Filipi 3:15-16

Berapa uang untuk harga satu kilo damai sejahtera?

Oleh Dr. Scott Yip Ying Lam (葉應霖)
Alliance Bible Seminary H.K.

(Flp. 3:15-16 [ITB])
15 Karena itu marilah kita, yang sempurna, berpikir demikian. Dan jikalau lain pikiranmu tentang salah satu hal, hal itu akan dinyatakan Allah juga kepadamu. 16 Tetapi baiklah tingkat pengertian yang telah kita capai kita lanjutkan menurut jalan yang telah kita tempuh.

Ketika Anda masuk ke kamar seseorang, di dinding sering terlihat poster, foto, atau lukisan favorit orang itu. Dari hiasan dinding ini, kita bukan saja dapat mengenali minat dan preferensi orang tersebut, tetapi juga para pahlawan yang dia kagumi dan pandangan hidup yang terkait. Di saat tenang, pahlawan mungkin hanya ada di pentas teater, tetapi timbul gejolak dalam dunia dan sosial, ketika masa depan terlihat buram dan suram, kita sangat perlu menemukan orang di dunia nyata sebagai pahlawan, yang menunjuk arah hidup bagi kita.

Gereja Filipi yang baru bertunas, juga menghadapi masa depan yang penuh gejolak. Mereka tidak yakin apakah Paulus dibebaskan dari penjara, tidak yakin apakah Epafroditus mati karena sakit, tidak yakin konsekuensi dari penolakan terus-menerus untuk menyembah kaisar, tidak yakin anggota masyarakat lainnya akan bagaimana memperlakukan mereka, tidak yakin arah gereja setelah kematian Paulus, tidak yakin bagaimana menangani sengketa dalam gereja, dan sebagainya. Di bawah keadaan penuh dengan segala macam tanda tanya, mereka membutuhkan panduan yang dapat memberi arah jalan hidup bagi mereka. Panduan yang diberikan Paulus ini bukanlah seminar investasi, melainkan sikap hidup yang berlari bagi Tuhan sampai akhir (Flp. 3:12-14).

Ayat 15 Karena itu marilah kita, yang sempurna, berpikir demikian …, ada orang berpendapat bahwa perkataan Paulus tentang yang sempurna (Ὅσοι οὖν τέλειοι … Hosoi oun teleioi / as many as be perfect) adalah sebuah sindiran ironi, karena dia baru saja mengatakan di Flp. 3:12 bahwa dia belum sempurna (τετελείωμαι teteleiōmai), tetapi di sini seakan-akan dia adalah salah satu di antara yang sempurna dan mengatakan semua orang patut berpikir diri sendiri sempurna (τελειόω teleioo, Flp. 3:12), apakah Paulus mengatakan perkataan ironis, mengejek orang yang berpikir dirinya sudah sempurna?
Kenyataannya, fokus Filipi 3:15-16 adalah untuk mengingatkan orang percaya bahwa sepatutnya menggunakan metafora berlari di Flp. 3:12-14 untuk mengarahkan pemikiran mereka (τοῦτο φρονῶμεν touto phronōmen), agar menjadi aturan emas bagi kehidupan mereka. Sebenarnya setiap kali Paulus menggunakan kata bahasa Yunani Ὅσοι – hosoi untuk mengekspresikan semua itu selalu bersifat inklusif mencakup publik orang banyak bukan eksklusif memecah menjadi dua golongan (inclusion rather than partition, Rom. 6:3 kita semua, Gal. 3:27 kamu semua). Oleh karena itu, Paulus berharap bahwa gambaran ia bertekun lari bagi Tuhan, dapat ditanaman menjadi pemahaman diri jemaat Filipi (collective self-understanding). Kita perhatikan Flp. 3:15b … Dan jikalau lain pikiranmu tentang salah satu hal, hal itu akan dinyatakan Allah juga kepadamu, kata dinyatakan dalam bahasa asli adalah ἀποκαλύπτω apokalupto, sering dipakai untuk mengekspresikan bahwa Tuhan menyingkapkan kebenaran dan memberi pencerahan hati orang. Paulus dan penulis Perjanjian baru lainnya menggunakan kata ini:
Berkenan menyatakan (ἀποκαλύπτω) Anak-Nya di dalam aku, supaya aku memberitakan Dia di antara bangsa-bangsa bukan Yahudi (Gal. 1:16)
yang pada zaman angkatan-angkatan dahulu tidak diberitakan kepada anak-anak manusia, tetapi yang sekarang dinyatakan di dalam Roh kepada rasul-rasul dan nabi-nabi-Nya yang kudus (Ef. 5)
Yesus menjawab: Berbahagialah engkau Simon bin Yunus sebab bukan manusia yang menyatakan itu kepadamu, melainkan Bapa-Ku yang di sorga (Mat. 16:17)

Paulus mengingatkan jemaat di Filipi, gambaran berlari kepada tujuan bukanlah suatu pilihan, jika mereka memiliki pemikiran yang bertentangan dengan itu, Paulus yakin Allah akan pada waktu yang tepat secara pribadi menyingkapkan kebenaran dan memberi pencerahan hati kepada mereka. Tentu saja, jemaat Filipi meskipun merupakan satu kesatuan tubuh, tetapi masing-masing orang memiliki kecepatan yang berbeda, sampai tingkat mana masing-masing dapat menderita untuk Injil tidak sama. Dalam hal ini Paulus menambahkan: Tetapi baiklah tingkat pengertian yang telah kita capai kita lanjutkan menurut jalan yang telah kita tempuh (Flp. 3:16).

Dalam dunia yang bergejolak ini, kita membutuhkan orang untuk mengarahkan hidup kita. Menghadapi masa depan, kita tidak perlu meramalkan segalanya untuk menemukan kedamaian. Kita membutuhkan Allah menyatakan kebenaran Firman Tuhan ── gambar yang dapat menunjukkan arah kepada kita.

Renungkan:
• Dalam menghadapi situasi dunia yang bergejolak ini, selain Yesus, apa yang orang atau hal-hal yang dapat memberikan Anda lebih banyak ketenangan dan kenyamanan? Tidakkah semua berasal dari kasih karunia Allah, benar?
• Kita mungkin tidak pergi ke para peramal untuk mencari ramalan (lihat Kel. 22:18, Im. 19:26), kita juga tidak akan seperti raja Saul yang mencari wanita pemanggil arwah untuk memanggil arwah Samuel (1 Samuel 28), tetapi kita harus berjaga-jaga dan berdoa, jangan sampai kita masuk ke dalam pencobaan (Mat. 26:41). Di dalam situasi Anda, apakah ada hal yang memerlukan Tuhan menyatakan kebenaran Firman dan pencerahan untuk menunjukkan arah bagi Anda?


Renungan pemahaman Surat Filipi (November 2021)

Renungan pemahaman semua Surat Filipi

Renungan pemahaman Surat atau Kitab yang lain


Diterjemahkan dari 「爾道自建 Ěr Dào Zì Jiàn」, tema Surat Filipi ditulis oleh Dr. Scott Yip Ying Lam dipublikasi pada bulan November 2021 merupakan hak cipta (copyright) Alliance Bible Seminary H.K (建道神學院 Jiàn Dào Shén Xué Yuàn).


Renungan untuk Kalangan Kristen.