「Penghakiman dari TUHAN」
Oleh 潘仕楷 (Pān Shì Kǎi)
Alliance Bible Seminary H.K.
(Mikha 6:9-16 [ITB])
9 Dengarlah, TUHAN berseru kepada kota: ─ adalah bijaksana untuk takut kepada nama-Nya ─ 「Dengarlah, hai suku bangsa dan orang kota! 10 Masakan Aku melupakan harta benda kefasikan di rumah orang fasik dan takaran efa yang kurang dan terkutuk itu? 11 Masakan Aku membiarkan tidak dihukum orang yang membawa neraca palsu atau pundi-pundi berisi batu timbangan tipu? 12 Orang-orang kaya di kota itu melakukan banyak kekerasan, penduduknya berkata dusta dan lidah dalam mulut mereka adalah penipu. 13 Maka Akupun mulai memukul engkau, menanduskan engkau oleh karena dosamu. 14 Engkau ini akan makan, tetapi tidak menjadi kenyang, dan perutmu tetap mengamuk karena lapar; engkau akan menyingkirkan sesuatu, tetapi tidak dapat menyelamatkannya, dan apa yang dapat kauselamatkan, akan Kuserahkan kepada pedang. 15 Engkau ini akan menabur, tetapi tidak menuai, engkau ini akan mengirik buah zaitun, tetapi tidak berurap dengan minyaknya; juga mengirik buah anggur, tetapi tidak meminum anggurnya. 16 Engkau telah berpaut kepada ketetapan-ketetapan Omri dan kepada segala perbuatan keluarga Ahab, dan engkau telah bertindak menurut rancangan mereka, sehingga Aku membuat engkau menjadi ketandusan dan pendudukmu menjadi sasaran suitan; demikianlah kamu akan menanggung pencelaan dari pihak bangsa-bangsa.」
Paulus di dalam surat Roma dengan jelas menyatakan bahwa ketika orang jelas dapat mengenal Tuhan tetapi tidak memperlakukan Dia sebagai Tuhan, maka hukuman dari-Nya adalah membiarkan mereka hidup dalam dosa-dosa mereka. Perikop Kitab Suci di sini tepat merupakan penggambaran dari hal ini. Setelah di ayat 6:8 yang dengan ringkas menunjukkan perintah TUHAN, kemudian di bagian 6:9-16 menunjukkan akibatnya setelah mereka tidak mau menuruti-Nya. Ketika semua orang hidup demi keuntungan mereka sendiri, dunia menjadi tempat yang mengerikan.
Mereka bukan saja 「tidak adil dan tidak belas kasihan」, mereka begitu licik dan kejam, bertentangan seratus persen dengan apa yang telah Allah perintahkan, Dia akan menghukum orang-orang yang tidak adil ini. TUHAN akan membuat tempat ini menjadi 「ketandusan」, sehingga apa yang mereka lakukan menjadi sia-sia.
Di bagian 6:10-12, nabi Mikha menggugat bahwa orang-orang pada waktu itu menggunakan neraca yang tidak adil dan takaran efa yang menipu, menyatakan ketidakadilan mereka dalam transaksi perdagangan komersial. Mereka menggunakan kemunafikan sebagai sarana demi keuntungan mereka. Nabi Mikha menggambarkan tindakan ini sebagai kebrutalan orang-orang kaya ini. Kekerasan yang mereka lakukan tidak secara dangkal, sehingga bahkan orang-orang yang ditindas oleh mereka tidak tentu tahu bahwa mereka dirampok. Tetapi tanpa sadar, mereka jatuh ke dalam situasi diperbudak, dan semua milik dan penghasilan kecil mereka direnggut oleh tipu daya.
Ayat 6:13-15 menunjukkan retribusi balasan TUHAN kepada orang-orang yang tidak adil ini. 「Maka」 dengan sangat jelas menggandengkan keadaan mereka akan dipukul dan dihukum dengan apa yang telah mereka lakukan di depan, ini adalah upah pembalasan atas dosa mereka. Makna rinci dalam teks bahasa asli bagian ini sulit untuk diterjemahkan secara akurat, dan bisa ada perbedaan antara terjemahan yang berbeda. Terjemahan ITB sama dengan mayoritas Inggris 「Engkau ini akan makan, tetapi tidak menjadi kenyang, dan perutmu tetap mengamuk karena lapar; engkau akan menyingkirkan sesuatu, tetapi tidak dapat menyelamatkannya, dan apa yang dapat kauselamatkan, akan Kuserahkan kepada pedang.」 Tidak masalah terjemahan mana yang paling akurat, makna dasarnya adalah sama, yaitu, jika TUHAN ingin membuat semua tindakan mereka menjadi ketiadaan sia-sia, usaha mereka semuanya akan gagal.
Nabi Mikha kembali mengajukan gugatan terhadap orang-orang di ayat 6:16, menyatakan sebab TUHAN (Yahweh) mengadakan penghakiman atas mereka. Ayat ini adalah satu-satunya tempat di seluruh kitab Mikha yang menyebutkan raja Israel. Para nabi yang dalam periode sama dengan nabi Mikha, seperti Hosea dan Amos semuanya di awal kitab menyebutkan nama raja Yehuda dan Israel yang sedang memerintah di saat itu sebagai latar belakang kitab yang mereka tuliskan. Nabi Mikha di ayat 1:1 hanya menuliskan nama raja Yehuda saja. Sedangkan nama raja Israel yang disebutkan di sini bukan berasal dari zaman Nabi Mikha, tetapi hampir satu setengah abad yang lalu. Tidak ada banyak catatan tentang raja Omri, tetapi justru digambarkan sebagai raja Israel yang paling jahat, dan perbuatan jahat raja Ahab dicatat secara rinci di Kitab Raja-raja, perihal ia merampok warisan milik Nebat mungkin terkait dengan tema di sini. Nabi Mikha menunjukkan bahwa karena Yehuda pada saat itu melakukan kejahatan yang sama, mereka juga harus menghadapi hukuman yang pantas dan harus mereka terima.
Renungkan:
Kita harus dan perlu mendengarkan peringatan TUHAN untuk meninggalkan ketidakadilan.
Renungan pemahaman Kitab Mikha
Renungan pemahaman Surat atau Kitab yang lain
Diterjemahkan dari 「爾道自建 Ěr Dào Zì Jiàn」, tema Kitab Zefanya, Yoel, Mikha, Nahum ditulis oleh 潘仕楷 (Pān Shì Kǎi) yang dipublikasi pada bulan Juli 2020 merupakan hak cipta (copyright) Alliance Bible Seminary H.K (建道神學院 Jiàn Dào Shén Xué Yuàn).
Renungan untuk Kalangan Kristen.
Iklan yang ada bukan milik blog ini, tetapi milik WordPress penyedia fasilitas blog tanpa biaya.