「Memperlakukan Rut dengan Kemurahan 」
Ia adalah seorang yang diberkati dan mengerti untuk memberkati orang lain.
(Rut 2:4-13 [ITB])
4Lalu datanglah Boas dari Betlehem. Ia berkata kepada penyabit-penyabit itu: “TUHAN kiranya menyertai kamu.” Jawab mereka kepadanya: “TUHAN kiranya memberkati tuan!”
5Lalu kata Boas kepada bujangnya yang mengawasi penyabit-penyabit itu: “Dari manakah perempuan ini?”
6Bujang yang mengawasi penyabit-penyabit itu menjawab: “Dia adalah seorang perempuan Moab, dia pulang bersama-sama dengan Naomi dari daerah Moab.
7Tadi ia berkata: Izinkanlah kiranya aku memungut dan mengumpulkan jelai dari antara berkas-berkas jelai ini di belakang penyabit-penyabit. Begitulah ia datang dan terus sibuk dari pagi sampai sekarang dan seketikapun ia tidak berhenti.”
8Sesudah itu berkatalah Boas kepada Rut: “Dengarlah dahulu, anakku! Tidak usah engkau pergi memungut jelai ke ladang lain dan tidak usah juga engkau pergi dari sini, tetapi tetaplah dekat pengerja-pengerja perempuan.
9Lihat saja ke ladang yang sedang disabit orang itu. Ikutilah perempuan-perempuan itu dari belakang. Sebab aku telah memesankan kepada pengerja-pengerja lelaki jangan mengganggu engkau. Jika engkau haus, pergilah ke tempayan-tempayan dan minumlah air yang dicedok oleh pengerja-pengerja itu.”
10Lalu sujudlah Rut menyembah dengan mukanya sampai ke tanah dan berkata kepadanya: “Mengapakah aku mendapat belas kasihan dari padamu, sehingga tuan memperhatikan aku, padahal aku ini seorang asing?”
11Boas menjawab: “Telah dikabarkan orang kepadaku dengan lengkap segala sesuatu yang engkau lakukan kepada mertuamu sesudah suamimu mati, dan bagaimana engkau meninggalkan ibu bapamu dan tanah kelahiranmu serta pergi kepada suatu bangsa yang dahulu tidak engkau kenal.
12TUHAN kiranya membalas perbuatanmu itu, dan kepadamu kiranya dikaruniakan upahmu sepenuhnya oleh TUHAN, Allah Israel, yang di bawah sayap-Nya engkau datang berlindung.”
13Kemudian berkatalah Rut: “Memang aku mendapat belas kasihan dari padamu, ya tuanku, sebab tuan telah menghiburkan aku dan telah menenangkan hati hambamu ini, walaupun aku tidak sama seperti salah seorang hamba-hambamu perempuan.”
Dua hari yang lalu pernah disebutkan bahwa Rut fasal dua mencakup tiga adegan: yang pertama (Rut 2:1-3) terjadi di pagi hari, yang kedua (Rut 2:4-17) terjadi di siang hari, dan yang ketiga (Rut 2:18-23) terjadi menjelang petang. Adegan kedua terutama berisi percakapan: antara Boas dengan hambanya (Rut 2:4-7), dan Boas dengan Rut (Rut 2:8-13). Di saat ini penulis kitab masih belum mengungkapkan relasi keluarga dekat antara Boas dan Naomi, hanya mencatat bahwa ia adalah seorang kaya raya yang mengeluarkan kata-kata yang menunjukkan kemurahan hatinya, sama baik terhadap hambanya maupun terhadap Rut perempuan Moab, dan Rut tercatat sebagai seorang wanita yang berinisiatif proaktif untuk bertindak. Kata-kata Boas lebih terperinci, sedangkan jawaban Rut lebih singkat pendek; Boas memperlakukan dengan kata-kata yang murah hati, Rut menerima dengan rendah hati.
Sikap nada bicara Boas terhadap hambanya, benar-benar menunjukkan bahwa ia adalah seorang tuan yang sangat memperhatikan bawahannya; kebiasaan tipikal salam saling memberkati antara tuan dan hamba: 「semoga TUHAN beserta dengan engkau sekalian」 (Rut 2:4b) dan 「semoga TUHAN memberkati engkau」 (Rut 2:4c). Setelah saling memberikan salam, perhatian Boas jatuh pada diri seorang wanita asing. Sebenarnya mengapa perhatian mata Boas bisa jatuh pada diri Rut? Apakah karena penampilan luar Rut atau pakaiannya, ataukah wajahnya, ataukah panampilannya sebagai wanita bangsa asing? Hal ini tidak dapat diketahui, sebaliknya fokus penulis kitab diletakkan pada perkataan Boas yang menunjukkan bagaimana ia memperlakukan Rut dengan murah hati.
Boas terlebih dahulu bertanya kepada hambanya tentang identitas wanita asing ini, ia tidak secara langsung bertanya 「siapa wanita ini? 」 namun bertanya 「dia itu perempuan dari keluarga mana? 」 (Rut 2:5b, terjemahan CUV Mandarin) (ITB menterjemahkan sebagai 「Dari manakah perempuan ini?」 atau KJV, ASV 「Whose damsel is this?」 milik siapa gadis muda ini?) Cara bertanya tidak langsung semacam ini terkait dengan budaya zaman itu, ia ingin tahu latar belakang dan kelahiran Rut, ia berasal dari keluarga mana, termasuk suku mana? Kemudian Boas dengan nada bicara yang lembut dan bersahabat langsung bertanya kepada Rut: 「Dengarlah dahulu, anakku! Tidak usah engkau pergi memungut jelai ke ladang lain dan tidak usah juga engkau pergi dari sini, tetapi tetaplah dekat pengerja-pengerja perempuan. 」 (Rut 2:8). Boas sepertinya berusia setara dengan Naomi, ia dengan status sebagai yang senior memperhatikan Rut, ini menunjukkan terdapat perbedaan usia antara ia dengan Rut. Perkataan Boas terhadap Rut mengulang perkataan ijin yang diberikan bujang pengawas kepada Rut, boleh terus memungut bulir-bulir jelai di ladangnya, kemudian menambahkan dorongan semangat agar dia tidak usah meninggalkan ladang miliknya, tetap dekat dengan pengerja-pengerja perempuan, agar memastikan ia mendapatkan perhatian yang baik dan bersahabat.
Boas selain berpesan kepada hambanya agar mengijinkan Rut meneruskan mengikuti pengerja-pengerja perempuan di ladangnya memungut bulir-bulir jelai, ia lebih lagi demi melindungi Rut telah membuat dua pengaturan lain. ia berkata kepada Rut: 「saya sudah berpesan kepada para hamba lelaki tidak boleh mengganggu engkau. Jika engkau haus, pergilah ke tempayan-tempayan dan minumlah air yang dicedok oleh pengerja-pengerja itu 」 (Rut 2:9b). Ia secara khusus berpesan kepada para hamba lelaki tidak boleh melanggar Rut, artinya tidak boleh bertindak tidak sopan terhadap Rut, tidak boleh ada satupun tindakan pelecehan sexual ( נָגַע naw-gah’ artinya menyentuh, meletakkan tangan kepadanya untuk alasan apapun). Pesan ini di zaman Hakim-hakim yang sangat rendah keadaan rohani maupun moral, agar Rut mendapatkan suatu jaminan yang sangat khusus. Tidak hanya demikian,Boas memberikan sebuah pengaturan yang sangat khusus, menimbah air adalah pekerjaan yang seharusnya dilakukan oleh para perempuan atau orang asing yang menumpang di sana, Boas sebaliknya membalikkan tradisi, tidak perlu Rut mengeluarkan tenaga apapun, ia boleh kapanpun minum air. (Rut 2:9c terjemahan ITB “… minumlah air yang dicedok oleh pengerja-pengerja itu” (tidak jelas pengerja laki-laki atau perempuan?) bandingkan dengan terjemahan Inggris, misal NIV “get a drink from the water jars the men have filled” minumlah air yang diisi oleh para laki-laki, terjemahan Inggris secara eksplisit menuliskan “laki-laki”) Ini adalah tindakan Boas yang ekstra memperlakukan Rut dengan kemurahan hati, oleh karena itu ia terlebih dahulu harus berpesan kepada semua para pengerja harus memperlakukan Rut dengan kemurahan hati.
Mengapa Boas memperlakukan Rut dengan ekstra kemurahan hati? Selain ia adalah seorang yang hormat takut akan Allah (lihat perintah Allah di Im. 19:33-34; Kel. 22:21-24; Kel. 23:12), selain mengasihi orang asing yang menumpang, satu-satunya kemungkinan adalah ia mendengar apa yang terjadi atas Rut dari penjelasan orang lain (Rut 2:5 Boas kepada bujangnya yang mengawasi penyabit-penyabit itu: “Dari manakah perempuan ini?”) ; bagaimana ia setelah kehilangan suami, bersedia meninggalkan iman kepercayaan orang Moab, bersandar kepada TUHAN Israel, bahkan memutuskan ikut dengan erat kepada mertuanya, datang ke Israel tempat asing yang tidak ia kenal (lihat Rut 2:11-12). Boas memperlakukan Rut dengan murah hati sesungguhnya berharga untuk kita teladani sebagai umat Tuhan!
Renungkan: Boas diberkati oleh TUHAN, punya harta, punya kuasa, namun terbiasa memperlakukan orang-orang lemah dengan kemurahan hati; ia adalah seorang yang diberkati dan mengerti untuk memberkati orang lain. Apakah kita bersedia mengikuti teladan dia menjadi bejana yang memberkati orang lain?
Daftar Renungan pemahaman Kitab Rut
Renungan pemahaman Surat atau Kitab yang lain
Renungan ini merupakan terjemahan versi bahasa Mandarin 「爾道自建 Ěr Dào Zì Jiàn 」, tema Kitab Rut ditulis oleh 何啟明 (Hé Qǐ Míng) yang dipublikasi pada bulan September 2017 merupakan hak cipta (copyright) Alliance Bible Seminary H.K (建道神學院 Jiàn Dào Shén Xué Yuàn).
Tambahan Blogger:
Di ayat 5, Boas bertanya kepada bujangnya: “Dari manakah perempuan ini?” dalam Alkitab New English Translation diberikan catatan kaki penjelasan bahwa pertanyaan ini bertanya “siapakah keluarga ayah dari perempuan ini atau juga siapakah suami perempuan ini?” Sebuah pertanyaan yang jawabannya cukup menyedihkan, Rut tidak punya keluarga orang tua lagi, ia juga tidak punya suami.
Menikmati keindahan sastra Alkitab, ayat 9b “pengerja-pengerja lelaki jangan mengganggu” bahasa aslinya berasal dari akar kata: נַעַר (nah’-ar) dan נָגַע (naw-gah’) dengan indah Alkitab dalam nats ini memakai kata-kata yang memiliki akar kata dengan bunyi suara yang mirip nah’-ar …… naw-gah’