Efesus 2:4-7

「Rahmat Allah」

Oleh Dr. Ronnie Poon (潘仕楷)
Alliance Bible Seminary H.K.

(Efesus 2:4-7 [ITB])
4 Tetapi Allah yang kaya dengan rahmat, oleh karena kasih-Nya yang besar, yang dilimpahkan-Nya kepada kita, 5 telah menghidupkan kita bersama-sama dengan Kristus, sekalipun kita telah mati oleh kesalahan-kesalahan kita, oleh kasih karunia kamu diselamatkan, 6 dan di dalam Kristus Yesus Ia telah membangkitkan kita juga dan memberikan tempat bersama-sama dengan Dia di sorga, 7 supaya pada masa yang akan datang Ia menunjukkan kepada kita kekayaan kasih karunia-Nya yang melimpah-limpah sesuai dengan kebaikan-Nya terhadap kita dalam Kristus Yesus.

Efesus 2:4 membentuk kontras yang kuat dengan 2:1-3. Di ayat 1, kita hanya melihat adanya pengenalan atas kamu yang merupakan objek langsung (direct object) dan deskripsi terhadap objek ini, membentuk sebuah kalimat dengan objek yang secara tata bahasa bersifat mandiri. Lalu di ayat 4, kita melihat subjek Allah dan dua frasa yang menjelaskan subjek ini, yang juga merupakan kalimat subjek yang secara tata bahasa bersifat mandiri.

Dari segi isi konten, ada perbedaan besar di antara keduanya. Perikop 2:1-3 menggambarkan keadaan sulit manusia dan akhir yang pantas mendapatkan murka Allah, sementara 2:4 menggambarkan rahmat dan kasih sayang Allah, yang disebut Stott sebagai kontras yang kuat. Kontras antara situasi putus asa umat manusia yang jatuh dalam dosa dengan inisiatif Allah dalam rahmat belas kasih dan tindakan yang berdaulat. Kata rahmat (ἔλεος eleos) dapat diterjemahkan sebagai belas kasih, kasih sayang atau kemurahan hati. Kata ini memiliki arti bahwa orang yang memiliki kualitas ini memberikan bantuan terhadap kebutuhan dan kondisi orang lain, sehingga frasa berikutnya terkait kata ini yakni kasih-Nya yang besar dapat menjadi penyebab tindakan di ayat selanjutnya di 2:5 (lihat 4Allah yang kaya dengan rahmat, oleh karena kasih-Nya yang besar, yang dilimpahkan-Nya kepada kita, 5telah menghidupkan kita bersama-sama dengan Kristus …), jadi walau kata sambung oleh karena hanya terdapat di akhir ayat2:4b namun seluruh ayat mengungkapkan penyebab yang sama, yakni kasih-Nya yang besar.

Paulus menggambarkan rahmat Allah sebagai berkelimpahan, kaya, selain itu kasih sayang Allah kepada manusia digambarkan sebagai kasih-Nya yang besar, kata besar (πολύς polus) juga dapat diterjemahkan menjadi banyak, dan lebih banyak, ini mencerminkan tindakan Allah memelihara atau melindungi orang berulang-ulang kali dalam sejarah. Allah dengan rahmat dan kasih yang melampaui segala, ini adalah satu-satunya harapan kita, dapat kita bersandar dalam menghadapi dosa dan hukuman.

Dalam 2:5, Paulus terlebih dahulu mengulangi objek langsung kamu yang terdapat di ayat 1, sebelum memasuki bagian utama dari kalimat panjang, ia terlebih dahulu mengingatkan kita tentang situasi dan kebutuhan kita saat kita dalam dosa pelanggaran kita, Allah hendak menghidupkan kita bersama-sama melalui Kristus. Meskipun digunakan tiga kata kerja dalam ayat 5-6, namun ketiga kata ini semuanya memiliki arti bersama, sehingga kata Kristus tampaknya menjadi objek dari rangkaian ketiga kata kerja ini, sehingga diterjemahkan sebagai menghidupkan kita bersama-sama dengan Kristus. Lalu di paruh kedua ayat ini ditambahkan penjelasan tentang rangkaian tiga kata kerja ini untuk menunjukkan bahwa oleh kasih karunia kamu diselamatkan. Dari segi tata bahasa, kata kasih karunia dan Kristus tampaknya memiliki kedudukan yang sama dalam frasanya masing-masing, sehingga mungkin memiliki fungsi yang sama yaitu untuk mengungkapkan dasar, alasan, atau metode. Oleh karena itu, seperti yang telah tunjukkan di atas: Allah telah melalui Kristus menghidupkan kita bersama-sama, dan kita diselamatkan juga berdasarkan anugerah-Nya. Adapun arti dari kata bersama akan kita bahas pada renungan selanjutnya.

Di paruh kedua ayat 5, serangkaian tiga kata kerja paralel seharusnya ditempatkan bersama, tetapi Paulus tampaknya ingin sekali menyampaikan pesan yang secara resmi diumumkan dalam ayat 8 terlebih dahulu memberitakannya di sini, dengan jelas menekankan peran utama anugerah dalam keselamatan adalah penyebab yang paling mendasar.

Allah turun tangan dengan penuh rahmat, sehingga kita yang semula mati dalam dosa dapat terlahir hidup kembali hanya oleh karena anugerah yang digenapkan Kristus, sehingga kita dapat beralih dari kematian rohani menuju kehidupan baru.

Renungkan:
Betapa berharga keselamatan yang telah kita terima! Kiranya kita selalu ingat bahwa kita adalah orang yang telah menerima berkat anugerah.

(Tambahan penerjemah: marilah hari ini kita mengingat-ingat bahwa “Allah turun tangan dengan penuh rahmat, sehingga kita yang semula mati dalam dosa dapat hidup kembali hanya oleh karena anugerah yang digenapkan Kristus, sehingga kita dapat beralih dari kematian rohani menuju kehidupan baru. Anugerah itu adalah penyebab yang paling mendasar sehingga kita bisa menerima keselamatan, oleh karena kasih-Nya yang besar”


Renungan pemahaman Surat Efesus

Renungan pemahaman Surat atau Kitab yang lain


Diterjemahkan dari 「爾道自建 Ěr Dào Zì Jiàn」, tema Surat Efesus 1-3 ditulis oleh 潘仕楷 (Pān Shì Kǎi) yang dipublikasi pada bulan Desember 2020 merupakan hak cipta (copyright) Alliance Bible Seminary H.K (建道神學院 Jiàn Dào Shén Xué Yuàn).


Renungan untuk Kalangan Kristen.


Iklan yang ada bukan milik blog ini, tetapi milik WordPress penyedia fasilitas blog tanpa biaya.