Amsal 22:17-21

「Tiga puluh Amsal bijak」
Oleh Rev. Dr. Joshua Mak
Alliance Bible Seminary H.K.

(Amsal 22:17-21 [ITB])
17 Pasanglah telingamu dan dengarkanlah amsal-amsal orang bijak, berilah perhatian kepada pengetahuanku.
18 Karena menyimpannya dalam hati akan menyenangkan bagimu, bila semuanya itu tersedia pada bibirmu.
19 Supaya engkau menaruh kepercayaanmu kepada TUHAN, aku mengajarkannya kepadamu sekarang, ya kepadamu.
20 Bukankah aku telah menulisnya kepadamu dulu dengan nasihat dan pengetahuan, 21 untuk mengajarkan kepadamu apa yang benar dan sungguh, supaya engkau dapat memberikan jawaban yang tepat kepada yang menyuruh engkau.

Bulan ini kita akan bersama-sama merenungkan bagian ketiga Kitab Amsal. Amsal pasal 1 – 9 merupakan bagian pertama, dan pengajarannya disajikan dalam bentuk paragraf besar, sedangkan Amsal 10:1 – 22:16 merupakan bagian kedua berupa satu atau dua kalimat pendek sebagai satu kesatuan. Adapun Amsal 22:17 – 24:22 yang akan kita renungkan bulan ini, setiap satuan berita dituliskan dalam bentuk satu ayat sampai tujuh ayat, dan kebanyakan hanya satu atau dua ayat.

Perikop hari ini 22:17-21, dapat diberikan judul Tiga Puluh kalimat Bijak, di ayat 20 nasihat dan pengetahuan dalam teks bahasa aslinya juga dapat diterjemahkan sebagai tiga puluh perkataan. Alkitab bahasa Inggris NIV diterjemahkan sebagai thirty sayings; Alkitab bahasa Mandarin CNV juga menerjemahkan demikian.

Di awal ayat hari ini, orang bijak menjelaskan bahwa perikop ini adalah amsal-amsal orang bijak (ayat 17), dan merupakan pendahuluan dari bagian ketiga. Kalimat pertama ini menjelaskan tujuan dan arah yang akan dibawakan oleh orang bijak di bagian ketiga ini. Orang bijak dengan sungguh-sungguh mengajak orang untuk mendengarkan amsal-amsal orang bijak, dan memberikan tiga alasan untuk belajar. Pertama, pembaca harus belajar dengan sikap positif, seperti yang ditunjukkan oleh kata kerja dalam ayat 17-18: lihat, dengar, memberi hati memperhatikan, dan mengingat menghafalkan. Proses pembelajaran yang melibatkan sepenuhnya telinga, hati, dan mulut. Telinga adalah organ eksternal untuk menerima informasi; hati adalah organ internal, yang menunjukkan bahwa dalam belajar, itu bukan asal mendengar saja seperti angin berlalu, tetapi diperdalam dalam berpikir; akhirnya, organ luar bibir, amsal sering dibacakan dan mengungkapkan keluar berita yang terkandung. Pesan Amsal adalah dari menerima, memikirkan, dan kemudian mengingat sehingga menjadi curahan kehidupan.

Dari ayat 18-19, 21, orang bijak memberikan tiga alasan untuk mendengar hikmat. Pertama, ayat 18 menunjukkan bahwa mampu mempraktikkan apa yang Amsal ajarkan akan menyenangkan bagimu, adalah indah, manis, dan menyenangkan. Terjemahan NIV menerjemahkan karena dari teks aslinya, sehingga pembaca dapat mengetahui dan memahami amsal, dan mengingatnya dan memikirkannya berulang kali, dan kemudian mengubahnya menjadi sikap hidup, dan mengungkapkannya pada waktu yang tepat. Ini adalah hal yang indah.

Kedua, supaya menaruh kepercayaanmu kepada TUHAN, ayat 19 adalah motif teologis, yaitu menyimpan firman Allah di dalam hati sehingga orang dapat percaya kepada-Nya. Belajar mempercayai Allah dari Amsal menggemakan ajaran penting dari Amsal 3:5 Percayalah kepada TUHAN dengan segenap hatimu, dan janganlah bersandar kepada pengertianmu sendiri.

Ketiga, mengajarkan kepadamu apa yang benar dan sungguh, supaya … menjadi seorang yang setia pembawa dan menyampaikan kebenaran. Ayat 21 memiliki tiga sinonim, yaitu benar, sungguh, dan tepat. Terjemahan Mandarin LZZ menggunakan kata kebenaran tiga kali: mengenal kebenaran, nasihat kebenaran dan menyampaikan kebenaran. Dinyatakan dengan jelas di sini bahwa ada tiga langkah untuk menjadi penyampai kebenaran: pertama mendengar dan memahami kebenaran, kemudian berbicara kebenaran (speak the truth NIV), dan kemudian menjawab orang lain dengan kebenaran.

Renungkan:
1) Bertekad menjadi pembelajar kebenaran, bagaimana cara mengingat, melafalkan dan mengaplikasikan amsal-amsal orang bijak?
2) Berdoa memohon Tuhan memberikan kekuatan dan membantu kita merenungkan 30 amsal-amsal orang bijak bulan ini, dapat mengubahnya menjadi hikmat, hidup bersandar kepada Tuhan dan menyatakannya dalam hidup kita.


Renungan pemahaman Kitab Amsal

Renungan pemahaman Surat atau Kitab yang lain


Diterjemahkan dari 「爾道自建 Ěr Dào Zì Jiàn」, tema Kitab Amsal 22-24 ditulis oleh Rev. Dr. Joshua Mak (麥耀光 Mài Yào Guāng) dipublikasi pada bulan Juli 2022 merupakan hak cipta (copyright) Alliance Bible Seminary H.K (建道神學院 Jiàn Dào Shén Xué Yuàn).