1 Kor. 3:12-15

Jangan membangun dengan 「kayu, rumput, jerami」

Oleh Rev. Dr. Kiven Choy (蔡少琪)
Alliance Bible Seminary H.K.

(1 Kor. 3:12-15 [ITB])
12 Entahkah orang membangun di atas dasar ini dengan emas, perak, batu permata, kayu, rumput kering atau jerami, 13 sekali kelak pekerjaan masing-masing orang akan nampak. Karena hari Tuhan akan menyatakannya, sebab ia akan nampak dengan api dan bagaimana pekerjaan masing-masing orang akan diuji oleh api itu.
14 Jika pekerjaan yang dibangun seseorang tahan uji, ia akan mendapat upah.
15 Jika pekerjaannya terbakar, ia akan menderita kerugian, tetapi ia sendiri akan diselamatkan, tetapi seperti dari dalam api.

Untuk memahami perikop ini dengan benar, pertama-tama kita harus memperhatikan bahwa para pekerja yang berbeda ini semuanya didasarkan fondasinya pada Kristus. Kedua, pekerjaan (ergon) dapat diterjemahkan sebagai pekerjaan, perbuatan, upaya (work, deed, labour), adalah kata yang sering dipakai dalam Alkitab; Paulus dalam 1 Kor. 15:58 mendorong kita untuk giatlah selalu dalam pekerjaan (ergon) Tuhan; 1 Kor. 16:10, Paulus memuji Timotius, mengatakan mengerjakan pekerjaan (ergon) Tuhan, sama seperti aku. Maka, 1 Kor. 3:12-15 ini dapat diterapkan pada semua pekerja Tuhan dalam pelayanan apapun. Ketiga, Paulus memberikan daftar enam bahan, dari yang paling berharga sampai yang paling rapuh: batu permata, kayu, rumput kering dan jerami. Jerami adalah sisa berkas dari gandum, batang yang tertinggal setelah biji gandum diambil, dan lebih rapuh daripada rumput. Pada zaman Musa, Firaun tidak memberikan rumput kepada orang Israel untuk membuat batu bata (Kel. 5:12); bahan jerami lebih lemah dari rumput. Keempat, emas, perak, dan batu permata adalah bahan yang baik, dan juga merupakan bahan berharga yang tidak mudah terbakar oleh api biasa. Kayu, rumput, dan jerami semuanya merupakan bahan yang kurang berharga dan mudah terbakar api. Secara relatif, rumput dan jerami adalah bahan yang paling buruk.

Dalam membahas pertanyaan mengapa pekerja yang menyediakan rumput dan jerami masih bisa diselamatkan? Beberapa peneliti mengajukan dua pengamatan, yang layak untuk kita pertimbangkan. Pertama, dari emas ke jerami, nilai material secara bertahap turun; tetapi dari perspektif uji api, kita dapat membagi enam bahan ini menjadi dua kelompok; satu kelompok dapat lulus ujian api (emas, perak, permata), tetapi kelompok lainnya tidak dapat bertahan dalam uji api (kayu, rumput, jerami). Kedua, bahkan materi kelompok kedua, mereka bukanlah materi antikristus atau bidat; mereka adalah para pekerja yang hanya sekadar mendapatkan keselamatan, tetapi mereka ini berada dalam situasi yang sama dengan gereja Korintus, mereka percaya kepada Kristus, tetapi juga meninggikan hikmat dunia, dan mengadopsi terlalu banyak prinsip sekuler dalam membangun gereja dan kehidupan orang percaya; mereka menjauh dari teologi Injil yang kokoh, tetapi mereka tidak sepenuhnya meninggalkan iman. Jadi perikop ini tidak mengatakan bahwa mereka yang mengajarkan ajaran sesat juga dapat diselamatkan. Oleh karena itu, ketika menerapkan ayat ini, kita harus ingat: Tuhan tidak menjanjikan orang yang memberitakan ajaran menyimpang dan sesat dapat diselamatkan.

Tetapi berpikir kembali tentang mereka yang dalam pelayanannya memiliki banyak kekurangan meskipun mereka juga memiliki Kristus sebagai fondasinya, tetapi prinsip yang mereka gunakan untuk menggembalakan dan mengembangkan gereja bukanlah prinsip yang berharga (secara rohani), tetapi prinsip kayu, rumput, dan jerami. Dengan bahan-bahan yang murah dan mudah didapat ini, mungkin mereka dapat dengan cepat menyelesaikan pembangunan-pembangunan besar, tetapi ketika orang-orang percaya dan gereja-gereja menghadapi pencobaan yang nyata, termasuk ujian Tuhan yang harus dialami di hari akhir, proyek-proyek indah ini hanya proyek yang indah jubah luarnya, sama sekali tidak mampu untuk menahan ujian api, dan benar-benar terbakar dan runtuh. Betapa sedih dan kasihannya ini! Proyek kayu, rumput, dan jerami tidak menyenangkan Tuhan, juga tidak memiliki nilai kekal. Pekerja yang menggunakan prinsip kayu, rumput, dan jerami sepanjang hidup mereka bukanlah pekerja yang menyenangkan Tuhan! Karena mereka tidak meninggalkan iman, masih percaya kepada Kristus, mereka hanya sekadar mendapatkan keselamatan, tetapi pekerjaan dalam sepanjang hidup mereka seperti berlalu dari dalam api. Pada akhirnya tidak ada apa-apa, tidak menghasilkan buah apa-apa!

Kita harus memeriksa diri kita sendiri, doktrin dan kesaksian hidup seperti apa yang kita gunakan untuk membina orang? Apakah hanya kayu, rumput, jerami dan bahan murahan lainnya? Selain itu, kita harus menggunakan kebenaran salib Kristus untuk menimbang mereka yang berkhotbah atau yang membawa pengajaran kepada kita. Kita perlu memeriksa: Apakah doktrin dan kesaksian hidup yang mereka khotbahkan atau ajarkan itu emas, perak, dan batu mulia? Atau hanya kayu, rumput, jerami? Paulus juga mengingatkan kita melalui perumpamaan ini: Jangan iri pada pekerja yang mendapat kemuliaan fana dan sia-sia ini. Akhir dari mereka seperti benih yang jatuh di tanah berbatu: benih itupun segera tumbuh, tetapi apabila kemudian datang penindasan atau penganiayaan karena firman itu, mereka segera murtad (Markus 4:5-7, 16-17)

Memikirkan beberapa pengkhotbah Televisi di Barat yang telah jatuh secara serius, beberapa dari mereka dalam berbagai ajaran memakai kata-kata indah dan cara-cara agar disukai manusia, dengan tujuan agar lebih mudah mendapatkan tepuk tangan, dukungan, pengikut, dan sumbangan yang lebih besar. Salah satu pengkhotbah Televisi terkenal membuat berbagai nubuat yang tidak pernah tergenapi, bahkan meramalkan bahwa Tuhan Yesus secara pribadi akan datang ke mimbar khotbahnya di Kenya, Afrika. Memikirkan ini, saya merasa sangat sedih karena masih banyak orang yang mengikuti mereka. Kiranya api ujian akan segera datang kepada orang-orang ini yang hanya bertujuan mendapat penerimaan tepuk tangan manusia, bertindak sewenang-wenang, dan memimpin orang kepada diri mereka sendiri.

Renungkan:
Proyek kayu, rumput, dan jerami tidak akan menyenangkan Tuhan! Tapi apakah itu akan menerima banyak dukungan dan tepuk tangan dalam jangka pendek ? Pernahkah kita bertemu seseorang yang mengkhotbahkan pekerjaan kayu, rumput, dan jerami? Apa ciri atau karakteristik mereka?

Untuk mengumpulkan dan membangun pekerjaan yang penuh dengan emas, perak, dan batu mulia, dibutuhkan banyak usaha. Kecepatan konstruksi terkadang lambat, tetapi apakah itu sepadan? Apakah Anda ingin iman dan hidup Anda dipenuhi dengan pekerjaan emas, perak, dan batu mulia? Apakah Anda bersedia senantiasa mempelajari dan memahami jalan Tuhan dengan serius?

Apakah Anda menghargai hikmat manusia yang menuju kebinasaan atau hikmat Allah yang kekal dan menyelamatkan manusia?


Renungan pemahaman Surat 1 Korintus

Renungan pemahaman Surat atau Kitab yang lain


Diterjemahkan dari 「爾道自建 Ěr Dào Zì Jiàn」, tema Surat 1 Korintus 1-4 ditulis oleh Rev. Dr. Kiven Choy (蔡少琪) yang dipublikasi pada bulan Juli 2021 merupakan hak cipta (copyright) Alliance Bible Seminary H.K (建道神學院 Jiàn Dào Shén Xué Yuàn).


Renungan untuk Kalangan Kristen.