「Jangan Lupakan Perjumpaan dengan Tuhan」
Oleh 何啟明 (Hé Qǐ Míng)
Alliance Bible Seminary H.K.
(Hos. 12:3-6 [ITB])
3 Di dalam kandungan ia menipu saudaranya, dan dalam kegagahannya ia bergumul dengan Allah. 4 Ia bergumul dengan Malaikat dan menang; ia menangis dan memohon belas kasihan kepada-Nya. Di Betel ia bertemu dengan Dia, dan di sanalah Dia berfirman kepadanya:
5 yakni TUHAN, Allah semesta alam, TUHAN nama-Nya —
6 「Engkau ini harus berbalik kepada Allahmu, peliharalah kasih setia dan hukum, dan nantikanlah Allahmu senantiasa.」
Kemarin ditunjukkan kejahatan Efraim dan kerajaan Selatan juga tidak berbeda jauh, nabi Hosea melalui pengalaman nenek moyang Israel hendak mengingatkan mereka, agar tidak melupakan perjumpaan mereka dengan Allah. Ketika hidup telah disentuh oleh Allah, hendaklah kembali kepada Allah, mempertahankan kasih setia dan hukum, dan senantiasa menantikan Dia (ayat 6).
Kisah Yakub tidak asing bagi orang Israel dan kita, kita dapat meringkas hidup Yakub sebagai 「kehidupan yang mencengkeram」. Saat lahir ia 「mencengkeram tumit orang lain」 (lihat Kej. 25:26), setelah dia tumbuh dewasa, dia 「mencengkeram Allah」 (lihat Kej. 32:28). Yakub mencengkeram tumit saudaranya di dalam rahim ibunya, kata Ibrani 「tumit」 dan 「Yakub」 adalah homofonik (sama bunyi). Hosea mengutip permainan kata ini untuk mengungkapkan kelicikan Yakub. Ketika Yakub tumbuh dewasa, ia ingin menang atas Allah, ketika melarikan diri, ia bergumul dengan Allah di Betel. Namun perjumpaan ini telah menjadi titik balik dalam hidupnya.
Penulis sengaja menggunakan gaya sastra struktur silang (ayat 3-4a) untuk membuat pembaca mengerti bahwa fokus Hosea adalah pada peristiwa Yakub setelah tumbuh dewasa ia menang bergumul dengan Allah dan Malaikat. Apakah Yakub sebenarnya 「bergumul dengan Allah」 (ayat 3b) atau 「dengan malaikat」 (ayat 4a)? Karena Kitab Kejadian hanya mengatakan 「dia」, itu dapat berarti bergumul dengan orang atau dengan Allah. Di zaman Perjanjian Lama, Allah sering muncul di depan orang sebagai manusia, jadi Hosea mengatakan bahwa Yakub bergumul dengan Allah dan dengan Malaikat.
Yakub bertemu dengan Allah di Betel, dan hidupnya disentuh oleh Allah, mengubah hidupnya.
Pertama kali dia berjumpa Allah di Betel, dalam perjalanan meninggalkan keluarga ayahnya untuk pergi bersandar kepada saudara ayahnya, Laban. Waktu itu Allah menampakkan diri kepadanya dalam mimpi dan memberikan kepada dia perjanjian Abraham (lih. Kej. 28:10-22, klik untuk membaca). Kali kedua, empat belas tahun kemudian, dalam perjalanan pulang, sebelum menghadap saudaranya Esau, Allah memerintahkannya pergi ke Betel untuk membangun sebuah altar untuk mengingat TUHAN Allah yang menampakkan diri kepadanya ketika ia melarikan diri dari saudaranya Esau (Kej. 35:1-3). Perjumpaan pertama adalah janji mendapat tanah Kanaan, dan perjumpaan kemudian dijanjikan akan diberkati perlindungan ketika Israel menghadapi kesulitan. Hosea menginginkan Israel yang murtad untuk mengingat kembali pengalaman Yakub sang leluhur, yang bertemu dengan Allah di Betel, dan disentuh oleh Allah, dan kemudian terjadilah hati yang kembali kepada TUHAN (Yahweh).
Panggilan nabi Hosea ke Israel dengan suara yang berat hati yang tulus mengatakan, 「Engkau ini harus berbalik kepada Allahmu, peliharalah kasih setia dan hukum, dan nantikanlah Allahmu senantiasa」 (ayat 6). Bagaimana Israel, yang hancur sakit berat dan berdosa besar, bisa berbalik kembali kepada Allah? Jika tanpa pertolongan Allah, mereka tidak akan memiliki tekat dan keberanian untuk kembali kepada Allah. Maksud Hosea bahwa Israel tidak hanya murni 「berbalik untuk kembali」, tetapi harus tergantung pada pertolongan Allah barulah bisa kembali ke dalam pelukan Allah. Dengan pertolongan Allah, berputar untuk kembali kepada-Nya bukan lagi suatu hal yang tidak mungkin!
Renungkan:
Silahkan ingat bagaimana Anda berjumpa Tuhan pada saat tertentu dalam hidup Anda, bagaimana Ia membalikkan hidup Anda? Bagaimana dengan situasi rohani Anda sekarang ini? Apakah lebih bertumbuh atau stagnan, atau bahkan mundur? Tidak peduli bagaimana situasinya, selama kita mau mengandalkan pertolongan Tuhan, kita akan berputar kembali kepada-Nya dan memulai lagi perjalanan. Apakah engkau bersedia
Renungan pemahaman Kitab Hosea (klik untuk membuka)
Renungan pemahaman Surat atau Kitab yang lain (klik untuk membuka)
Diterjemahkan dari 「爾道自建 Ěr Dào Zì Jiàn」, tema Kitab Hosea ditulis oleh 何啟明 (Hé Qǐ Míng) yang dipublikasi pada bulan Juni 2019, merupakan hak cipta (copyright) Alliance Bible Seminary H.K (建道神學院 Jiàn Dào Shén Xué Yuàn).
Untuk Kalangan Kristen.