Efesus 1:3-23

02 Mar 2018 – Hari Jumat Minggu kedua, Pra Paskah

Dan supaya Ia menjadikan mata hatimu terang, agar kamu mengerti pengharapan apakah yang terkandung dalam Kristus.

(Efesus 1: 3-23)
3 Terpujilah Allah dan Bapa Tuhan kita Yesus Kristus yang dalam Kristus telah mengaruniakan kepada kita segala berkat rohani di dalam sorga. 4 Sebab di dalam Dia Allah telah memilih kita sebelum dunia dijadikan, supaya kita kudus dan tak bercacat di hadapan-Nya.
5 Dalam kasih Ia telah menentukan kita dari semula oleh Yesus Kristus untuk menjadi anak-anak-Nya, sesuai dengan kerelaan kehendak-Nya,6 supaya terpujilah kasih karunia-Nya yang mulia, yang dikaruniakan-Nya kepada kita di dalam Dia, yang dikasihi-Nya.
7 Sebab di dalam Dia dan oleh darah-Nya kita beroleh penebusan, yaitu pengampunan dosa, menurut kekayaan kasih karunia-Nya,8 yang dilimpahkan-Nya kepada kita dalam segala hikmat dan pengertian.
9 Sebab Ia telah menyatakan rahasia kehendak-Nya kepada kita, sesuai dengan rencana kerelaan-Nya, yaitu rencana kerelaan yang dari semula telah ditetapkan-Nya di dalam Kristus 10 sebagai persiapan kegenapan waktu untuk mempersatukan di dalam Kristus sebagai Kepala segala sesuatu, baik yang di sorga maupun yang di bumi.
11 Aku katakan “di dalam Kristus”, karena di dalam Dialah kami mendapat bagian yang dijanjikan–kami yang dari semula ditentukan untuk menerima bagian itu sesuai dengan maksud Allah, yang di dalam segala sesuatu bekerja menurut keputusan kehendak-Nya– 12 supaya kami, yang sebelumnya telah menaruh harapan pada Kristus, boleh menjadi puji-pujian bagi kemuliaan-Nya.
13 Di dalam Dia kamu juga–karena kamu telah mendengar firman kebenaran, yaitu Injil keselamatanmu–di dalam Dia kamu juga, ketika kamu percaya, dimeteraikan dengan Roh Kudus, yang dijanjikan-Nya itu.
14 Dan Roh Kudus itu adalah jaminan bagian kita sampai kita memperoleh seluruhnya, yaitu penebusan yang menjadikan kita milik Allah, untuk memuji kemuliaan-Nya.
15 Karena itu, setelah aku mendengar tentang imanmu dalam Tuhan Yesus dan tentang kasihmu terhadap semua orang kudus, 16 akupun tidak berhenti mengucap syukur karena kamu. Dan aku selalu mengingat kamu dalam doaku, 17 dan meminta kepada Allah Tuhan kita Yesus Kristus, yaitu Bapa yang mulia itu, supaya Ia memberikan kepadamu Roh hikmat dan wahyu untuk mengenal Dia dengan benar.
18 Dan supaya Ia menjadikan mata hatimu terang, agar kamu mengerti pengharapan apakah yang terkandung dalam panggilan-Nya: betapa kayanya kemuliaan bagian yang ditentukan-Nya bagi orang-orang kudus,19 dan betapa hebat kuasa-Nya bagi kita yang percaya, sesuai dengan kekuatan kuasa-Nya,20 yang dikerjakan-Nya di dalam Kristus dengan membangkitkan Dia dari antara orang mati dan mendudukkan Dia di sebelah kanan-Nya di sorga,21 jauh lebih tinggi dari segala pemerintah dan penguasa dan kekuasaan dan kerajaan dan tiap-tiap nama yang dapat disebut, bukan hanya di dunia ini saja, melainkan juga di dunia yang akan datang.
22 Dan segala sesuatu telah diletakkan-Nya di bawah kaki Kristus dan Dia telah diberikan-Nya kepada jemaat sebagai Kepala dari segala yang ada.
23 Jemaat yang adalah tubuh-Nya, yaitu kepenuhan Dia, yang memenuhi semua dan segala sesuatu

Renungan
Paulus menulis kepada jemaat di Efesus mendesak mereka agar sadar akan karunia Roh yang telah mereka terima dari Allah – yakni Pemilihan, Penebusan dan Keselamatan, bukan karena perbuatan baik mereka, tetapi karena kasih karunia Allah semata. Paulus mengingatkan mereka bahwa ada tujuan dibalik karunia-karunia tersebut yang mereka seharusnya bersukacita, yaitu mereka harus hidup kudus hingga waktu yang ditentukan dipenuhi di mana semua hal di surga dan atas bumi menjadi satu kesatuan dibawah kekuasaan Tuhan Yesus Kristus. Paulus juga memberitahukan mereka bahwa dia berdoa untuk mereka kiranya Allah mengaruniakan mereka hikmat untuk mengetahui kebesaran yang tak terukur dari kuasa Allah yang telah memanggil mereka di atas segala kuasa dan otoritas yang dikenal secara manusia tidak hanya di masa sekarang tetapi juga di masa yang akan datang. Tetapi di sini, Paulus menulis kepada orang percaya bahwa walaupun Allah telah membuka mata mereka untuk melihat dan percaya pada Yesus Kristus sebagai Juru Selamat dan Tuhan, mereka masih harus mencari Dia untuk menerangi mata hati mereka sehingga mereka akan mengerti lebih mendalam akan kebenaran yang krusial ini. “Mata hatimu” menunjukkan secara total kepada bagian dalam seseorang, yang termasuk intelektual, emosi, dan kehendak. Dengan perkataan lain, ini bukan saja kemampuan intelektual untuk mengerti atau mengajarkan kebenaran. Pengetahuan yang didoakan Paulus termasuk kemampuan intelektual untuk memahami kebenaran, tetapi juga memegang emosi-emosi kita dan membawanya untuk ketundukan kepada Tuhan Yesus Kristus.

Selalu ada bahaya kesombongan spiritual yang datang dari pikiran bahwa engkau tahu lebih banyak dari orang lain. Ada bahaya berhenti hanya pada pengetahuan dokrin, daripada mengijinkan dokrin memberikan kita pengetahuan pribadi yang lebih besar tentang Allah yang dikatakan oleh doktrin tersebut. Tetapi penangkal racun dari bahaya tersebut bukanlah tetap tidak peduli. Tetapi, secara terus menerus berdoa selagi engkau mempelajari Firman-Nya ,”Tuhan terangi mata hatiku, sehingga kumengenal, mengasihi dan menaati-Mu lebih lagi!” Paulus menekankan bahwa walaupun orang-orang non Yahudi sebelumnya terpisah dari Allah dan asing terhadap janji-Nya kepada Israel, sekarang di dalam Kristus mereka adalah anggota yang sama dari Perjanjian umat Allah. Sama seperti orang Yahudi yang sebelumnya adalah ahli waris pilihan Allah, sekarang ahli waris-Nya adalah di dalam orang-orang kudus, Gereja, yang terdiri dari orang Yahudi dan orang-orang non Yahudi yang percaya yang sama kedudukannya.

F. F. Bruce seorang ahli Perjanjian Baru menuliskan (dalam buku tentang Surat Kolose, Filemon, dan Efesus, [Eerdmans], hal 270), “bahwa Allah seharusnya menetapkan nilai yang tinggi terhadap komunitas orang-orang berdosa, diselamatkan dari kebinasaan dan masih terlalu banyak bekas jejak awal mereka mungkin tampak luar biasa, tidak jelas bahwa dia melihat mereka di dalam Kristus, karena sejak awal dia memilih mereka di dalam Kristus.”

Mengapa Allah melakukan hal ini? Bruce menambahkan (hal 270), “di sini Paulus berdoa bahwa pembacanya dapat menghargai nilai yang Allah tempatkan bagi mereka, rencana-Nya untuk mewujudkan tujuan-Nya yang abadi di dalam mereka sebagai buah pertama dari perdamaian dengan alam di masa yang akan datang, agar kehidupan mereka dapat menjaga panggilan-Nya yang maha tinggi dan bahwa mereka dapat dengan penuh ucapan syukur kerendahan hati menerima kasih karunia dan kemuliaan yang dicurahkan bagi mereka.”

Selagi Paulus mendorong jemaat di Efesus untuk mengenal dan bertumbuh di dalam pengetahuan Allah Tritunggal, dorongan yang sama juga berlaku bagi orang kristen hari ini. Sekali lagi, ini bukan pengetahuan debat argumentasi tentang Allah, tetapi berkaitan dengan hubungan yang Allah inginkan dengan anak-anak-Nya. Dengan pertolongan Roh hikmat dan penyataan yang seharusnya membawa pengetahuan dari apa yang Allah inginkan ada pada anak-anak-Nya menjadi rendah hati dan taat pada-Nya, bukan semata-mata pengetahuan akademi. Ini bukanlah taat pada hukum atau satu set peraturan, tetapi penerimaan yang datang dari keinginan untuk menjadi taat, bukan ketaatan yang menuntun pada penerimaan.

Doa
Allah yang setia, terima kasih atas kesetiaan-Mu menanggung dosa-dosa kami dan memilih kami, menebus kami dan memberikan kami jaminan keselamatan karena kasih karunia-Mu, yang sebenarnya kami tidak layak. Teruslah memberikan kami hikmat daripada-Mu untuk mengenal Engkau secara pribadi sehingga kami dalam jalan kami dapat menjadi saluran kehendak-Mu di dalam dunia ini. Amen.

Tindakan
Betapa seringnya kita mengesampingkan kebenaran yang Paulus sedang berbicara hanya sebagai dokrin semata tanpa mencoba mengerti arti yang lebih dalam dan implikasi yang sama? Bukankah ini saatnya kita mengerti kekayaan kasih karunia Allah dan kesetiaan-Nya sehingga kita menjadi setia pada kasih karunia Allah bagi kita?

Rev Dr Mani Chacko
General Secretary
The Bible Society of India

Copyright The Bible Society of Singapore

(Diterjemahkan oleh WMC)