「Memelihara Hari Raya dan Cara Remedi」
Oleh 賴建國 (Lài Jiàn Guó)
(Bil. 9:9-12 [ITB])
9 Lalu berfirmanlah TUHAN kepada Musa: 10 「Katakanlah kepada orang Israel: Apabila salah seorang di antara kamu atau keturunanmu najis oleh karena mayat, atau berada dalam perjalanan jauh, maka ia harus juga merayakan Paskah bagi TUHAN. 11 Pada bulan yang kedua, pada hari yang keempat belas, pada waktu senja, haruslah orang-orang itu merayakannya; beserta roti yang tidak beragi dan sayur pahit haruslah mereka memakannya. 12 Janganlah mereka meninggalkan sebagian dari padanya sampai pagi, dan satu tulangpun tidak boleh dipatahkan mereka. Menurut segala ketetapan Paskah haruslah mereka merayakannya.」
Bilangan pasal 9 mencatat orang Israel pertama kali memelihara Paskah setelah keluar dari Mesir, dan tindakan perbaikan yang harus dilakukan jika tidak bisa merayakannya. Tulisan suci dapat dibagi menjadi tiga paragraf berikut:
1) Memelihara Paskah sesuai aturan yang diberikan (ayat 1-5): mengikuti aturan Keluaran 12, bangsa Israel menyembelih anak domba Paskah pada petang hari ke 14 pada bulan yang pertama tahun yang kedua sesudah mereka keluar dari tanah Mesir. Paskah adalah hari raya pertama setiap tahun, memperingati mengingat kuasa besar Allah menyelamatkan mereka keluar dari Mesir. Kemudian hari orang-orang Yahudi membaca 《Kidung Agung》 dalam perayaan ini untuk mengingat kasih Allah yang besar. Tanggal 14 bulan pertama adalah sekitar akhir bulan Maret hingga awal bulan April dari kalender Masehi. Kata 「pada waktu senja (bên hā‘arbayim)」, secara harfiah diterjemahkan sebagai 「antara dua senja」, dalam tradisi Yahudi adalah antara siang dan matahari terbenam, orang Yahudi Perjanjian Baru menyembelih anak domba Paskah sekitar jam 3 sore. Ulangan 16:6 ditafsirkan sebagai 「pada waktu senja, ketika matahari terbenam」.
2) Musa bertanya tentang pengecualian (6-8): terdapat beberapa orang yang najis karena bersentuhan dengan mayat dan tidak dapat merayakan pada hari itu. Mereka bertanya kepada Musa dan Harun, maka Musa bertanya kepada TUHAN.
3) Jawaban Allah untuk cara remedi (ayat 9-14): TUHAN memberi petunjuk kepada Musa, 「Apabila salah seorang di antara kamu atau keturunanmu najis oleh karena mayat, atau berada dalam perjalanan jauh, maka ia harus juga merayakan Paskah bagi TUHAN. 11 Pada bulan yang kedua, pada hari yang keempat belas, pada waktu senja, haruslah orang-orang itu merayakannya; beserta roti yang tidak beragi dan sayur pahit haruslah mereka memakannya」 (ayat 10-11). Mereka akan memakan anak domba, roti tidak beragi (mengingat orang Israel bergegas keluar dari Mesir, tidak sempat membuat adonan yang difermentasi), dan sayur pahit (mengingat penderitaan mereka di Mesir). Mereka tidak boleh meninggalkan sedikitpun makanan sampai pagi, karena domba Paskah dianggap sebagai persembahan korban keselamatan, dan tidak boleh satupun tulang anak domba sampai patah (ayat 12).
Renungkan:
- Hukum Taurat bukanlah aturan yang kaku, tetapi mementingkan esensi / semangat dari diadakannya Hukum Taurat itu (2 Korintus 3:6). Tuhan mengizinkan orang untuk memberikan penjelasan lebih lanjut tentang hukum Taurat, terutama ketika mereka menghadapi situasi baru. Ini juga mempersiapkan dasar pemikiran nantinya untuk putri Zelafehad bin Hefer yang meminta bagian warisan tanah (Bilangan 27 dan 36).
- Hari Sabat diadakan untuk manusia dan bukan manusia untuk hari Sabat (Markus 2:27). Hari Raya diadakan untuk menikmati rahmat anugerah Allah, bukan untuk menambah beban orang.
- Dalam Perjanjian Baru, Yesus adalah 「Anak Domba Paskah Sejati」 yang menghapus dosa dunia (Yohanes 1:29; 1 Korintus 5:7). Ketika Dia disalibkan, tidak ada satu tulang-Nya yang dipatahkan , menggenapi tulisan Alkitab (Yohanes 19:36).
Renungan pemahaman Kitab Bilangan (klik untuk membuka)
Renungan pemahaman Surat atau Kitab yang lain (klik untuk membuka)
Diterjemahkan dari 「爾道自建 Ěr Dào Zì Jiàn」, tema Kitab Bilangan 1-16 ditulis oleh 賴建國 (Lài Jiàn Guó) yang dipublikasi pada bulan Februari 2020 merupakan hak cipta (copyright) Alliance Bible Seminary H.K (建道神學院 Jiàn Dào Shén Xué Yuàn).
Renungan untuk Kalangan Kristen.
Iklan yang ada bukan milik blog ini, tetapi milik WordPress penyedia fasilitas blog tanpa biaya.