Tag Archives: Eskol

Bilangan 13:1-3, 17-20

「Mengintai dan jadwal perjalanan」
Oleh 賴建國 (Lài Jiàn Guó)

Alliance Bible Seminary H.K.

(Bil. 13:1-3, 17-20 [ITB])
1 TUHAN berfirman kepada Musa: 2 Suruhlah beberapa orang mengintai tanah Kanaan, yang akan Kuberikan kepada orang Israel; dari setiap suku nenek moyang mereka haruslah kausuruh seorang, semuanya pemimpin-pemimpin di antara mereka. 3 Lalu Musa menyuruh mereka dari padang gurun Paran, sesuai dengan titah TUHAN; semua orang itu adalah kepala-kepala di antara orang Israel. … 17 Maka Musa menyuruh mereka untuk mengintai tanah Kanaan, katanya kepada mereka: Pergilah dari sini ke Tanah Negeb dan naiklah ke pegunungan, 18 dan amat-amatilah bagaimana keadaan negeri itu, apakah bangsa yang mendiaminya kuat atau lemah, apakah mereka sedikit atau banyak; 19 dan bagaimana negeri yang didiaminya, apakah baik atau buruk, bagaimana kota-kota yang didiaminya, apakah mereka diam di tempat-tempat yang terbuka atau di tempat-tempat yang berkubu, 20 dan bagaimana tanah itu, apakah gemuk atau kurus, apakah ada di sana pohon-pohonan atau tidak. Tabahkanlah hatimu dan bawalah sedikit dari hasil negeri itu. Waktu itu ialah musim hulu hasil anggur.

Bilangan pasal 13 – 14 mencatat bahwa orang Israel tiba di Kadesh, di padang gurun Paran, dan isi laporan para pengintai yang menyelidiki tanah Kanaan menimbulkan kegemparan, umat Allah menolak bergerak maju menuju Tanah Perjanjian. Akibatnya, didenda selama empat puluh tahun hanyut berkelana di padang gurun, menjadi titik balik paling signifikan bagi umat Israel setelah mereka meninggalkan Mesir.

Bilangan 13 dapat dibagi ke dalam paragraf berikut:

1) Persiapan pengintaian (ayat 1-16): TUHAN memerintahkan Musa untuk mengirim orang untuk mengintai Tanah Perjanjian. Mereka bukan mengintai tanah orang lain yang bukan milik mereka, tetapi adalah mengintai (tûr) tanah yang akan diberikan Tuhan kepada mereka (ayat 2). Ketika tabut perjanjian TUHAN berjalan di depan mereka, selama tiga hari mengintai (tûr) (mencari) tempat perhentian bagi umat dapat beristirahat (Bil. 10:33). Kedua belas mata-mata itu adalah pemimpin (rō’š) dari masing-masing suku Israel. Mereka secara harfiah diterjemahkan sebagai kepala, mengacu pada pemimpin muda dan kuat (ayat 3).

2) Misi pengintaian (ayat 17-20): mereka akan mulai dari Negeb dan menyeberangi tanah pegunungan di utara (ayat 17). Terjemahan tradisional Negebadalah tanah selatan, terletak di selatan Bersyeba, dan merupakan tanah yang kering dan tandus. Pegunungan mengacu pada pegunungan yang menembus ke utara dari tanah yang akan diberikan kepada suku Yehuda, melintasi tanah bagi suku Efraim, sampai ke Galilea. Bil. 34:1-12 menggambarkan Kanaan secara lebih terperinci, termasuk Israel saat ini, Libanon, dan Suriah selatan. Instruksi pengintaian adalah pergilah dan bawalah (kembali) di awal dan di akhir (ayat 17 dan 20). Dalam hal konten, pertama-tama adalah tentang situasi tanah itu (ayat 18 dan 20), kemudian situasi penduduk lokal dan kehidupan (ayat 18 dan 19), dan penekanannya adalah pada bagaimana negeri yang didiaminya, apakah baik atau buruk (ayat 19). Ini adalah penilaian secara keseluruhan atas lokal tanah tersebut. Penggunaan keempat kata bagaimana (mah) adalah mengacu pada tindakan mencari tahu sifat keempat kondisi yang diselidiki.

3) Rencana pengintaian (ayat 21-26): berangkat mulai dari padang gurun Zin perbatasan paling selatan tanah Kanaan, menuju ke Hamat titik paling utara dari Tanah Perjanjian, ini merupakan batas paling utara kerajaan yang diperintah oleh Daud dan Salomo (Bil. 34:8; 1 Raja 8:65), jaraknya sekitar 400 kilometer satu kali jalan. Perikop ini secara khusus mencatat keturunan Enak yang ada di Hebron, Enak (‘ănāq) dalam bahasa Ibrani berarti leher, dan mereka juga dikenal karena tinggi badan mereka. Mata-mata itu membawa kembali setandan buah anggur, yang digotong oleh dua pria dengan gandar pikulan (menggandarnya ayat 23-24). Lembah itu dinamai Eskol (’eškôl) artinya lembah tandan buah anggur. Mereka juga membawa beberapa buah delima dan buah ara.

Renungkan:

Kedua belas mata-mata itu mematuhi perintah TUHAN untuk mengintai (tûr) tanah Kanaan, untuk pertama kalinya menginjakkan kaki di Tanah Perjanjian , dan juga membawa kembali hasil bumi setempat seperti yang diperintahkan.

Tapi akhirnya itu tidak terduga. Mengapa ini terjadi? Hendak bagaimana (mah) kehidupan ini dimulai?


Renungan pemahaman Kitab Bilangan (klik untuk membuka)

Renungan pemahaman Surat atau Kitab yang lain (klik untuk membuka)


Diterjemahkan dari 「爾道自建 Ěr Dào Zì Jiàn」, tema Kitab Bilangan 1-16 ditulis oleh 賴建國 (Lài Jiàn Guó) yang dipublikasi pada bulan Februari 2020 merupakan hak cipta (copyright) Alliance Bible Seminary H.K (建道神學院 Jiàn Dào Shén Xué Yuàn).


Renungan untuk Kalangan Kristen.


Iklan yang ada bukan milik blog ini, tetapi milik WordPress penyedia fasilitas blog tanpa biaya.