Yehezkiel 4:1-8

「Menanggungkan hukuman」

Oleh Dr. Lawrence Ko (高銘謙)
Alliance Bible Seminary H.K.

(Yehezkiel 4:1-8 [ITB])
1 Engkau, anak manusia, ambillah sebuah batu bata, letakkan di hadapanmu dan ukirlah di atasnya sebuah kota, yaitu Yerusalem. 2 Ukirlah kota itu dalam keadaan terkepung: dirikan sebuah benteng pengepungan, timbun pula tanah menjadi tembok pengepungan, tempatkan perkemahan tentara dan susun alat-alat pendobrak sekeliling kota itu.
3 Lalu ambillah sebidang besi dan dirikanlah itu di antaramu dengan kota itu menjadi dinding besi, kemudian tujukanlah wajahmu ke arah kota itu, sehingga kota itu dalam keadaan terkepung, dan engkaulah yang mengepung dia. Inilah menjadi lambang bagi kaum Israel.
4 Berbaringlah engkau pada sisi kirimu dan Aku akan menanggungkan hukuman kaum Israel atasmu. Berapa hari engkau berbaring demikian, selama itulah engkau menanggung hukuman mereka. 5 Beginilah Aku tentukan bagimu: Berapa tahun hukuman kaum Israel, sekian harilah engkau menanggung hukuman mereka, yaitu tiga ratus sembilan puluh hari.
6 Kalau engkau sudah mengakhiri waktu ini, berbaringlah engkau untuk kedua kalinya, tetapi pada sisi kananmu dan tanggunglah hukuman kaum Yehuda empat puluh hari lamanya; Aku menentukan bagimu satu hari untuk satu tahun.
7 Tujukanlah wajahmu kepada pengepungan Yerusalem dan kepalkanlah tinjumu kepadanya dan bernubuatlah melawan kota itu.
8 Lihat, Aku akan mengikat engkau dengan tali, sehingga engkau tidak dapat berbalik dari sisi yang satu ke sisi yang lain sampai engkau mengakhiri waktu pengepunganmu itu.

Paragraf ini mencatat salah satu drama profetik Yehezkiel yang paling terkenal, yang berbaring pada sisi kiri dan kanan untuk menggambarkan kehendak Allah.

Pertama-tama, dicatat di ayat 4:1-3 bahwa Allah memerintahkan Yehezkiel untuk membuat model kota Yerusalem dan meletakkan sebidang besi antara Yehezkiel dan model kota tersebut. Sebidang besi ini melambangkan kekerasan dan tidak dapat ditembus, dan wajah Yehezkiel melambangkan Wajah Allah berarti Allah tidak akan memperhatikan Yerusalem sama sekali dan mengeraskan kehendak menutupi wajah untuk mengabaikan yang di hadapan. Selain itu, ayat 3 juga menyebutkan bahwa wajah Yehezkiel harus menghadap kota tersebut, kota itu akan terkepung, kehancuran Yerusalem bukan saja karena Allah menutupi wajah-Nya dan secara pasif membiarkan musuh menyerang, tetapi bertindak aktif mengepung kota itu sampai penyerangan berhasil. Oleh karena itu, drama profetik yang pertama dari nabi Yehezkiel adalah untuk menunjukkan bahwa TUHAN akan menghancurkan Yerusalem.

Setelah itu, ayat 4:4-8 merupakan serangkaian penjelasan terkait drama profetik. Tindakan pertama adalah berbaring miring ke kiri selama 390 hari (ayat 4-5), dan ada kalimat di ayat 6 bahwa satu hari untuk satu tahun, sehingga kita dapat memahami bahwa 390 hari ini melambangkan 390 tahun. Itu adalah tahun saat Yehezkiel sebagai imam perantara menanggungkan dosa kaum Israel. Kita memahami bahwa Yerusalem dihancurkan pada 586 SM, jadi 390 tahun sebelum hari itu seharusnya 976 SM, tahun ini tepat ketika Bait Suci Salomo didirikan dan kemuliaan TUHAN masuk ke tempat kudus. Nabi Yehezkiel berbaring miring ke kiri selama 390 hari, mewakili Allah sudah 390 tahun penuh menghadapi pemberontakan terus-menerus dari seluruh bangsa Israel sejak pendirian Bait Suci pertama. Allah telah untuk waktu yang lama menanggung dan bersabar terhadap dosa mereka, saat ini dosa mereka sudah penuh melimpah, dan harus dibuat sebuah akhir melalui penghancuran Yerusalem.

Tindakan kedua adalah berbaring miring ke kanan selama empat puluh hari (ayat 6), melambangkan 40 tahun menanggung dosa Yehuda. Ini mengingatkan kita pada 12 mata-mata yang disebutkan dalam kitab Bilangan, akhirnya hukuman Allah terhadap umat Israel adalah satu hari ganti 1 tahun, 40 hari memata-matai ganti mengembara di padang gurun selama empat puluh tahun (Bil. 14:33-35). Empat puluh tahun juga berarti tahun dari satu generasi penuh, artinya orang Israel harus menunggu di padang gurun sampai satu generasi pertama mati seluruhnya, barulah generasi baru dapat memasuki Kanaan. Dengan cara yang sama, orang Israel telah ditawan di Babel selama 40 tahun. Setelah semua tawanan dari generasi ini meninggal dan bangkit generasi baru berikutnya, barulah mereka memiliki kesempatan untuk kembali ke Yerusalem. Oleh karena itu, berbaring di sisi kanan selama 40 hari melambangkan bahwa orang Israel tertawanan generasi pertama akan mati seluruhnya di Babel.

Renungkan:
Allah menggunakan drama profetik oleh Yehezkiel untuk menjelaskan kehendak Allah bagi Yerusalem, tetapi nabi Yehezkiel harus mewakili peran Allah dan menanggung dosa orang Israel atas nama Allah. Dia menggunakan hidupnya untuk memberi tahu orang-orang Israel di pengasingan tentang sejarah dosa dan pelanggaran umat Israel terhadap Allah, juga menubuatkan bagaimana Allah menghukum generasi pertama di pengasingan akan binasa di Babel. Dengan demikian, kehidupan seorang nabi adalah sebuah pesan, sebuah nubuat penghakiman dan tinjauan ulang terhadap dosa, membuat sebuah panggilan alternatif kepada zaman (generasi) pada saat itu, menunjukkan bahwa Allah pasti akan mengejar sampai tuntas, dan keadilan pasti akan dinyatakan.


Renungan pemahaman Kitab Yehezkiel

Renungan pemahaman Surat atau Kitab yang lain


Diterjemahkan dari 「爾道自建 Ěr Dào Zì Jiàn」, tema Kitab Yehezkiel 1- 11 ditulis oleh Dr. Lawrence Ko (高銘謙) yang dipublikasi pada bulan Januari 202 merupakan hak cipta (copyright) Alliance Bible Seminary H.K (建道神學院 Jiàn Dào Shén Xué Yuàn).


Renungan untuk Kalangan Kristen.