「Mengenal nabi Yoel」
Oleh Rev. Dr. Mài Yào Guāng (麥耀光)
Alliance Bible Seminary H.K.
(Yoel 1:1 [TB2])
1 Firman TUHAN yang datang kepada Yoel bin Petuel.
Selama 17 hari ke depan, kita akan merenungkan bersama tentang dua kitab nubuat kecil: Yoel dan Habakuk.
Yoel disebut sebagai kitab nabi-nabi kecil. Sebutan 「kecil」 ini bukan berarti kitab ini tidak penting; melainkan merujuk pada jumlah kata dalam kitab tersebut. Kita hanya sedikit mengetahui tentang kitab ini, hanya bahwa penulisnya adalah Yoel, putra Petuel. Tetapi siapa sebenarnya Petuel? Siapa Yoel? Informasi tentang latar belakang keluarganya sama sekali tidak diketahui. Kitab-kitab nabi-nabi lain menyebutkan panggilan nabi, tetapi Kitab Yoel tidak. Lebih jauh lagi, tidak ada catatan kapan Yoel menjadi nabi. Oleh karena itu, para sarjana Alkitab harus mencari petunjuk dalam teks untuk menyimpulkan konteks sejarah kitab tersebut.
「Yoel」 berarti 「TUHAN adalah Allah.」 Meskipun nama ini muncul lebih dari sepuluh kali dalam Perjanjian Lama, tidak satu pun dari catatan tersebut dikaitkan dengan nabi Yoel. Mustahil untuk menentukan di era mana ia hidup atau pesan zaman mana yang ia sampaikan. Para sarjana modern telah mengusulkan setidaknya enam teori untuk menyimpulkan era Yoel, mulai dari awal abad ke-9 SM hingga abad ke-3 SM.
Pembaca hanya dapat menyimpulkan tanggal penulisan Kitab Yoel dari isinya. Pertama, kitab ini tidak menyebutkan Asyur atau Babel, yang menimbulkan dua kemungkinan: Pertama, kedua bangsa asing ini belum menjadi ancaman bagi Yehuda. Jika demikian, Kitab Yoel merupakan karya dari abad ke-9 SM. Kemungkinan kedua adalah bahwa kedua bangsa asing ini telah lenyap, sehingga mereka tidak disebutkan dalam kitab tersebut. Jika demikian, kitab ini ditulis pada abad ke-5 SM. Lebih lanjut, kitab ini tidak menyebutkan nama seorang raja, yang bisa berarti kitab ini ditulis sebelum dinasti Israel bersatu, atau mungkin Yehuda tidak lagi memiliki raja, yang menunjukkan bahwa kitab ini ditulis setelah kembalinya Israel dari penawanan. Adapun nama 「Yoel,」 nama ini hanya muncul sekali dalam 1 Samuel 8:2, dan ditemukan dalam kitab-kitab tentang kembalinya Israel dari penawanan: Tawarikh, Ezra, dan Nehemia (lihat 1 Tawarikh 4:35; 2 Tawarikh 29: 1-2; Ezra 10:43; Nehemia 11:9). Oleh karena itu, beberapa sarjana percaya bahwa Kitab Yoel adalah karya seorang nabi yang kembali dari penawanan.
Beberapa sarjana menunjukkan bahwa Yoel disebut sebagai 「nabi kultus」 (cultic prophet) karena ia menyeru para imam untuk berpartisipasi dalam pekerjaan Bait Suci, pengurbanan, dan pelayanan selama hari raya, mungkin mewakili pembangunan kembali iman dan ibadah setelah kepulangan dari pembuangan. Lebih lanjut, seperti yang dinyatakan dalam Kitab Yoel 3:1, 「Sebab sesungguhnya pada hari-hari itu dan pada waktu itu, apabila Aku memulihkan keadaan Yehuda dan Yerusalem.」 Setelah kepulangan, nabi tersebut sudah tidak lagi menyebutkan pada Israel dan Yehuda, hanya menyebutkan Yehuda. Merangkum pengamatan ini, sangat mungkin bahwa Yoel adalah seorang nabi selama periode kepulangan dari penawanan. Meskipun tanggal pasti penulisan Kitab Yoel tidak dapat ditentukan, hal itu tidak memengaruhi pemahaman kita tentang isi Kitab Yoel. Seperti yang diajarkan dalam Yoel 1:3, 「Ceritakanlah tentang itu kepada anak-anakmu, dan biarlah anak-anakmu menceritakannya kepada anak-anak mereka, dan anak-anak mereka kepada generasi berikutnya,」 pesan nabi tersebut melampaui waktu dan ruang; baik sebelum, selama, atau setelah masa penawanan, atau bahkan di abad ke-21, kita harus menerima pesannya.
Yoel hanya memiliki tiga pasal dan 63 ayat, yang jelas dibagi menjadi dua bagian utama. Bagian pertama berkaitan dengan 「Keputusasaan」 (despair): Betapa hebat dan sangat dahsyat hari TUHAN! Siapakah yang dapat menahannya? (ayat 2:11) Karena itu, nabi Yoel memanggil umat itu kembali, karena TUHAN berkata, 「Kembalilah kepada-Ku.」 Bagian kedua adalah pesan 「Pembebasan」 (deliverance): Maka TUHAN membebaskan …
Refleksi:
1) Saat kita membaca Kitab Yoel, marilah kita meneladani Samuel muda, dengan kerendahan hati: 「Berbicaralah, TUHAN, sebab hamba-Mu ini mendengar!」 (1 Samuel 3:9). Berdoalah kepada Tuhan!
2) Apakah menurut Anda orang-orang Yahudi yang kembali dari pembuangan sudah siap mendengarkan pesan nabi Yoel? Mengapa? Bagaimana dengan Anda?
Renungan pemahaman Kitab Yoel
Renungan pemahaman Surat atau Kitab yang lain
Diterjemahkan dari 「爾道自建 Ěr Dào Zì Jiàn」, tema Kitab Yoel ditulis oleh Rev. Dr. Mài Yào Guāng (麥耀光) yang dipublikasi pada bulan Februari 2026 merupakan hak cipta (copyright) Alliance Bible Seminary H.K (建道神學院 Jiàn Dào Shén Xué Yuàn).
Renungan untuk Kalangan Kristen.