「Kita Aslinya Orang yang Tidak Layak Dikasihi Allah!」
Ditulis oleh 蔡少琪 (Cài Shǎo Qí) Alliance Bible Seminary H.K.
(Rom. 9:25-29 [ITB])
25seperti yang difirmankan-Nya juga dalam kitab nabi Hosea: 「Yang bukan umat-Ku akan Kusebut: umat-Ku dan yang bukan kekasih: kekasih.」
26Dan di tempat, di mana akan dikatakan kepada mereka: 「Kamu ini bukanlah umat-Ku,」 di sana akan dikatakan kepada mereka: 「Anak-anak Allah yang hidup.」
27Dan Yesaya berseru tentang Israel: 「Sekalipun jumlah anak Israel seperti pasir di laut, namun hanya sisanya akan diselamatkan.
28Sebab apa yang telah difirmankan-Nya, akan dilakukan Tuhan di atas bumi, sempurna dan segera.」
29Dan seperti yang dikatakan Yesaya sebelumnya: 「Seandainya Tuhan semesta alam tidak meninggalkan pada kita keturunan, kita sudah menjadi seperti Sodom dan sama seperti Gomora.」
Allah berkehendak untuk menyelamatkan manusia yang tidak layak dikasihi! Paulus mengutip Hosea 2:23; 2:1; 1:10, dan Yes. 10:22-23; 1:9. Paulus menghendaki agar kita memahami bahwa Tuhan akan menyelamatkan bangsa-bangsa dan mengapa meninggalkan sisa atas bangsa Israel yang keras kepala. Meskipun kita begitu memberontak, gagal dan tidak layak, Allah masih melalui keselamatan dari Yesus, membuat kita 「yang tidak umat, bukan yang dikasihi」 menjadi anak-anak Allah yang 「dikasihi」!
Paulus meminjam bagian kitab Hosea yang berbicara tentang 10 suku dari Utara yang melawan perintah Allah, untuk menggambarkan hati belas kasih Tuhan bagi semua umat manusia. Johannes G. Vos berkata: 「Karena jerumus pusaran penyembahan berhala, maka dari sudut pandang agama, sepuluh suku secara kenyataan benar-benar menjadi sama dengan bangsa-bangsa asing.」 Maka yang dikatakan Hosea sebagai sepuluh suku bangsa asing, dapat dipakai oleh Paulus untuk dikenakan pada bangsa non Yahudi. Petrus berkata, 「engkau sebelumnya tidak terhitung sebagai umat, tapi sekarang telah menjadi umat Allah; dahulu belum mendapat belas kasih dan sekarang telah mendapat belas kasihan.」 (1 Pet. 2:10)
Dalam kitab Hosea, Allah menunjukkan bagaimana Ia penuh belas kasih kepada orang berdosa. Tuhan ingin Hosea menikahi seseorang 「yang penuh cabul sebagai istri」, dan untuk mengubah nama putrinya 「Lo-Ruhama」, adalah 「tidak dikasihi」 — 「Lo」 adalah kata Ibrani 「tidak」 , 「ruhama」 adalah 「cinta」; juga untuk mengubah nama anak kedua sebagai 「Lo-Ami」, adalah 「bukan umatku」 — 「Lo」 adalah 「tidak」, 「ami」adalah umat-Ku (Hos. 1:6, 9). Allah bernubuat: 「di tempat dahulu di mana dikatakan kepada mereka: 『Kamu ini bukanlah umat-Ku,』 kelak akan dikatakan kepada mereka: 『Kamu adalah anak-anak Allah Kekal yang hidup.』」 Allah hendak menyebutkan orang-orang berdosa yang tidak layak itu sebagai Ami (umat-Ku) dan Ruhama (yang dikasihi) (Hos. 1:10; 2:1). Yohanes berkata 「Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal.」 (Yoh. 3:16) Ketika kita mempelajari doktrin-doktrin pemilihan yang penuh misteri, kita perlu tahu hal yang paling penting adalah bahwa Allah memiliki keinginan untuk menyelamatkan bangsa-bangsa.
Terjemahan literal dari istilah 「sisa」 (Sperma) adalah 「benih」 atau 「keturunan」, muncul empat kali dalam pasal 9. Di ayat sebelumnya dikatakan bahwa hanya anak-anak dijanjikan yang adalah 「keturunan」 sejati (Rom. 9:7-8). Paulus merespons ajaran di atas bahwa bangsa Israel tidak layak menjadi umat Tuhan, tetapi Tuhan memiliki hati yang penuh belas kasihan dan kelak akan memimpin banyak orang Israel percaya Tuhan, menjadi 「keturunan」 Tuhan. Kutipan kitab Hosea ini membawa tuduhan tegas bahwa orang Israel seharusnya menderita hukuman yang sama seperti Sodom dan Gomora. Tidak peduli apakah itu Israel atau bangsa-bangsa asing, Allah dari dalam tumpukan orang berdosa menyelamatkan kita, sehingga kita yang tidak layak dapat menjadi anak-anak tercinta. Moodie berkata: 「Kasih karunia melambangkan belas kasihan yang sebanarnya tidak layak didapatkan. Ini adalah hadiah cuma-cuma anugerah dari Allah, karena ketika Allah melihat manusia, manusia itu tidak layak memiliki kemurahan Tuhan.」 Kita yang 「tidak layak dikasihi」 setelah mendapatkan anugerah Allah, kita harus selalu tetap senantiasa dengan hati hormat dan bersyukur, tetapi juga belajar mencintai orang lain yang 「tidak layak dicintai.」 Ketika kita aktif memberitakan Injil dan mencintai orang-orang lain yang tidak layak, kita baru memahami hati Allah!
Renungkan: renungkan aspek bahwa kita tidak layak dikasihi! Berapa banyak bagian dari hati dan kegelapan tersembunyi yang kita tidak ingin orang lain tahu?
Jika semua orang tahu tentang sisi gelap kita, apa yang akan mereka pikirkan tetang kita? Tapi Allah ternyata mencintai kita begitu mendalam, apakah kita pernah berterima kasih kepada Allah atas hal ini?
Apakah anda bersedia untuk peduli memberikan perhatian kepada seseorang yang sebenarnya anda tidak bersedia peduli kepadanya?
Daftar renungan pemahaman Surat Roma (silahkan klik untuk membuka)
Daftar renungan pemahaman Surat atau Kitab yang lain (silahkan klik untuk membuka)
Diterjemahkan dari 「爾道自建 Ěr Dào Zì Jiàn」, tema Roma 9-12 ditulis oleh 蔡少琪 (Cài Shǎo Qí) yang dipublikasi pada bulan Juni 2018, merupakan hak cipta (copyright) Alliance Bible Seminary H.K (建道神學院 Jiàn Dào Shén Xué Yuàn).