「TUHAN tinggal di Sion」
Oleh Rev. Dr. Mài Yào Guāng (麥耀光)
Alliance Bible Seminary H.K.
(Yoel 3:15-21 [TB2])
15 Matahari dan bulan menjadi gelap,
………dan bintang-bintang menyimpan cahayanya.
16 TUHAN mengaum dari Sion,
………dari Yerusalem Ia memperdengarkan suara-Nya,
langit dan bumi pun berguncang.
………Tetapi, TUHAN adalah tempat perlindungan bagi umat-Nya,
………benteng bagi orang Israel.
17 「Maka kamu akan mengetahui bahwa Akulah TUHAN Allahmu,
………yang tinggal di Sion, gunung-Ku yang kudus.
Yerusalem akan menjadi kudus,
………dan orang-orang asing tidak akan melintasinya lagi.
18 Pada hari itu gunung-gunung akan meniriskan anggur baru,
………bukit-bukit akan mengalirkan susu,
dan semua wadi di Yehuda
………akan mengalirkan air;
mata air akan menyembul dari Rumah TUHAN
………dan membasahi Lembah Sitim.
19 Mesir akan menjadi sunyi sepi,
………dan Edom akan menjadi padang gurun senyap,
karena kekerasan terhadap orang Yehuda,
………karena mereka telah menumpahkan
………darah orang yang tak bersalah di tanahnya.
20 Tetapi, Yehuda tetap dihuni untuk selama-lamanya
………dan Yerusalem turun-temurun.
21 Aku akan membalas darah mereka yang belum Kubalas;
………TUHAN tetap tinggal di Sion.」
Nabi Yoel melihat dua penglihatan, keduanya berkaitan dengan akhir. Dalam penglihatan pertama, nabi Yoel melihat Allah sebagai penguasa dua alam. Dalam pasal 3, ayat 14, Allah bertindak sebagai hakim bumi di 「lembah penentuan,」 menghakimi bangsa-bangsa dan umat. Ayat 15 menunjukkan bahwa Allah adalah Pencipta, yang memerintah atas matahari, bulan, dan bintang-bintang; ketika Dia 「mengaum memperdengarkan suara-Nya,」 langit dan bumi bergetar, dan alam semesta tunduk di hadapan Pencipta. Sampai di ayat 16 penuturan beralih kembali ke bumi, di mana Allah memelihara umat-Nya di Sion, sebagai penguasa perjanjian mereka.
Bagi orang-orang Yahudi yang kembali ke Yerusalem, mereka tidak memiliki negara dan tidak ada jaminan keamanan. Sekarang Allah menyampaikan pesan penting kepada mereka, sebuah iman keyakinan inti dari Kitab Yoel: 「Tetapi TUHAN adalah tempat perlindungan bagi umat-Nya, benteng bagi orang Israel」 (ayat 16). Terhadap frasa 「umat-Nya (the people of Israel, NIV)」, beberapa sarjana menunjukkan bahwa kata 「umat (people)」 dalam bahasa Ibrani juga dapat diterjemahkan sebagai 「anak (children)」. Nabi Yoel mungkin mengingatkan umat tentang perintah dalam pasal 1, ayat 3: 「Ceritakanlah tentang itu kepada anak-anakmu, dan biarlah anak-anakmu menceritakannya kepada anak-anak mereka, dan anak-anak mereka kepada generasi berikutnya」 (「Tell it to your children, and let your children tell it to their children, and their children to the next generation,」 NIV). Pesan apa yang diharapkan Yoel untuk diterima oleh setiap generasi anak-anak? Yaitu untuk memberi tahu anak-anak bagaimana Allah menyelamatkan mereka dari wabah belalang (1:5-2: 27); untuk memberi tahu anak-anak bahwa mereka harus senantiasa berpaling kepada Allah (2: 12-14); dan untuk memberi tahu anak-anak bahwa Allah adalah tempat perlindungan dan benteng yang kuat bagi mereka (3:16).
Kemudian Allah menunjukkan kepada Yoel penglihatan lain, 「pada hari itu」 (ayat 18), sebuah penglihatan kenabian tentang akhir zaman. 「Hari TUHAN」 yang paling utama akan menyangkut seluruh alam semesta, meliputi tiga bagian: Pertama, Allah akan menghakimi orang-orang yang tirani dan bangsa-bangsa yang menumpahkan darah orang yang tidak bersalah (ayat 19), dan menguduskan umat-Nya serta menjadikan Sion kota suci; kedua, Allah dua kali mengatakan bahwa Ia akan 「tinggal」 di Sion (ayat 17, 21); ketiga, melalui hadirat Allah, anggur manis, susu, dan mata air akan mengalir dari Bait Allah, menyirami bumi. Allah adalah sumber kehidupan di bumi, dan Sion menjadi bejana melalui mereka mata air mengalir ke segala arah, membawa berkat bagi banyak orang.
Para pembaca Kitab Yoel memperoleh wawasan baru tentang TUHAN Allah. Paling awal, nama-Nya adalah 「Yang Mahakuasa (Almighty)」 (1:15), kemudian panglima tentara (2:11, 25), hakim (3:2, 12), singa yang mengaum (3:16), tempat perlindungan dan benteng (3:16). Pesan nabi Yoel itu jelas: ada keamanan di dalam Allah. Allah menginginkan umat-Nya 「mengetahui」 bahwa Dia ada di antara mereka. Inilah pernyataan penutup nabi Yoel (2:27; 3:17, 21).
Refleksi:
1) Yoel dimulai dengan mengajukan pertanyaan, 「Apa yang harus kita katakan kepada anak-anak kita?」 Nabi Yoel itu menyimpulkan, 「Katakanlah kepada mereka bahwa TUHAN adalah benteng yang kuat, tempat perlindungan, tempat yang kokoh, dan bahwa Allah berdiam di antara mereka.」 Apakah Anda bersedia menyampaikan pesan ini kepada anak-anak, cucu, dan anak-anak rohani Anda?
2) Setelah membaca Kitab Yoel, apakah Anda memiliki pemahaman baru tentang Allah? Bagaimana pemahaman baru ini memengaruhi hidup Anda?
Renungan pemahaman Kitab Yoel
Renungan pemahaman Surat atau Kitab yang lain
Diterjemahkan dari 「爾道自建 Ěr Dào Zì Jiàn」, tema Kitab Yoel ditulis oleh Rev. Dr. Mài Yào Guāng (麥耀光) yang dipublikasi pada bulan Februari 2026 merupakan hak cipta (copyright) Alliance Bible Seminary H.K (建道神學院 Jiàn Dào Shén Xué Yuàn).
Renungan untuk Kalangan Kristen.