1 Kor. 3:4-9

Hanya Allah yang memberi pertumbuhan! Kita adalah rekan kerja! Kita semua adalah hamba Tuhan!

Oleh Rev. Dr. Kiven Choy (蔡少琪)
Alliance Bible Seminary H.K.

(1 Kor. 3:4-9 [ITB])
4 Karena jika yang seorang berkata: Aku dari golongan Paulus, dan yang lain berkata: Aku dari golongan Apolos, bukankah hal itu menunjukkan, bahwa kamu manusia duniawi yang bukan rohani?
5 Jadi, apakah Apolos? Apakah Paulus? Pelayan-pelayan Tuhan yang olehnya kamu menjadi percaya, masing-masing menurut jalan yang diberikan Tuhan kepadanya. 6 Aku menanam, Apolos menyiram, tetapi Allah yang memberi pertumbuhan.
7 Karena itu yang penting bukanlah yang menanam atau yang menyiram,
melainkan Allah yang memberi pertumbuhan.
8 Baik yang menanam maupun yang menyiram adalah sama; dan masing-masing akan menerima upahnya sesuai dengan pekerjaannya sendiri.
9 Karena kami adalah kawan sekerja Allah; kamu adalah ladang Allah, bangunan Allah.

Baik Paulus maupun Apolos pernah melayani di gereja Korintus, namun gereja Korintus yang mengikuti nilai-nilai dunia, dengan membanding-bandingkan para pelayan dan gembala sehingga telah saling memecah belah, berselisih, membentuk faksi-faksi golongan yang beroposisi. Dibandingkan dengan ayat 1:12, di sini Paulus tidak menyebutkan lagi golongan Kefas dan golongan Kristus. Konsentrasi Paulus mungkin adalah perselisihan dua faksi yang paling mengganggu gereja Korintus.

Bukankah hal itu menunjukkan, bahwa kamu manusia duniawi ? (Are you not men?) Kalimat ini berarti Apakah kamu manusia yang hanya daging? Gereja Korintus tidak pernah keluar dari cara pandang dan sistem menilai duniawi, dan tidak pernah mencapai wawasan manusia rohani untuk dapat bersyukur karena memiliki dua gembala yang baik, tetapi sebaliknya karena memiliki dua gembala yang baik, orang-orang gereja Korintus justru menciptakan perselisihan yang tidak perlu dan memecah belah diri mereka.

Terima kasih Tuhan, Paulus tidak pernah menyerah menggunakan kata-kata rohani untuk membangun kita. Paulus menggunakan perumpamaan bertani agar kita melihat cetak biru yang lebih besar. Pelayan-pelayan (diakonos) kadang-kadang diterjemahkan sebagai hamba (servant), kadang-kadang berdasarkan jabatan pelayanan gereja diterjemahkan sebagai diaken (deacon). Paulus sangat tepat, setiap kita yang melayani Tuhan adalah hamba Tuhan, yang diutus untuk melayani gereja tepat pada waktu-Nya dan sesuai dengan kedaulatan-Nya. Dalam metafora menanam, ada orang lebih dahulu dan ada orang yang belakangan; Paulus menanam, dan Apollo menyiramnya! Di bawah kedaulatan Allah, baik Paulus dan Apollo hanya dapat berpartisipasi dalam sebagian proses, tetapi Allahlah yang benar-benar dapat menumbuhkan gereja.

Bagian akhir dari 1 Kor. 3:7 Allah yang memberi pertumbuhan adalah terjemahan literalnya, tetapi yang memberi pertumbuhan: Allah (but He who is giving growth — God). Implikasi dari kalimat ini adalah jika tanpa Allah, betapa pun usaha dan tenaga yang kita keluarkan untuk menanam dan menyiram, itu akan sia-sia. Karena hanya Allah yang bisa membuat orang percaya bertumbuh!

Bagian awal 1 Kor. 3:8 diterjemahkan literal adalah yang menanam dan menyiram adalah satu (He who plants and he who waters are one). Makna dari kalimat tersebut adalah bahwa orang yang bertani pada waktu yang berbeda, walau memiliki pembagian kerja yang berbeda, tetapi mereka memiliki tujuan yang sama, yaitu agar tanaman tumbuh dengan baik, berbunga serta berbuah. Setelah panen, pekerja yang berbagi tugas, bisa mendapatkan upahnya. Jadi, jika kita semua adalah hamba menurut kehendak Tuhan, kita harus memiliki niat yang sama, yaitu agar orang-orang kudus bertumbuh, agar gereja bertumbuh, agar gereja menghidupi rupa gereja Tuhan, dan agar orang-orang kudus hidup seperti Kristus.

1 Kor. 3:9 mengatakan, karena kami adalah kawan sekerja Allah (For we are God’s fellow workers.) Frasa ini membawakan tiga ajaran penting: 1) Meskipun Paulus dan Apolos memiliki karunia yang berbeda dan melayani gereja Korintus pada waktu yang berbeda, mereka memiliki identitas yang sama, mereka adalah pekerja Tuhan! 2) Karena perpecahan di antara saudara dan saudari, membuat orang merasa bahwa Paulus dan Apollo tampaknya memiliki konflik, kontradiksi, dan saling membandingkan. Tetapi pada kenyataannya, mereka adalah rekan kerja; di bawah kedaulatan Tuhan, mereka bekerja sama dalam pelayanan, menumbuhkan orang-orang kudus, dan membangun tubuh Kristus. 3) Keduanya memiliki identitas yang berharga, mereka adalah hamba Tuhan! Bagi gembala, identitas yang paling penting adalah hamba Tuhan. Untuk melengkapi perumpamaan tentang menanam, di akhir kesimpulan Paulus berkata: Kamu seperti ladang Allah dan bangunan Allah, Apolos dan aku adalah rekan kerja yang bekerja keras untuk ladang Allah. Paulus menyebutkan tentang bangunan Allah adalah sebagai pengantar untuk perumpamaan yang akan disebutkan dalam paragraf selanjutnya 3:10-15 tentang kita berbagi kerja dan kerja sama adalah untuk membangun bangunan Allah.

Merenungkan sampai di sini sungguh tersentuh oleh pandangan rohani Paulus. Ketika kita memiliki pandangan rohani yang benar, kita tidak akan dicemari oleh kebisingan perbandingan, kecemburuan, dan perselisihan, tidak akan memutarbalikkan pandangan kita, dan melukai persahabatan di antara rekan kerja kita. Karena Paulus memiliki pandangan rohani yang akurat, jelas, dan sesuai kehendak Tuhan, ia tidak memandang rendah dirinya, juga tidak meremehkan Apolos, ia menghargai dirinya sebagai hamba, dan juga menghargai sesama pelayan satu sama lain, dan satu sama lain adalah sesama rekan kerja. Pandangan rohani yang benar adalah apa yang dibutuhkan banyak gembala. Mereka yang dapat menghargai hamba lain dan menganggap mereka sebagai rekan seperjuangan dan rekan kerja yang berharga, itu adalah hamba Tuhan yang baik! Mari kita ingat: hanya Tuhan yang membuat kita bertumbuh! Kita hanyalah rekan kerja! Kita semua adalah hamba Tuhan! (Pelayanan bukan milik pribadi aku atau kamu)

Renungkan:
Pernahkah Anda bertemu dengan beberapa pelayan yang dapat menghargai orang lain dan menghargai rekan kerja? Apa temperamen mereka? Apakah pelayan seperti itu sangat membantu gereja?
Pernahkah Anda mengalami perbandingan rohani sesama saudara, saudari atau gembala di posisi yang berbeda? Pengingat apa yang diberikan ayat-ayat Kitab Suci hari ini kepada Anda?


Renungan pemahaman Surat 1 Korintus

Renungan pemahaman Surat atau Kitab yang lain


Diterjemahkan dari 「爾道自建 Ěr Dào Zì Jiàn」, tema Surat 1 Korintus 1-4 ditulis oleh Rev. Dr. Kiven Choy (蔡少琪) yang dipublikasi pada bulan Juli 2021 merupakan hak cipta (copyright) Alliance Bible Seminary H.K (建道神學院 Jiàn Dào Shén Xué Yuàn).


Renungan untuk Kalangan Kristen.