan di Baghdad. Dikisahkan bahwa ada seorang petani di daerah tersebut, dan suatu ketika seorang pendeta datang mengunjunginya, dan dalam obrolan menyebutkan bahwa di dunia ada sejenis permata yang disebut berlian, yang sangat berharga, dan juga mengatakan bahwa jika Anda memiliki tambang berlian, Anda akan segera menjadi lebih kaya dari kerajaan, dan mengatakan kepadanya bahwa Anda hanya perlu menemukan sungai yang mengalir dari dua gunung tinggi, sekeliling sungai penuh pasir berkilauan, dia bisa menemukan tambang berlian.
Sejak saat itu, petani memimpikan berlian setiap malam dan merindukan kekayaannya sendiri melebihi kerajaan. Jadi dia menjual tanah pertaniannya, menitipkan istri dan anak-anaknya kepada kerabat dan teman, berkeliling berbagai kerajaan, mencari sungai tersebut, mencari berlian itu. Berangkat dari Timur Tengah, melewati Palestina, ke Eropa, dari timur ke barat, berkelana ke seluruh Eropa, tapi tidak menemukan apa-apa, tidak menemukan jejak tambang berlian. Setelah bertahun-tahun, dia pergi ke titik paling barat Eropa, Barcelona Spanyol, kelelahan dan sudah menghabiskan semua biaya perjalanan, jatuh miskin, kesepian dan meninggal di negara lain.
Orang yang membeli tanah pertanian milik petani ini bekerja keras setiap hari di ladang. Suatu ketika kebetulan melihat pasir berkilauan di tepi sungai bersinar terang, ia menemukan sebuah batu hitam di tumpukan pasir, yang dapat membiaskan sinar matahari dan berubah menjadi pelangi warna-warni. Dia membawanya pulang dan menaruhnya di dekat perapian. Suatu hari pendeta mendatangi pembeli tanah petani itu untuk mengobrol, dan terkejut menemukan ada berlian besar yang belum dipoles di rumahnya. Ternyata ada tambang berlian di bawah pertanian.
Pelajaran dari cerita ini sangat jelas, jangan bermimpi sepanjang hari memikirkan tentang mimpi yang tidak realistis. Iman adalah cara hidup, keluaran semua tenaga pikiran bertekun mengikuti Kristus setiap hari, dengan iman, pengharapan, dan kasih menjalani setiap detik kehidupan, Anda pasti menemukan harta kehidupan yang sejati, yakni Tuhan Kristus.
Renungkan:
Apakah iman sudah menjadi gaya hidup, cara hidup Anda sehari-hari?
Renungan pemahaman Surat 2 Timotius
Renungan pemahaman Surat atau Kitab yang lain
Diterjemahkan dari 「爾道自建 Ěr Dào Zì Jiàn」, tema Surat 2 Timotius ditulis oleh Yè Sōng Mào (葉松茂) yang dipublikasikan pada bulan Februari 2021 merupakan hak cipta (copyright) Alliance Bible Seminary H.K (建道神學院 Jiàn Dào Shén Xué Yuàn).
Renungan untuk Kalangan Kristen.