「Allah Pelaksana Penghakiman」
Oleh 潘仕楷 (Pān Shì Kǎi)
Alliance Bible Seminary H.K.
(Yoel 3:1-15 [ITB])
1 「Sebab sesungguhnya pada hari-hari itu dan pada waktu itu, apabila Aku memulihkan keadaan Yehuda dan Yerusalem, 2 Aku akan mengumpulkan segala bangsa dan akan membawa mereka turun ke lembah Yosafat; Aku akan berperkara dengan mereka di sana mengenai umat-Ku dan milik-Ku sendiri, Israel, oleh karena mereka mencerai-beraikannya ke antara bangsa-bangsa dan membagi-bagi tanah-Ku, 3 oleh karena mereka membuang undi mengenai umat-Ku, menyerahkan seorang anak laki-laki karena seorang sundal, dan menjual seorang anak perempuan karena anggur untuk diminum.」
4 「Lagi apakah sangkut pautmu dengan Aku, hai Tirus dan Sidon dan seluruh wilayah Filistin? Apakah kamu ini hendak membalas perbuatan-Ku? Apabila kamu melakukan sesuatu terhadap Aku, maka dengan cepat, dengan segera Aku akan membalikkan perbuatanmu itu kepadamu sendiri. 5 Oleh karena kamu telah mengambil perak-Ku dan emas-Ku dan telah membawa barang-barang-Ku yang berharga yang indah-indah ke tempat-tempat ibadahmu, 6 dan telah menjual orang-orang Yehuda dan orang-orang Yerusalem kepada orang Yunani dengan maksud menjauhkan mereka dari daerah mereka. 7 Sesungguhnya Aku akan menggerakkan mereka dari tempat ke mana kamu menjual mereka, dan Aku akan membalikkan perbuatanmu itu ke atas kepalamu sendiri. 8 Aku akan menjual anak-anakmu laki-laki dan perempuan kepada orang-orang Yehuda dan mereka akan menjual anak-anakmu itu kepada orang-orang Syeba, kepada suatu bangsa yang jauh, sebab TUHAN telah mengatakannya.」
9 Maklumkanlah hal ini di antara bangsa-bangsa: bersiaplah untuk peperangan, gerakkanlah para pahlawan; suruhlah semua prajurit tampil dan maju! 10 Tempalah mata bajakmu menjadi pedang dan pisau-pisau pemangkasmu menjadi tombak; baiklah orang yang tidak berdaya berkata: 「Aku ini pahlawan!」 11 Bergeraklah dan datanglah, hai segala bangsa dari segenap penjuru, dan berkumpullah ke sana! Bawalah turun, ya TUHAN, pahlawan-pahlawan-Mu 12 Baiklah bangsa-bangsa bergerak dan maju ke lembah Yosafat, sebab di sana Aku akan duduk untuk menghakimi segala bangsa dari segenap penjuru. 13 Ayunkanlah sabit, sebab sudah masak tuaian; marilah, iriklah, sebab sudah penuh tempat anggur; tempat-tempat pemerasan kelimpahan, sebab banyak kejahatan mereka. 14 Banyak orang, banyak orang di lembah penentuan! Ya, sudah dekat hari TUHAN di lembah penentuan! 15 Matahari dan bulan menjadi gelap, dan bintang-bintang menghilangkan cahayanya.
Dalam paragraf ini nabi Yoel menjelaskan secara lebih rinci nubuat di 2:30-31 ( 「2:30 Aku akan mengadakan mujizat-mujizat di langit dan di bumi: darah dan api dan gumpalan-gumpalan asap. 30 Matahari akan berubah menjadi gelap gulita dan bulan menjadi darah sebelum datangnya hari TUHAN yang hebat dan dahsyat itu.」), menunjukkan bahwa ini adalah penghakiman TUHAN terhadap bangsa-bangsa. Ayat 3:1 memakai tanda waktu ganda untuk menunjukkan bilamana TUHAN (Yahweh) akan melaksanakan penghakiman, yaitu ketika Dia hendak memulihkan Yehuda dan Yerusalem. Ini juga berarti bahwa umat Allah diselamatkan, dan mereka yang bermusuhan dengan umat milik-Nya pasti akan mendapatkan penghakiman. Tepat seperti pesan di dalam Injil Berita bahagia, jika tidak ada penghakiman atas dosa (keadilan tidak bisa ditegakkan) dan tidak ada pengorbanan penebusan Yesus Kristus yang menanggung penghakiman itu, maka tidak bisa ada rahmat untuk pengampunan dosa, dan kita juga perlu memahami pesan dari paragraf kitab Yoel ini melalui perspektif ini.
Perikop ini menggunakan nama dua tempat sebagai kerangka berita yang hendak disampaikan. Lembah Yosafat maupun Lembah Penentuan tampak seperti bukan tempat yang nyata, dan banyak sarjana peneliti Alkitab telah mengalami banyak kesulitan dalam menemukan di mana lokasi kedua tempat ini. Jadi kedua nama ini kemungkinan besar adalah simbolis. Kedua tempat itu disebut lembah yang secara umum digunakan mengacu pada dataran rendah tempat banyak orang bisa berkumpul, bahkan menjadi tempat bertempur. Dalam teks bahasa aslinya, Yosafat dapat diartikan sebagai penghakiman TUHAN (Yahweh), jadi Yosafat merujuk ke tempat di mana Allah akan mengumpulkan bangsa-bangsa dan melaksanakan penghakiman. Kata Lembah Penentuan sendiri sudah menjelasakan makna teks bahasa aslinya. Nabi Yoel menggunakan dua nama tempat simbolis ini untuk menunjukkan bahwa TUHAN akan mengeksekusi penghakiman, untuk melaksanakan keputusan atas tindakan jahat bangsa-bangsa.
Dari sudut pandang bangsa-bangsa, kita melihat keagungan wibawa dan kuasa TUHAN (Yahweh), mereka yang memusuhi Dia, yaitu mereka yang memusuhi umat-Nya, pada akhirnya akan binasa. Dalam Perjanjian Lama, umat pilihan TUHAN (Yahweh) adalah Israel, dan Tuhan menggunakan Israel sebagai ujian terhadap bangsa-bangsa. Dalam Perjanjian Baru, umat Allah tidak lagi terbatas pada bangsa Israel, bahkan ketika Yesus Kristus mengumumkan penghakiman yang kelak akan datang di masa depan, Ia menunjukkan bahwa apa yang dilakukan pada seorang yang terkecil itu adalah dilakukan pada Dia. Tuhan adalah Hakim yang adil dan benar, dan Dia pasti akan membuat keputusan penentuan akhir (yang ultimat tertinggi, paling adil dan benar).
Dari perspektif umat Allah, kita melihat bahwa kita berharga di mata Tuhan (lihat lagi renungan Surat 1 Petrus), Dia bangkit dan bertempur untuk kita. Di dunia, kita mungkin menghadapi banyak serangan dan berbagai penganiayaan yang berbeda, tetapi kita sendiri tidak memiliki kemampuan untuk mengatasinya, kita juga tidak mendapatkan penegakkan atas keluhan kita. Tetapi kita tahu bahwa Tuhan adalah pelindung kita dan Dia adalah 「TUHAN semesta alam」, oleh karena itu kita dapat sepenuhnya mengandalkan dan bersandar kepada Dia dengan tenang tenteram di hati. Kita tidak perlu marah dan tidak stabil dalam hati atas apa yang telah kita alami, atau tidak perlu marah hendak menegakkan keadilan demi diri kita sendiri, karena kita adalah umat milik-Nya, Dia adalah jaminan kita atas keadilan dan kebenaran.
Terakhir, nabi Yoel menunjukkan bahwa ketika Hari TUHAN (Yahweh) tiba di Lembah Penentuan, matahari dan bulan akan redup, bintang-bintang akan menjadi gelap, dan itu akan menjadi hari yang gelap. Kita tahu bahwa Tuhan sedang bertempur untuk kita, menegakkan keadilan atas keluhan kita, dan membawa pembalasan yang harus dan setimpal kepada mereka yang menganiaya kita. Meskipun kita sangat berharap hari ini, mungkin kita berpikir apakah Tuhan menunda-nunda kedatangan hari ini. Ini seperti yang dikatakan 2 Petrus 3:9 「Tuhan tidak lalai (menunda-nunda) menepati janji-Nya, sekalipun ada orang yang menganggapnya sebagai kelalaian, tetapi Ia sabar terhadap kamu, karena Ia menghendaki supaya jangan ada yang binasa, melainkan supaya semua orang berbalik dan bertobat.」
Renungkan:
Tuhan adalah Tuan penguasa penghakiman yang benar dan adil, jatuh ke dalam penghakiman-Nya adalah gelap tiada terang. Mohon kepada Tuhan menjadikan kita utusan pembawa berita terang agar orang-orang bebas dari kegelapan yang memusuhi Tuhan.
Renungan pemahaman Kitab Yoel
Renungan pemahaman Surat atau Kitab yang lain
Diterjemahkan dari 「爾道自建 Ěr Dào Zì Jiàn」, tema Kitab Zefanya, Yoel, Mikha, Nahum ditulis oleh 潘仕楷 (Pān Shì Kǎi) yang dipublikasi pada bulan Juli 2020 merupakan hak cipta (copyright) Alliance Bible Seminary H.K (建道神學院 Jiàn Dào Shén Xué Yuàn).
Renungan untuk Kalangan Kristen.
Iklan yang ada bukan milik blog ini, tetapi milik WordPress penyedia fasilitas blog tanpa biaya.