Tag Archives: penumpangan tangan

Bilangan 27:15-20

「Roh Kudus dan pewarisan」

Oleh Lài Jiàn Guó (賴建國)
Alliance Bible Seminary H.K.

(Bil. 27:15-20 [ITB])
15 Lalu berkatalah Musa kepada TUHAN: 16 Biarlah TUHAN, Allah dari roh segala makhluk, mengangkat atas umat ini seorang 17 yang mengepalai mereka waktu keluar dan masuk, dan membawa mereka keluar dan masuk, supaya umat TUHAN jangan hendaknya seperti domba-domba yang tidak mempunyai gembala.
18 Lalu TUHAN berfirman kepada Musa: Ambillah Yosua bin Nun, seorang yang penuh roh, letakkanlah tanganmu atasnya, 19 suruhlah ia berdiri di depan imam Eleazar dan di depan segenap umat, lalu berikanlah kepadanya perintahmu di depan mata mereka itu 20 dan berilah dia sebagian dari kewibawaanmu, supaya segenap umat Israel mendengarkan dia.

「Ambillah Yosua bin Nun, seorang yang penuh roh, letakkanlah tanganmu atasnya, … dan berilah dia sebagian dari kewibawaanmu, supaya segenap umat Israel mendengarkan dia.」

Musa bertanya kepada Allah: karena TUHAN (Yahweh) tidak mengizinkannya memimpin orang Israel ke tanah perjanjian, siapakah yang akan menggantikannya dan menjadi pemimpin baru Israel? TUHAN mengatakan kepadanya bahwa, jauh di langit dan tepat di depan mata, itu adalah Yosua, yang telah setia mengikuti Musa selama empat puluh tahun terakhir, sebagai penolongnya, karena dia seorang yang penuh roh (’îš ’ăšer rûaḥ bô), yang berarti seorang yang dalamnya ada Roh (lihat ITL). Tetapi kitab Ulangan menyebutkan bahwa Yosua bin Nun penuh dengan roh kebijaksanaan (rûaḥ ḥokmâ), sebab Musa telah meletakkan tangannya ke atasnya. Sebab itu orang Israel mendengarkan dia dan melakukan seperti yang diperintahkan TUHAN kepada Musa (Ulangan 34:9).

Apakah Yosua lebih dahulu memiliki roh di dalam dirinya, atau dipenuhi dengan roh setelah Musa meletakkan tangannya ke atasnya? Sebenarnya keduanya. Dia lebih dahulu memiliki roh dalam dirinya, nyata dalam temperamen rohaninya dan karunia kekuatan. Setelah penumpangan tangan, makin dipenuhi roh, dimampukan menghadapi hal-hal yang lebih besar dan lebih sulit. Nyata, sebulan setelah Musa meninggal, Yosua memimpin orang Israel menyeberangi Sungai Yordan ke Kanaan, memenuhi pesan terakhir Musa.

Makna asli dari penumpangan tangan / meletakkan tangan tidak diketahui, dan ini mungkin mewakili kesatuan di dalam Tuhan, berbagi karunia Roh Kudus, dan pewarisan otoritas. Alkitab suci setidaknya menunjukkan dua poin penting: dipenuhi dengan Roh Kudus adalah pilihan Allah, yang berarti bahwa tugas dari Allah dipercayakan kepadanya, kuasa Allah dicurahkan kepadanya, dan karunia Allah memperlengkapi dirinya. Penumpangan tangan adalah tanda bukti bagi seseorang, kesaksian kepada semua orang, menyatakan bahwa jabatannya ditegaskan dan otoritasnya dihormati. Musa meletakkan tangan di atas Yosua, juga menjadi pengalaman umum bagi banyak penerima penerusan pelayanan kudus di kemudian hari. Melalui tata cara penumpangan tangan, maka otoritas, karunia, dan kemampuan yang diberikan oleh Allah diteruskan kepada orang (lihat 1 Timotius 4:14, 5:22; 2 Timotius 1:6).

Renungkan:
Meskipun Bil. 27:18 dan Ulangan 34:9 (klik untuk membaca) dua kali menyebutkan bahwa hati Yosua dipenuhi dengan Roh Allah, tetapi kitab Yosua satu kali pun tidak menyebutkan tentang Roh Allah (Roh Kudus). Ini bukan berarti kitab Yosua mengabaikan Roh Kudus, sebaliknya, kitab Yosua menuntun kita untuk melihat karya Roh Kudus di dalam hati manusia. Termasuk:
1. Menghormati firman Allah, penuh keberanian menaati dan melaksanakannya. Inilah rahasia kemenangan Yosua (Yos. 1:6, 7, 9; 23:6)
2. Tunduk menaati kepemimpinan Allah, bersandar mengandalkan Tuhan untuk mendapatkan kemenangan. Memandang Tuhan (Yahweh) sebagai pimpinan tertinggi Panglima Balatentara (Yosua 5:13-15).
3. Mengasihi melindungi umat Allah dan merestui orang lain yang memiliki talenta memimpin. Kaleb akan menyerang Hebron, Yosua memberkati teman lama seperjuangan ini. Lalu Yosua memberkati Kaleb bin Yefune, dan diberikannyalah Hebron kepadanya menjadi milik pusakanya (Yosua 14:13). Makin dipenuhi Roh Kudus tidak hanya merupakan karunia memiliki kemampuan lahiriah, tetapi juga karakter rohani yang berkelimpahan dari dalam.


Renungan pemahaman Kitab Bilangan 1-16

Renungan pemahaman Kitab Bilangan 17-36

Renungan pemahaman Surat atau Kitab yang lain


Diterjemahkan dari 「爾道自建 Ěr Dào Zì Jiàn」, tema Kitab Bilangan 17-36 ditulis oleh Lài Jiàn Guó (賴建國) yang dipublikasi pada bulan Nopember 2020 merupakan hak cipta (copyright) Alliance Bible Seminary H.K (建道神學院 Jiàn Dào Shén Xué Yuàn).


Renungan untuk Kalangan Kristen.


Iklan yang ada bukan milik blog ini, tetapi milik WordPress penyedia fasilitas blog tanpa biaya.