「Buah terang」
Oleh Dr. Ronnie Poon (潘仕楷)
Alliance Bible Seminary H.K.
(Efesus 5:6-9 [ITB])
6 Janganlah kamu disesatkan orang dengan kata-kata yang hampa, karena hal-hal yang demikian mendatangkan murka Allah atas orang-orang durhaka. 7 Sebab itu janganlah kamu berkawan dengan mereka. 8 Memang dahulu kamu adalah kegelapan, tetapi sekarang kamu adalah terang di dalam Tuhan. Sebab itu hiduplah sebagai anak-anak terang, 9 karena terang hanya berbuahkan kebaikan dan keadilan dan kebenaran, 10 dan ujilah apa yang berkenan kepada Tuhan.
Ayat 5:7 secara ekspresi struktur literal, merupakan kontras dengan 5:1 (「Sebab itu jadilah penurut-penurut Allah, seperti anak-anak yang kekasih」). Ayat 5:1 adalah perintah positif kepada orang-orang beriman untuk menjadi penurut-penurut Allah, sedangkan ayat 5:7 「janganlah kamu berkawan dengan mereka」 adalah perintah negatif kepada orang-orang beriman untuk tidak menjadi sekutu orang-orang durhaka. Kata yang digunakan di sini adalah untuk memperkuat nada, karena sebelum kata 「berkawan」 (συμμέτοχος summetochos), ditambahkan awalan “σύν sun” yang menyatakan 「bersama」. Berkawan / kemitraan ini sendiri sudah memiliki arti melakukan sesuatu bersama-sama, jadi awalan ini tidak mengubah arti kata, tetapi lebih menekankan larangan bermitra dengan orang-orang ini melakukan sesuatu bersama-sama, menunjukkan bahwa tidak mungkin bagi orang percaya untuk bergabung dengan mereka yang durhaka dan berpartisipasi dalam percabulan, kekotoran dan keserakahan mereka.
Ayat 5:8 dengan jelas menunjukkan perubahan yang dialami oleh orang percaya. Kontras antara terang dan gelap digunakan di sini. Kontras ini adalah yang paling umum dan paling jelas di dunia Perjanjian Baru. Kita sering dapat melihat metafora seperti itu dalam teks-teks Perjanjian Lama dan komunitas Qumran di Laut Mati. Dalam Perjanjian Baru, metafora ini paling sering digunakan dalam tulisan-tulisan rasul Yohanes, dan juga merupakan tema umum dalam tulisan-tulisan Paulus, yang menunjukkan bahwa ini adalah titik kunci dalam perubahan hidup orang percaya. 1 Yohanes 1:5 menyatakan bahwa Allah adalah terang, sehingga orang percaya tidak dapat lagi berjalan dalam kegelapan. Di sini, Paulus menunjukkan bahwa orang percaya, yang dulunya gelap, hidup dalam kegelapan, kini menjadi terang. Ketika digunakan pada Tuhan, terang dapat digunakan sebagai metafora untuk keagungan, kemuliaan dan kebenaran Allah, dan juga dapat diperluas merujuk pada kekudusan. Oleh karena itu, orang percaya itu terang, di satu sisi, itu mencerminkan bahwa kita telah mengenal dan menerima kebenaran, sehingga kita memiliki harapan akan kemuliaan; di sisi lain, terang itu juga menunjukkan kekudusan Allah dalam hidup kita.
Paulus menunjukkan bahwa meskipun sebelumnya kita gelap, sekarang kita menjadi terang karena Yesus Kristus. Oleh karena itu, perilaku kita juga harus menunjukkan kualitas ini sebagai anak-anak terang. Ayat 5:9 「karena terang hanya berbuahkan kebaikan dan keadilan dan kebenaran」, menggunakan cara penjelasan tambahan untuk menunjukkan seperti apa kehidupan seharusnya sebagai anak terang. 「Buah terang」 serupa dalam penggunaan dengan 「buah Roh」 dalam Surat Galatia, terang melambangkan sifat dan pekerjaan Allah, kita diterangi oleh Allah, dan terang ini bekerja di dalam kita, untuk menghasilkan buah dalam kualitas hidup kita.
Berikut adalah tiga jenis buah. Kebaikan dan keadilan dan kebenaran adalah istilah-istilah abstrak yang mengandung makna yang luas. 「Kebaikan」 dapat mencakup hal-hal baik apa pun, dan itu juga mengacu pada konsep seperti kemurahan hati dan belas kasih, adalah perbuatan yang harus dilakukan orang percaya sesuai yang dikehendaki oleh Allah dalam karya keselamatan; 「keadilan」 umumnya berarti bahwa orang percaya oleh karena iman berkenan dan dibenarkan oleh Allah, dan lebih titik berat pada tanda meterai atas identitas kita; 「kebenaran」 menunjukkan bahwa orang percaya harus berjalan dalam kebenaran.
Di sini sekali lagi ditekankan bahwa oleh kasih karunia Tuhan maka kehidupan orang percaya telah sepenuhnya dipisahkan dari kehidupan sebelumnya dalam kegelapan, dan karena kita memiliki hidup yang baru, kita menghasilkan buah dari hidup yang baru.
Renungkan:
Kita harus selalu mengingat perubahan identitas kita sehingga kita tidak terseret mengikuti arus dalam hidup kita, dan kita tidak bergabung dengan pelaku kejahatan.
Renungan pemahaman Surat Efesus
Renungan pemahaman Surat atau Kitab yang lain
Diterjemahkan dari 「爾道自建 Ěr Dào Zì Jiàn」, tema Surat Efesus 4-6 ditulis oleh 潘仕楷 (Pān Shì Kǎi) yang dipublikasi pada bulan April 2022 merupakan hak cipta (copyright) Alliance Bible Seminary H.K (建道神學院 Jiàn Dào Shén Xué Yuàn).
Renungan untuk Kalangan Kristen.