「Akhir Zaman, Dua Petanda」
Renungan ini merupakan terjemahan 「爾道自建 Ěr Dào Zì Jiàn」, tema Surat Tesalonika ditulis oleh 陳耀鵬 (Chén Yào Péng) yang dipublikasi pada bulan Februari 2018 merupakan hak cipta (copyright) Alliance Bible Seminary H.K (建道神學院 Jiàn Dào Shén Xué Yuàn).
(2 Tes. 2:3 [ITB])
3Janganlah kamu memberi dirimu disesatkan orang dengan cara yang bagaimanapun juga!
Sebab sebelum Hari itu haruslah datang dahulu murtad dan haruslah dinyatakan dahulu manusia durhaka, yang harus binasa
Sebelum hari itu, terlebih dahulu haruslah terjadi kemurtadan; selain itu pendosa besar yang adalah anak kebinasaan juga hendak muncul. Dalam bahasa aslinya, sebelum kata 「kemurtadan」 terdapat kata tunjuk, sepertinya orang percaya di Tesalonika mengetahui hal apa yang ditunjuk oleh Paulus, mungkin Paulus pernah membicarakan kebenaran dalam aspek ini kepada mereka. Kata ini dapat dipakai untuk menggambarkan pemberontakan di bidang militer, atau semacam pengkhianatan terhadap Allah, yang merupakan pemakaian yang biasanya di dalam Alkitab. Titik berat Paulus di sini adalah menggambarkan bahwa sebelum datangnya hari Tuhan, setan dan suruhannya akan menyerang Allah dan pengikut-Nya, menggerakkan peperangan yang tidak pernah ada sebelumnya dalam sejarah, melakukan usaha terakhir sebelum binasa.
Di dalam perikop ini, pendosa besar murtad ini juga disebut sebagai yang harus binasa, di ayat 8 disebut sebagai pendurhaka. Di dalam gambaran nabi Daniel adalah tanduk kecil (Dan. 7:8); Yohanes menyebutkan ia sebagai Anti-Kristus itu (1 Yoh. 2:18), ia juga adalah binatang dalam kitab Wahyu 13. Di dalam sejarah gereja terdapat sangat banyak penafsiran yang tidak sama atas identitas pendurhaka besar ini, biasanya menunjuk orang jahat yang berbuat berbagai macam kejahatan di zaman itu, seperti yang pernah Yohanes sebutkan bahwa terdapat sangat banyak Anti-Kristus (1 Yoh. 2:18). Di dalam sejarah, sangat banyak berbagai macam orang jahat yang menjadi alat setan, menyelesaikan pekerjaan iblis. Namun yang Paulus tunjukkan di sini bukanlah sekedar orang jahat yang sudah sering muncul di dalam sejarah, tetapi adalah pendurhaka besar yang muncul sebelum sejarah berakhir.
Renungkan: 1 Tes. 5 dan 2 Tes. 2 sepertinya terdapat pandangan yang tidak sama atas kedatangan Yesus datang yang kedua kali. Paulus menunjukkan bahwa tentang zaman dan masa, tidak perlu dituliskan kepada mereka (1 Tes. 5:1). Lalu di 2 Tes. 2, Paulus menuliskan beberapa konsep yang baru, sebenarnya ini mencerminkan bahwa pemahaman orang percaya haruslah senantiasa bertumbuh di dalam kebenaran Allah, karena setan seperti singa yang mengaum-aum melalui nabi palsu yang tidak sama, menyesatkan orang percaya dengan ajaran sesat yang kelihatannya seperti benar, maka orang percaya hendaknya mencernakan dan membedakan dengan hati-hati, bertekun mengejar kebenaran, jangan digoda oleh ajaran sesat sehingga kehilangan pengharapan yang benar. Apakah engkau bersungguh-sungguh mengejar kebenaran?
(Kiranya janganlah kita membiarkan atau memberikan diri disesatkan orang dengan cara yang bagaimanapun juga!)